SOROT

LAKKI Bakal Soalkan ke Kejati “Jappa-Jappa” Pejabat Bone ke Kaltim

2161
×

LAKKI Bakal Soalkan ke Kejati “Jappa-Jappa” Pejabat Bone ke Kaltim

Sebarkan artikel ini

 

KABARBONE.COM, WATAMPONE – Lembaga Anti Korupsi dan Kriminal (LAKKI) Kabupaten Bone bakal mempersoalkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan jika jappa-jappa (kunjungan) para Pejabat Pemda Bone dan DPRD Bone dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Ketua LAKKI Kabupaten Bone, Andi Abu Mappa menilai kunjungan tersebut bukanlah kunjungan dalam rangka dinas, tapi hanya menghadiri undangan komunitas pelantikan Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (KKMB) di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

“Kunjungan tersebut bukanlah dalam rangka dinas, hanya sebatas menghadiri undangan KKMB di Kota Samarinda Kaltim. Jadi jika perjalanan para pejabat Bone ini mulai dari biaya tiket pesawat, penginapan, hingga makan minumnya dibiayai oleh APBD Bone dengan nomenklatur Surat Perintah Perjalan Dinas (SPPD) tapi bukan tujuan dinas sebagaimana diatur dalam regulasi, ini adalah pelanggaran hukum,” ungkapnya.

Andi Abu menjelaskan sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) 94 Tahun 2021 tentang Disipilin Pegawai Negeri Sipil (PNS), diatur sejumlah larangan dan sangsi bagi PNS.

Kata Dia, pada Pasal 5 dan 9 pada PP 94 Tahun 2021 dijelaskan larangan dan sanksi bagi PNS yang tidak melaksanakan tupoksinya pada saat hari dinas dan sangsi bagi PNS menggunakan uang negara diluar tupoksinya mulai dari sangsi ringan, sedang, hingga sangsi berat berupa pemecatan.

“Kalau Bupati, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan, wajar menggunakan dana APBD, tapi yang lain keliru kalau menggunakan APBD karena bukan tupoksinya. Paling undangannya walikota Samarinda dua orang saja yang diundang. Dan ASN yang diluar tupoksinya ini yang ikut rombongan mesti diberikan teguran dan sangsi berat karena neninggalkan tugas kedinasan dihari kerja,” tegasnya.

Dijelaskannya lagi, perjalan dinas PNS juga diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 113/PMK.05/2012 Tentang Perjalan Dinas Dalam Negeri Bagi Pejabat Negara, Pegawai Negeri dan Pegawai Tidak Tetap.

Baca Juga  Gegara Bibit Nanas, Kejati Tetapkan Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi

Dalam PMK itu kata Andi Abu jelas perjalanan dinas pejabat dalam rangka pelaksanaan tupoksi melekat dalam jabatan dalam rangka dinas seperti Bimtek atau seminar.

“Yang namanya kunjugan kerja (Kungker) adalah kunjugan dalam rangka kedinasan. Jika hanya untuk menghadiri pelantikan KKMB, itu bukan urusan dinas,” jelasnya.

“Ini bukan baru kalinya Bupati memboyong pejabatnya ke luar daerah. Yang jelas mempertontonkan rombongan Bupati menghadiri pelantikan KKMB ke Samarinda kepada masyarakat Bone di tengah Pandemi. Begitu juga tahun 2021 ke Maluku Utara menghadiri tilawatil qur’an bulan Oktober. Ini jelas-jelas pemborosan APBD,” terangnya.

Ketua LAKKI Kabupaten Bone Andi Abu Mappa menegaskan akan mengumpulkan bukti awal perjalanan Pejabat Pemda Bone ke Samarinda untuk diteruskan ke Kejati Sulsel jika betul dibiayai oleh APBD yang bukan peruntukan dinas.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bone Andi Ansar Amal yang coba dikonfirmasi melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp Ahad (13/2/2022) tidak memberikan respon.

Begitupun sehari sebelumnya Sabtu (12/2/2022) telepon yang dilayangkan redaksi kabarbone.com nomor tersambung akan tetapi tidak diangkat.

Ketua DPRD Bone Irwandi Burhan yang coba dikonfirmasi melalui pesan WhatApp hanya membalas singkat.

“Waalaikumussalam wrwb
Kunjungan kerja dinda sekaligus menghadiri acara KKMB,” pesannya.

“Masing2 AKD dinda,”

“Kungker di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda,” singkatnya, Ahad malam (13/2)

Diketahui, Bupati Bone Andi Fahsar Mahdin Padjalangi memboyong sejumlah pejabat teras mulai kepala dinas, sejumlah kabag dan camat dalam lawatannya ke Kota Samarinda menghadiri pelantikan KKMB Provinsi Kalimantan Timur.

Bupati Bone bersama rombongan juga diketahui menghadiri undangan Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kertanegara yang juga diketahui keturunan orang Bone.

Tidak hanya itu, Unsur Pimpinan DPRD Bone mulai ketua dan wakil ketua dan sejumlah Anggota DPRD Bone turut serta bertolak ke Kota Samarinda Kaltim dan Kabupaten Kutai Kertanegara, sejak Kamis 9-13 Februari 2022. (dy)

Tinggalkan Balasan

NEWS

KENDARI, KABARBONE.COM – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (29/5/2026). Dalam ajang bergengsi tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berhasil meraih Terbaik 1 Creative Financing Regional Sulawesi 2026 sekaligus memperoleh insentif Rp 3 miliar. Penghargaan diterima langsung Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. “Alhamdulillah, Provinsi Sulawesi Selatan menerima penghargaan Terbaik 1 sebagai Provinsi Creative Financing Regional Sulawesi Tahun 2026 dari Kementerian Dalam Negeri,” ujar Andi Sudirman Sulaiman. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan penilaian dilakukan secara objektif berbasis data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kemendagri serta dibagi per…

EDUKASI

BONE, KABARBONE.COM — Dinas Pendidikan Kabupaten Bone menggelar Rapat Koordinasi Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) di Aula Lamellong Dinas Pendidikan Bone, Jalan Jend Gatot Subroto, Watampone, Senin (30/3/2026). Hal dilakukan sebagai langkah serius menghadapi tingginya angka anak yang tidak mengenyam pendidikan formal. Dalam rapat tersebut terungkap, sekitar 18 ribu anak di Kabupaten Bone tercatat sebagai ATS. Angka ini menempatkan Bone sebagai daerah dengan jumlah anak tidak sekolah tertinggi kedua di Sulawesi Selatan. Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan pendidikan, mulai dari Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Bone, PGRI Kabupaten Bone, pengawas dan penilik, hingga organisasi pendidikan seperti HIMPAUDI,…

POLITIK

BONE, KABARBONE.COM – DPRD Bone berang atas tingkah laku Sekwan DPRD Bone Haji Faidah yang diduga telah melecehkan kehormatan Anggota DPRD Bone. Permasalahan ini bermula, kala Haji Faidah mendampingi Anggota Komisi I DPRD Bone melakukan kunjungan kerja di Jakarta baru-baru ini. Faidah diduga berselisih dengan Anggota DPRD Bone Hj Adriani Alimuddin Page, yang tidak diterima oleh Politisi PPP tersebut, yang berujung simpatisan Adriani dari Kecamatan Amali menyerobot di ruang sidang DPRD Bone, dan menuntut agar Faidah dicopot dari Jabatan Sekwan DPRD Bone, Rabu (11/3/2026). “Sekwan (Faidah,red) saat itu meneriaki Haji Adriani di loby hotel, sontak Haji Adrinani tidak terima. Apalagi…

SOROT

BONE, KABARBONE.COM – Pemerintah Kabupaten Bone menunjukkan ketegasan dalam menegakkan kepatuhan pembayaran pajak daerah. Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, turun langsung melakukan kunjungan ke gerai KFC Watampone, Rabu (11/3/2026). Kunjungan tersebut dilakukan bersama Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bone, Muhammad Angkasa, sebagai bagian dari upaya penegakan kepatuhan pajak daerah bagi pelaku usaha. Berdasarkan hasil monitoring Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bone, gerai makanan siap saji yang berada di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Watampone itu diketahui belum melunasi kewajiban pajak daerah sesuai ketentuan yang berlaku. Diketahui total tunggakan pajak KFC Watampone kurang lebih Rp 100 juta selama, selama 4 bulan….

NEWS

BONE, KABARBONE.COM – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kota Watampone, Sabtu (21/2/2026) sore, menyebabkan ruas Jalan Agussalim, Kelurahan Jeppee, Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, terendam banjir. Titik genangan terpantau berada di depan gerai Mie Gacoan. Air bahkan dilaporkan menggenangi badan jalan hingga setinggi lutut orang dewasa, sebagaimana terlihat dalam video kiriman warga yang beredar di media sosial. Warga menduga banjir diperparah oleh kondisi drainase yang buntu sehingga aliran air tidak lancar dan meluap ke bahu hingga badan jalan. Salah seorang warga Bone, Icul, mengatakan persoalan genangan di Jalan Agussalim bukan kali pertama terjadi, terutama saat intensitas hujan…

Warga Desa Mappalo Ulaweng yang juga pemilik lahan menolak rencana perpanjangan Runway Bandara Arung Palakka, Bone. Ist
NEWS

BONE, KABARBONE.COM – Pemerintah Desa Mappalo Ulaweng mendesak Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bone memberikan kepastian rencana pembebasan lahan masyarakat yang akan dialih fungsikan untuk rencana Program Strategis Nasional (PSN) Perpanjangan Runway (Landasan Pacu) Bandara Arung Palakka yang berada di Desa Mappalo Ulaweng, Kecamatan Awangpone, Bone, Sulsel. Diketahui Pemrov Sulsel, akan membebaskan sekitar 21,8 hektar lahan warga yang merupakan sawah produktif yang berada di Desa Mappalo Ulaweng untuk merealisasikan program nasional tersebut. Pihak Bandara melalui Pemrov Sulsel dan difasilitasi Pemkab Bone diketahui akan mengakuisisi lahan produktif warga mulai dari sisi barat, timur, utara dan selatan untuk perpanjangan runway…

NEWS

BONE, KABARBONE.COM – Polemik pembebasan lahan untuk perpanjangan runway Bandara Arung Palakka kian mengemuka. Kepala Bandara Mappalo Ulaweng, Andi Indar Gunawan, menegaskan bahwa proses pembebasan lahan termasuk penolakan warga pemilik lahan, sepenuhnya berada di tangan pemerintah, baik Pemprov Sulsel maupun Pemkab Bone. Ia menyebut pihak bandara hanya berperan sebagai fasilitator. “Mohon maaf, penolakan warga itu domain pemerintah, bukan domain bandara. Kami hanya menjembatani komunikasi,” ujar Indar di ruang kerjanya, Rabu (3/12/2025) sore. Indar mengaku sudah dua kali memfasilitasi pertemuan warga dengan pemerintah daerah. Namun, terkait ganti rugi, ia kembali menegaskan bukan ranahnya. “Soal ganti untung kepemilikan lahan, itu bukan domain…

NEWS

BONE, KABARBONE.COM – Penolakan warga Desa Mappalo Ulaweng, Kecamatan Awangpone, terhadap rencana perluasan landasan pacu Bandara Arung Palakka Bone semakin menguat. Proyek yang digagas Pemprov Sulsel dan Pemkab Bone ini menyasar sekitar 21,8 hektar sawah produktif, termasuk rumah warga serta akses jalan desa. Meski telah berlangsung beberapa dialog yang dihadiri Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin dan jajaran OPD, warga tetap bersikukuh menolak karena belum adanya kejelasan nilai kompensasi dan dinilai adanya upaya pemaksaan proses pembebasan lahan. Sikap warga kini mendapat dukungan penuh dari Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI). Wasekjen PB HMI, Pahrian, menegaskan bahwa sawah tersebut merupakan…