BONE, KABARBONE.COM – Sejarah baru tercipta dalam ajang sepak bola paling bergengsi antar kecamatan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Kecamatan Palakka sukses menorehkan tinta emas setelah keluar sebagai juara Bone Beramal Cup (BBC) 2026, usai menumbangkan Kecamatan Lamuru melalui drama adu penalti dengan skor 4-3.
Partai final yang berlangsung di Stadion Lapatau Matanna Tikka, Minggu (17/5/2026) sore, berjalan sengit sejak menit awal.
Kedua tim tampil dengan intensitas tinggi, saling menekan dan memperagakan permainan cepat yang memacu adrenalin ribuan penonton.
Sejak sebelum laga dimulai, Lamuru FC memang lebih dijagokan. Materi pemain yang bertabur bintang membuat tim berjuluk Laskar Paddengeng itu diyakini mampu mengangkat trofi.
Namun, Palakka FC justru tampil penuh percaya diri dan menunjukkan mental juara. Palakka FC berhasil memecah kebuntuan melalui tendangan bebas indah dari luar kotak penalti yang tak mampu diantisipasi penjaga gawang Lamuru.
Gol tersebut langsung disambut gemuruh suporter yang memadati stadion.
Tak butuh waktu lama, Lamuru FC merespons cepat. Melalui skema serangan balik yang efektif, mereka sukses menyamakan kedudukan dan membuat pertandingan semakin panas.
Hingga babak kedua berakhir, skor tetap imbang dan memaksa laga dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Di masa extra time, kedua tim sama-sama berusaha mencuri kemenangan.
Namun kokohnya lini pertahanan serta gemilangnya penampilan kedua kiper membuat skor tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan.
Pertandingan pun harus ditentukan melalui adu penalti. Dalam momen penuh tekanan itu, para algojo Palakka FC tampil lebih tenang dan berhasil memastikan kemenangan dengan skor 4-3, sekaligus mengunci gelar juara BBC 2026.
Ribuan suporter yang memadati stadion pun pecah dalam euforia. Para pemain, official tim, dan masyarakat Palakka larut dalam selebrasi penuh haru dan kebanggaan.
Camat Palakka, Aswan Hijrah, mengungkapkan rasa syukur atas capaian bersejarah tersebut.
Ia menyebut kemenangan ini sebagai bukti kerja keras dan kekompakan seluruh tim serta dukungan masyarakat.
“Ini adalah sejarah bagi Kecamatan Palakka. Untuk pertama kalinya kami masuk final dan langsung meraih gelar juara Bone Beramal Cup 2026. Ini buah dari kerja keras semua pihak, mulai dari pemain, pelatih, hingga dukungan luar biasa masyarakat,” ujarnya.
Aswan juga menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan tim, tetapi seluruh masyarakat Palakka.
“Kemenangan ini milik kita semua. Semangat kebersamaan dan sportivitas yang ditunjukkan dalam turnamen ini sangat luar biasa,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, turut memberikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Bone Beramal Cup 2026 serta tingginya antusiasme masyarakat.
“Kami mengapresiasi seluruh tim yang telah berpartisipasi dan menjunjung tinggi sportivitas. Bone Beramal Cup bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat persatuan masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menilai bahwa turnamen ini memberikan dampak positif bagi daerah, baik dari sisi sosial maupun ekonomi.
“Kita melihat bagaimana stadion selalu dipenuhi masyarakat. Ini menunjukkan bahwa sepak bola memiliki kekuatan besar dalam menggerakkan ekonomi dan mempererat kebersamaan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati Bone berharap turnamen ini dapat terus digelar secara berkelanjutan dan semakin berkembang di masa mendatang.
“Kami berharap Bone Beramal Cup terus menjadi agenda tahunan dan melahirkan pemain-pemain muda berbakat dari Kabupaten Bone,” tutupnya.
Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi Palakka FC, yang untuk pertama kalinya tampil di final dan langsung keluar sebagai juara.
Sebuah kisah perjuangan yang akan terus dikenang sebagai bagian dari sejarah sepak bola Kabupaten Bone. (*)
















