SOROT

Politisi NasDem Tuding Akhir Periode Tafaddal Gagal Wujudkan Bone Mabessa

2556
×

Politisi NasDem Tuding Akhir Periode Tafaddal Gagal Wujudkan Bone Mabessa

Sebarkan artikel ini

KABARBONE.COM, BONE – Akhir periode masa jabatan Andi Fahsar Mahdin Padjalangi dan Ambo Dalle (Tafaddal) sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bone yang tidak lama lagi akan lengser dinilai gagal merealisasikan sejumlah target pencapaian visi misi Bone Mabessa (Mandiri, Berdaya Saing dan Sejahtera), sebagaimana janji politiknya saat maju periode keduanya pada Pilkada 2018 lalu.

Selain dinilai gagal, masa pemerintahan Tafaddal justru meninggalkan beban utang yang harus ditanggung Pemkab Bone atas utang Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di akhir periodenya sebesar Rp 298 Miliar pada tahun 2021 lalu dimana Pemkab Bone berkewajiban melakukan pembayaran pokok utang dengan bunga selama 8 tahun penganggaran melalui pemotongan dana transfer Dana Alokasi Umum (DAU).

In

Hal ini dilontarkan Politisi NasDem yang juga Wakil Ketua Komisi IV DPRD Bone Andi Muh Salam saat dihubungi kabarbone.com, Sabtu (26/8/2023).

“Saya sebagai anggota Fraksi NasDem DPRD Bone yang tidak berada pada keputusan peminjaman Dana PEN saat itu, tentu sangat prihatin atas beban keuangan warisan bupati sebelumnya, yang akan dirasakan oleh masyarakat ke depan. Kami menilai akhir masa pemerintahan ini gagal wujudkan visi misi Bone Mabessa,” tegasnya.

Ia melanjutkan, bahwa indikator keberhasilan pencapaian visi misi itu, masih jauh dari harapan masyarakat Bone, akan tetapi justru akan menimbulkan masalah baru akibat beban utang yang diwariskan.

“Keberhasilan yang paling tampak hanya soal BPJS yang sudah UHC, itupun usaha keras Komisi IV kala itu yang kami perjuangkan mulai tahun 2019, dan baru diakomodir oleh Pemkab Bone di awal tahun 2022. Ini pun belum maksimal, karena masih banyak keluhan masyarakat di bawah soal teknis pelayanan kesehatan yang masih administratif,” ungkapnya.

Baca Juga  Sempat Memanas, Pemkab Bone Mulai Melunak, Terima Pendemo Gelar Tudang Sipulung

Lilo pun merasa, hari ini progres pencapaian program pemerintah untuk mensejahtrahkan rakyat masih jauh, disisi lain justru angka kemiskinan dan pengangguran terbuka justru semakin naik.

“Kita jujur saja, dana PEN ini programnya saja kurang terukur apa efeknya untuk pemulihan ekonomi masyarakat, bahkan ada yang bermasalah. Banyak ko, kita tahu dana PEN ini dialihkan ke program lain yang dititip pada program tertentu yang bukan pada perencanaan sebelumya. Ketika kita persentasekan pencapian visi misi bupati diakhir periodenya paling diangka 30-40 persen,” keluhnya.

Bahkan ia menilai, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Bone kata politisi NasDem ini jauh tertinggal dari kabupaten/kota lain di Sulawesi Selatan.

“Bahkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kita urutan terakhir, kedua setelah Kabupaten Jeneponto dan itupun tidak ada kenaikan selama beberapa tahun terakhir. Jadi gimana masyarakat kita mau bersaing jika IPM kita rendah. Kita sebenarnya sudah sangat tertinggal jika dibandingkan dari kabupaten lain di Sulsel,” ujarnya.

Ia pun mengatakan, Pj Bupati Bone dan Bupati Bone terpilih ke depan mewarisi beban berat, sehingga tidak ada cara lain selain memaksimalkan potensi yang ada untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar penerimaan pendapatan diluar dana transfer dapat menutupi kekurangan pendapatan akibat warisan utang Bupati Bone sebelumnya.

Sedangkan Kepala Bappeda Kabupaten Bone Ade Fariq Ashar yang dikonfrontir mengkalim jika indikator pencapaian RPJMD dalam mencapai visi misi Bone Mabessa sudah sesuai dengan target.

Ia menyebut sisa empat indikator yang masih belum tercapai yakni soal infrastruktur, penerimaan PAD, investasi modal asing untuk pengembangan ekonomi dan pembangunan sumber daya manusia.

“Ketika ada asumsi publik atau pihak tertentu yang menilai pencapaian visi misi Bupati dan Wakil Bupati Bone jauh dari pencapaian itu haknya dia. Tapi tentu kita harus berbicara angka-angka. Dari 20 indikator ini kan, sisa empat yang belum terpenuhi. Kalau dipresentasekan sekitar 90 persen ketercapaian. Tapi angka-angka pastinya nanti kita bikinkan diskusi, untuk dipaparkan,”klaimnya.

Baca Juga  IPM Rendah, Begini Penjelasan Kepala Bappeda Bone

Ia pun melanjutkan soal pencapaian IPM kata dia terus ada peningkatan dari tahun ke tahun meski posisinya berada di urutan kedua terakhir.

“Soal IPM ini tentu banyak indikator yang mempengaruhi, bukan hanya soal pendidikan, tapi juga ekonomi, dan variabel lainnya. Jadi selama beberapa tahun ini justru kenaikan poin kita di posisi 5 besar se Sulsel, meski sampai hari ini kita masih berada di posisi tertinggal urutan kedua terakhir setelah Kabupaten Jeneponto,” kilahnya.

Mantan Camat Barebbo ini pun menampik jika utang dana PEN ini tidak memberikan efek kepada masyarakat.

“Secara langsung efek dana PEN ini memang tidak langsung memberikan kontribusi peningkatan ekonomi kepada masyarakat, akan tetapi yang dibangun ini kan infrastruktur pendukung, tentu membutuhkan proses ketika ditanya soal efek kepada peningkatan masyarakat dan tidka bisa diukur satu dua tahun,” pungkasnya. (dy).

NEWS

BONE, KABARBONE.COM – Manajemen DRZ Residence akhirnya angkat bicara terkait sejumlah keluhan penghuni (user) perumahan. Direktur DRZ Residence, Andi Muhammad Khaidir, didampingi kuasa hukum Andi Afdal, menggelar konferensi pers di Kantor DRZ Residence, Jalan Bukaka, Kelurahan Bukaka, Rabu (15/7) sore.In   Konferensi pers tersebut turut dihadiri Lurah Bukaka, Arifin, sebagai bentuk keterlibatan pemerintah setempat dalam menyikapi persoalan yang berkembang di lingkungan perumahan tersebut.   Di hadapan awak media, kuasa hukum DRZ Residence, Andi Afdal, menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti berbagai keluhan warga, khususnya yang berkaitan dengan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum), sesuai dengan ketentuan yang berlaku.   “Kami…

NEWS

KENDARI, KABARBONE.COM – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (29/5/2026). Dalam ajang bergengsi tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berhasil meraih Terbaik 1 Creative Financing Regional Sulawesi 2026 sekaligus memperoleh insentif Rp 3 miliar.In Penghargaan diterima langsung Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. “Alhamdulillah, Provinsi Sulawesi Selatan menerima penghargaan Terbaik 1 sebagai Provinsi Creative Financing Regional Sulawesi Tahun 2026 dari Kementerian Dalam Negeri,” ujar Andi Sudirman Sulaiman. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan penilaian dilakukan secara objektif berbasis data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kemendagri serta dibagi per…

EDUKASI

BONE, KABARBONE.COM — Dinas Pendidikan Kabupaten Bone menggelar Rapat Koordinasi Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) di Aula Lamellong Dinas Pendidikan Bone, Jalan Jend Gatot Subroto, Watampone, Senin (30/3/2026). Hal dilakukan sebagai langkah serius menghadapi tingginya angka anak yang tidak mengenyam pendidikan formal.In Dalam rapat tersebut terungkap, sekitar 18 ribu anak di Kabupaten Bone tercatat sebagai ATS. Angka ini menempatkan Bone sebagai daerah dengan jumlah anak tidak sekolah tertinggi kedua di Sulawesi Selatan. Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan pendidikan, mulai dari Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Bone, PGRI Kabupaten Bone, pengawas dan penilik, hingga organisasi pendidikan seperti HIMPAUDI,…

POLITIK

BONE, KABARBONE.COM – DPRD Bone berang atas tingkah laku Sekwan DPRD Bone Haji Faidah yang diduga telah melecehkan kehormatan Anggota DPRD Bone. Permasalahan ini bermula, kala Haji Faidah mendampingi Anggota Komisi I DPRD Bone melakukan kunjungan kerja di Jakarta baru-baru ini.In Faidah diduga berselisih dengan Anggota DPRD Bone Hj Adriani Alimuddin Page, yang tidak diterima oleh Politisi PPP tersebut, yang berujung simpatisan Adriani dari Kecamatan Amali menyerobot di ruang sidang DPRD Bone, dan menuntut agar Faidah dicopot dari Jabatan Sekwan DPRD Bone, Rabu (11/3/2026). “Sekwan (Faidah,red) saat itu meneriaki Haji Adriani di loby hotel, sontak Haji Adrinani tidak terima. Apalagi…

SOROT

BONE, KABARBONE.COM – Pemerintah Kabupaten Bone menunjukkan ketegasan dalam menegakkan kepatuhan pembayaran pajak daerah. Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, turun langsung melakukan kunjungan ke gerai KFC Watampone, Rabu (11/3/2026).In Kunjungan tersebut dilakukan bersama Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bone, Muhammad Angkasa, sebagai bagian dari upaya penegakan kepatuhan pajak daerah bagi pelaku usaha. Berdasarkan hasil monitoring Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bone, gerai makanan siap saji yang berada di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Watampone itu diketahui belum melunasi kewajiban pajak daerah sesuai ketentuan yang berlaku. Diketahui total tunggakan pajak KFC Watampone kurang lebih Rp 100 juta selama, selama 4 bulan….

NEWS

BONE, KABARBONE.COM – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kota Watampone, Sabtu (21/2/2026) sore, menyebabkan ruas Jalan Agussalim, Kelurahan Jeppee, Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, terendam banjir. Titik genangan terpantau berada di depan gerai Mie Gacoan.In Air bahkan dilaporkan menggenangi badan jalan hingga setinggi lutut orang dewasa, sebagaimana terlihat dalam video kiriman warga yang beredar di media sosial. Warga menduga banjir diperparah oleh kondisi drainase yang buntu sehingga aliran air tidak lancar dan meluap ke bahu hingga badan jalan. Salah seorang warga Bone, Icul, mengatakan persoalan genangan di Jalan Agussalim bukan kali pertama terjadi, terutama saat intensitas hujan…

Warga Desa Mappalo Ulaweng yang juga pemilik lahan menolak rencana perpanjangan Runway Bandara Arung Palakka, Bone. Ist
NEWS

BONE, KABARBONE.COM – Pemerintah Desa Mappalo Ulaweng mendesak Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bone memberikan kepastian rencana pembebasan lahan masyarakat yang akan dialih fungsikan untuk rencana Program Strategis Nasional (PSN) Perpanjangan Runway (Landasan Pacu) Bandara Arung Palakka yang berada di Desa Mappalo Ulaweng, Kecamatan Awangpone, Bone, Sulsel. Diketahui Pemrov Sulsel, akan membebaskan sekitar 21,8 hektar lahan warga yang merupakan sawah produktif yang berada di Desa Mappalo Ulaweng untuk merealisasikan program nasional tersebut.In Pihak Bandara melalui Pemrov Sulsel dan difasilitasi Pemkab Bone diketahui akan mengakuisisi lahan produktif warga mulai dari sisi barat, timur, utara dan selatan untuk perpanjangan runway…

NEWS

BONE, KABARBONE.COM – Polemik pembebasan lahan untuk perpanjangan runway Bandara Arung Palakka kian mengemuka. Kepala Bandara Mappalo Ulaweng, Andi Indar Gunawan, menegaskan bahwa proses pembebasan lahan termasuk penolakan warga pemilik lahan, sepenuhnya berada di tangan pemerintah, baik Pemprov Sulsel maupun Pemkab Bone.In Ia menyebut pihak bandara hanya berperan sebagai fasilitator. “Mohon maaf, penolakan warga itu domain pemerintah, bukan domain bandara. Kami hanya menjembatani komunikasi,” ujar Indar di ruang kerjanya, Rabu (3/12/2025) sore. Indar mengaku sudah dua kali memfasilitasi pertemuan warga dengan pemerintah daerah. Namun, terkait ganti rugi, ia kembali menegaskan bukan ranahnya. “Soal ganti untung kepemilikan lahan, itu bukan domain…