TEKNO & SAINS

Antara TikTok dan Buku: Tantangan Literasi di Kalangan Mahasiswa

31
×

Antara TikTok dan Buku: Tantangan Literasi di Kalangan Mahasiswa

Sebarkan artikel ini

BONE, KABARBONE COM – Perkembangan teknologi digital telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk cara mahasiswa memperoleh informasi dan pengetahuan.

Jika dahulu buku dan perpustakaan menjadi sumber utama belajar, kini media sosial seperti TikTok, Instagram, dan YouTube semakin banyak digunakan untuk mencari informasi, materi kuliah, hingga wawasan umum.

Fenomena ini terlihat di berbagai perguruan tinggi. Banyak mahasiswa mengaku lebih sering mencari informasi melalui video singkat dibandingkan membaca buku atau artikel ilmiah yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dipahami.

Kemudahan akses, penyajian yang menarik, serta durasi yang singkat menjadi alasan utama media sosial semakin diminati.

Salah seorang mahasiswa mengungkapkan bahwa ia sering memanfaatkan TikTok untuk memahami materi perkuliahan yang dianggap sulit.

Menurutnya, penjelasan dalam bentuk video lebih mudah dipahami karena disampaikan secara ringkas dan disertai ilustrasi yang menarik.

Namun, di balik kemudahan tersebut, muncul berbagai tantangan yang berkaitan dengan literasi mahasiswa.

Beberapa dosen menilai bahwa kebiasaan mengonsumsi informasi secara cepat dapat memengaruhi kemampuan mahasiswa dalam membaca, menganalisis, dan memahami informasi secara mendalam.

Tidak sedikit mahasiswa yang mengetahui suatu topik secara umum, tetapi mengalami kesulitan ketika diminta menjelaskan secara rinci atau mengaitkannya dengan teori akademik.

Kondisi ini juga tercermin dari semakin berkurangnya minat mahasiswa untuk mengunjungi perpustakaan.

Di beberapa kampus, ruang baca terlihat lebih sepi dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Sebaliknya, mahasiswa lebih banyak mengakses informasi melalui perangkat digital yang mereka miliki.

Meski demikian, media sosial tidak dapat sepenuhnya dianggap sebagai penyebab menurunnya minat baca.

Banyak konten edukatif yang justru membantu mahasiswa memperoleh informasi baru dan memperluas wawasan mereka.

Berbagai akun pendidikan, diskusi ilmiah, dan konten literasi kini hadir dengan format yang lebih menarik sehingga mampu menjangkau lebih banyak kalangan.

Baca Juga  Longgarkan Aturan, Mendikbud Tak Lagi Wajibkan Guru Belajar Tatap Muka 24 Jam/Pekan

Menurut pengamat pendidikan, tantangan terbesar saat ini bukanlah keberadaan media sosial, melainkan bagaimana mahasiswa memanfaatkannya secara bijak.

Informasi yang diperoleh dari media sosial sebaiknya dijadikan sebagai langkah awal untuk memahami suatu topik, kemudian diperdalam melalui buku, jurnal, dan sumber ilmiah lainnya.

Perguruan tinggi juga memiliki peran penting dalam menumbuhkan budaya literasi.

Berbagai program seperti diskusi buku, seminar literasi, pelatihan menulis, dan kegiatan akademik lainnya dapat menjadi sarana untuk meningkatkan minat baca mahasiswa.

Selain itu, dosen diharapkan mampu menghadirkan metode pembelajaran yang mendorong mahasiswa untuk aktif membaca dan berpikir kritis.

Di era digital saat ini, mahasiswa dituntut untuk mampu menyeimbangkan penggunaan teknologi dengan kebiasaan membaca.

Kecepatan memperoleh informasi memang menjadi keuntungan, tetapi kedalaman pemahaman tetap menjadi hal yang tidak dapat diabaikan.

Oleh karena itu, media sosial dan buku seharusnya tidak dipandang sebagai dua hal yang saling bertentangan, melainkan sebagai sarana yang dapat saling melengkapi dalam proses belajar.

Perubahan zaman telah menghadirkan cara baru dalam memperoleh pengetahuan.

Namun, tujuan pendidikan tetap sama, yaitu membentuk individu yang mampu berpikir kritis, memahami informasi secara mendalam, dan menggunakan pengetahuan tersebut untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Penulis : Asti
(Mahasiswi Prodi Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Bone)

TEKNO & SAINS

BONE, KABARBONE.COM – Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, termasuk di lingkungan perguruan tinggi. Salah satu perkembangan yang kini menjadi perhatian adalah meningkatnya penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) oleh mahasiswa sebagai alat bantu dalam proses belajar. Saat ini, berbagai platform berbasis AI seperti ChatGPT⁠, Google Gemini⁠, dan Microsoft Copilot⁠ semakin sering digunakan mahasiswa untuk mencari referensi, merangkum materi, membantu menyusun tugas, hingga menjawab berbagai pertanyaan akademik. Kehadiran teknologi ini dinilai memberikan kemudahan karena mampu mempercepat akses informasi dan membantu proses belajar menjadi lebih efisien. Namun, di balik berbagai manfaat tersebut, muncul kekhawatiran bahwa penggunaan…

EDUKASI

Banjarmasin, 6 Oktober 2025 – Kafilah Orange Muda dari Institut Teknologi B.J. Habibie (ITH) secara resmi menghadiri Opening Ceremony Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN) XVIII yang digelar di Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kehadiran delegasi ITH tersebut menjadi bentuk nyata komitmen kampus dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa di bidang keagamaan, khususnya dalam syiar dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an di lingkungan perguruan tinggi. Setelah mengikuti pembukaan yang berlangsung khidmat, para peserta dari ITH siap melanjutkan perjuangan dalam berbagai cabang lomba yang dipertandingkan untuk kategori dari Desain Aplikasi Komputer Al-Qur’an, Hifzhil Qur’an dan Karya Tulis Ilmiah. Salah satu peserta dari…

TEKNO & SAINS

KABARBONE.COM, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sulawesi Selatan Sukarniaty Kondolele mengatakan perlu adanya regulasi untuk pembatasan digital bagi anak di era sekarang. Menurutnya, hal itu perlu dilakukan mengingat kasus kriminalitas di Sulawesi Selatan cukup besar melibatkan anak sebagai pelaku. “Tidak bisa kita pungkiri bahwa salah satu penyebabnya karena digitalisasi,” ujar Sukarniaty pada kegiatan yang digelar Unicef bersama Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Kota Makassar, di Hotel Grand Asia, Senin, 20 Februari 2023. Ani sapaan akrabnya mengatakan regulasi pembatasan digitalisasi untuk anak di bawah umur segera digodok tahun ini. Nantinya, Diskominfo akan bekerja sama dengan sejumlah dinas terkait…

TEKNO & SAINS

KABRBONE.COM, WATAMPONE- Sejumlah vaksin saat ini sudah mulai didistribusikan bahkan digunakan di beberapa negara. Dua negara Amerika dan China memiliki beberapa jenis vaksin tersebut. Contohnya Amerika memiliki Moderna dan Pfizer sementara China dengan Sinopharm serta Sinovac. Keempatnya sudah pernah diuji dan memiliki keefektifan masing-masing. Berikut tingkat kemajuran dari masing-masing vaksin dua negara tersebut, dirangkum KABARBONE.COM dari CNBC Indonesia, Jumat, 8 Januari 2020. Vaksin Covid-19 China China memiliki dua vaksin yang sudah mengumumkan tingkat efektivitas dan kemanjurannya yakni Sinovac dan Sinopharm. Keduanya sudah melewati uji klinis yang dilakukan di sejumlah negara. Di Brasil, Sinovac telah melakukan uji klinis dengan 13 ribu…

TEKNO & SAINS

KABARBONE.COM – Teknologi 5G tengah ramai diperbincangkan masyarakat, bahkan Pemerintah Indonesia sudah berambisi untuk menggelar jaringan 5G di tahun 2021. Pertanyaannya apa yang dimaksud dengan teknologi 5G dan apa kegunaannya? Dilansir dari CNN Business International, 5G adalah sebuah teknologi nirkabel berikutnya dari konektivitas seluler yang diharapkan dapat mengubah cara hidup dan pekerjaan seseorang. Selain memiliki jaringan yang lebih cepat, teknologi 5G mampu untuk menangani lebih banyak perangkat dibandingkan dengan pendahulunya 4G LTE. Lalu apa gunanya untuk aktivitas sehari-hari? well, karena kecepatan yang lebih ngebut dibandingkan pendahulunya, 5G diprediksi akan menjadikan konektivitas lebih baik lagi dari sebelumnya. Dikutip dari Techradar, ada…

TEKNO & SAINS

KABARBONE.COM, PALAKKA- Bupati Bone, H. A. Fahsar Mahdin Padjlangi menghadiri kegiatan launching aplikasi proyek perubahan Lapor Pak Camat yang digelar di Desa Lemoape Kecamatan Palakka,Kabupaten Bone, Rabu 9 Desember 2020, pagi. Aplikasi Lapor Pak Camat ini merupakan implementasi proyek perubahan Camat Palakka Andi Ikbar Baso, S.H. yang saat ini mengikuti pelatihan kepemimpinan administrator (PKA) yang dilaksanakan BPSDM Kemendagri Regional Makassar. Bupati Bone bersama rombongan berangkat ke Desa Lemoape dengan menggunakan sepeda atau gowes bersama unsur pimpian Forkopimda Kabupaten Bone diantaranya Dandim 1407 Letkol Kaveleri Budiman, Sekda Bone Drs A Islmuddin, dan pejabat OPD lainnya. Turut hadir Forkopimcam Palakka dan kepala…

TEKNO & SAINS

KABARBONE.COM – Mobil terbang menjadi teknologi masa depan yang banyak dikembangkan beberapa negara. Melihat jalan darat yang semakin padat, mobil terbang mungkin menjadi solusinya. Turki, menjadi salah satu negara yang mengembangkan mobil terbang. Mobil terbang racikan Turki itu berhasil mengangkasa dalam uji terbang perdananya. Mobil terbang bernama Cezeri itu didesain dan dikembangkan oleh orang-orang lokal Turki. Media lokal menyebutnya sebagai mobil terbang. Tapi, tampilannya seperti sebuah quadcopter yang menyediakan tempat duduk untuk satu orang. ‘Mobil terbang’ ini memiliki kemampuan lepas landas dan mendarat secara vertikal. Selama uji terbang baru-baru ini, Cezeri diterbangkan beberapa kaki di atas tanah melalui remote control. Direktur…

TEKNO & SAINS

KABARBONE.COM, JAKARTA – Gebrakan atau inovasi di era revolusi industri 4.0 telah menimbulkan fenomena disrupsi tidak hanya di sektor riil tetapi juga di sektor keuangan terutama perbankan. Pandemi Covid-19 yang kini merebak bahkan menjadi katalis bagi industri perbankan RI untuk segera mengadopsi model digital banking. Dalam beberapa tahun belakangan ini industri financial technology (fintech) menjadi semakin marak dan membawa ancaman bagi para pemain di sektor perbankan dalam negeri. Kemunculan platform dompet digital (e-wallet) hingga peer to peer lending membuat bank-bank konvensional menjadi lebih agresif dalam melakukan transformasi digital. Para pemain lama berlomba-lomba untuk melakukan permak diri dan berubah menjadi digital…