PAREPARE, KABARBONE.COM. Sebagai bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi pada bidang pengabdian kepada masyarakat, dosen dan mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie menggelar kegiatan pendampingan dan pelatihan penggunaan sistem informasi pelaporan tuberkulosis di Kabupaten Pinrang pada 12 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan mendukung transformasi digital dalam proses pelaporan dan pengelolaan data tuberkulosis agar lebih efektif dan terintegrasi.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Andi Nurfadillah Ali selaku Ketua Tim Pengabdian Masyarakat dengan mitra kegiatan yaitu Yayasan TB Yamali Pinrang yang dipimpin oleh Hj. St. Nurhayati Haruna. Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian juga melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari penerapan pembelajaran berbasis praktik lapangan. Kegiatan yang didukung melalui Hibah Internal Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie ini menjadi bentuk kontribusi nyata ITH dalam menghadirkan pembelajaran teknologi yang adaptif, kontekstual, dan sesuai perkembangan zaman.
Pelatihan difokuskan pada penggunaan sistem informasi pelaporan tuberkulosis mulai dari penginputan data, pengelolaan laporan, hingga monitoring perkembangan kasus. Para peserta mendapatkan pendampingan secara langsung agar mampu memahami alur penggunaan sistem dengan baik dan dapat mengimplementasikannya secara mandiri dalam aktivitas pelaporan sehari-hari.
Menurut Andi Nurfadillah Ali, pemanfaatan teknologi informasi dalam bidang kesehatan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan akurasi data. Ia berharap sistem yang diperkenalkan dapat membantu proses koordinasi dan pengawasan program tuberkulosis di Kabupaten Pinrang menjadi lebih optimal.
Sementara itu, Hj. St. Nurhayati Haruna menyampaikan apresiasi kepada tim pengabdian dari Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie atas kontribusi dan pendampingan yang diberikan kepada Yayasan TB Yamali Pinrang. Ia berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga sosial seperti ini dapat terus berlanjut demi mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di daerah.








