PAREPARE, KABARBONE.COM — Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat–Program Kemitraan melaksanakan kegiatan “Sosialisasi dan Pendampingan Aparatur dalam Pemanfaatan Sistem Lacak untuk Digitalisasi Program Bantuan Sosial di Kecamatan Bacukiki Kota Parepare” yang berlangsung di Aula Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare. Kegiatan ini dihadiri oleh aparatur kecamatan dan kelurahan di wilayah Kecamatan Bacukiki sebagai bentuk upaya peningkatan kapasitas aparatur dalam memanfaatkan teknologi digital pada pengelolaan bantuan sosial.
Kegiatan diawali dengan pembacaan doa oleh Saudara Muhammad Mu’adz Ibda, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang berlangsung dengan penuh khidmat. Suasana kegiatan semakin hangat dengan kehadiran para peserta yang antusias mengikuti rangkaian acara sejak awal hingga akhir.
Sambutan pertama disampaikan oleh Koordinator Program Studi Ilmu Komputer Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie, Bapak Ir. Muhammad Syafaat, S.Kom., M.Kom. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung transformasi digital pelayanan publik, khususnya pada pengelolaan program bantuan sosial agar lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran.
Beliau juga menegaskan bahwa perkembangan teknologi informasi harus mampu dimanfaatkan oleh pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Melalui Sistem Lacak yang diperkenalkan dalam kegiatan ini, diharapkan proses pendataan, pemantauan, hingga penyaluran bantuan sosial dapat dilakukan dengan lebih terstruktur dan mudah diawasi.
Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Kepala Kecamatan Bacukiki yang diwakili oleh Sekretaris Kecamatan Bacukiki, Bapak Andi Satria Burhanuddin, S.STP. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada pihak Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie atas pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan pendampingan tersebut.
“Program seperti ini sangat membantu pemerintah kecamatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam pengelolaan bantuan sosial agar lebih tepat sasaran dan transparan,” ungkapnya.
Sebagai simbol sinergi dan kerja sama antara pihak kampus dan pemerintah daerah, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan plakat dari Tim Pengabdian ITH kepada Pemerintah Kecamatan Bacukiki. Momen tersebut kemudian diabadikan melalui sesi foto bersama antara pihak kampus, aparatur kecamatan, dan seluruh peserta kegiatan.
Memasuki sesi inti, peserta terlebih dahulu mengikuti pretest yang dipandu oleh Bapak Ir. Muhammad Syafaat, S.Kom., M.Kom. untuk mengukur tingkat pemahaman awal peserta terkait sistem digitalisasi bantuan sosial. Setelah itu, peserta mendapatkan materi sosialisasi mengenai pemanfaatan Sistem Lacak dalam mendukung proses administrasi dan pengelolaan bantuan sosial secara digital.
Dalam pemaparannya, dijelaskan mengenai fungsi, manfaat, serta mekanisme penggunaan Sistem Lacak yang dirancang untuk membantu pemerintah dalam melakukan pendataan masyarakat penerima bantuan secara lebih sistematis dan akurat. Peserta terlihat aktif mengikuti sesi sosialisasi dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait penerapan sistem di lingkungan kerja masing-masing.
Setelah sesi sosialisasi selesai dilaksanakan, peserta kembali mengikuti posttest guna membandingkan tingkat pemahaman sebelum dan sesudah menerima materi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap penggunaan sistem digital dalam mendukung pelayanan administrasi bantuan sosial.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi istirahat sebelum memasuki pelatihan dan praktik langsung yang dipandu oleh Ibu Mardiyah Rafrin, S.T., M.Sc. Pada sesi tersebut, peserta diberikan kesempatan untuk mencoba langsung penggunaan Sistem Lacak, mulai dari proses penginputan data hingga simulasi pemantauan data bantuan sosial. Suasana pelatihan berlangsung interaktif dengan adanya diskusi dan pendampingan secara langsung kepada peserta.
Sebagai bentuk evaluasi kegiatan, seluruh peserta turut mengisi survei umpan balik guna memberikan masukan terhadap pelaksanaan kegiatan dan pengembangan program ke depan. Di akhir kegiatan, panitia juga memberikan apresiasi dan hadiah kepada peserta yang aktif selama mengikuti sosialisasi dan pelatihan.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara tim pengabdian, aparatur kecamatan, dan mahasiswa pendamping. Antusiasme peserta selama kegiatan menunjukkan bahwa program sosialisasi dan pendampingan ini memberikan dampak positif bagi aparatur pemerintah dalam memahami pemanfaatan teknologi digital pada pengelolaan bantuan sosial.
Sekretaris Kecamatan Bacukiki, Bapak Andi Satria Burhanuddin, S.STP., dalam hasil wawancara usai kegiatan menyampaikan apresiasi kepada pihak Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie atas pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, penerapan Sistem Lacak di wilayah Kecamatan Bacukiki diharapkan mampu membantu pemerintah dalam meminimalisir berbagai persoalan bantuan sosial yang sering terjadi di masyarakat.
“Sekaitan dengan penerapan sistem aplikasi lacak khususnya di wilayah Kecamatan Bacukiki ini tentunya kami dari pemerintah kecamatan sangat mengapresiasi dan sangat berterima kasih kepada pihak dari kampus ITH atas terselenggaranya kegiatan ini karena ini sangat bermanfaat khususnya bagi masyarakat kami. Khususnya sekaitan dengan bantuan sosial, di mana kita ketahui bahwa persoalan-persoalan di bawah itu di masyarakat kebanyakan ada sekaitan dengan bantuan sosial. Harapan kami dengan adanya aplikasi ini persoalan-persoalan di masyarakat bisa diminimalisir dan mungkin bisa tidak ada lagi aduan-aduan dari masyarakat sekaitan dengan bantuan sosial,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Kelurahan Lompoe, Bapak Fahri Firman, S.Sos., yang mengungkapkan rasa syukur atas pelaksanaan pelatihan tersebut karena dinilai mampu menjadi solusi terhadap berbagai permasalahan pendataan bantuan sosial di tingkat kelurahan.
“Pengalaman saya, saya sangat bersyukur dengan adanya pelatihan ini terutama yang akan diaplikasikan ke Kelurahan Bacukiki, Kelurahan Lompoe khususnya. Ini akan menjadi solusi dan jalan keluar atas masalah-masalah data bantuan sosial yang ada di kelurahan. Mudah-mudahan dengan adanya pelatihan ini kita semua terbantu di kelurahan untuk mengklasifikasikan warga-warga kami yang sudah mendapatkan bantuan ataupun yang belum,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie berharap penerapan Sistem Lacak dapat menjadi solusi inovatif dalam mendukung digitalisasi pelayanan publik di Kecamatan Bacukiki, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.








