BONE, KABARBONE.COM – Aksi demonstrasi mahasiswa di depan Kantor DPRD Bone, Rabu (17/6/2026), diwarnai ketegangan.
Massa aksi terlibat saling dorong dengan aparat keamanan saat mencoba memasuki halaman gedung untuk menyampaikan aspirasi.
Mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Cipayung Plus dan BEM se-Kabupaten Bone sempat tertahan di pintu utama oleh aparat gabungan dari Satpol PP dan Kepolisian.
Situasi pun memanas setelah massa berupaya merangsek masuk, sehingga aksi dorong-mendorong tak terhindarkan.
Meski sempat ricuh, kondisi berangsur kondusif setelah dilakukan negosiasi antara perwakilan mahasiswa dan aparat.
Massa aksi akhirnya diberikan ruang untuk menyampaikan tuntutan mereka secara langsung kepada pihak DPRD Bone.Perwakilan mahasiswa kemudian diterima oleh Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong, bersama Ketua Komisi IV DPRD Bone, Andi Muhammad Salam.
Dialog berlangsung terbuka dengan berbagai kritik dan aspirasi yang disampaikan mahasiswa.
Aksi berlanjut hingga malam hari dengan agenda dialog bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bone.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin, Kapolres Bone, Dandim 1407 Bone, serta Kepala Kejaksaan Negeri Bone.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan sembilan tuntutan, di antaranya evaluasi program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih, serta mendesak perbaikan kinerja Pemerintah Kabupaten Bone dan DPRD Bone.
Selain itu, mahasiswa juga menyoroti pelayanan publik yang dinilai belum maksimal, khususnya terkait program BPJS Kesehatan gratis melalui skema Universal Health Coverage (UHC) yang dianggap belum berjalan optimal di tengah masyarakat.
Usai dialog yang berlangsung cukup panjang, massa mahasiswa akhirnya membubarkan diri secara tertib. (*)















