OPINI

Pemuda: Sadari Dinamika Era Digital

1159
×

Pemuda: Sadari Dinamika Era Digital

Sebarkan artikel ini

Oleh: Uddy R Progresif

Assalamualaikum wr wb…
“Beri aku pemuda, niscaya akan ku ubah dunia, ”demikianlah seorang tokoh pemimpin dunia pernah berujar. Ungkapan ini tidaklah berlebihan Karena melalui tangan pemuda, perputaran sejarah terus berjalan .

Kata pemuda terdengar cukup sederhana, namun menyimpan makna yang begitu luar biasa dan energik. Pemuda diharapkan selalu menitipkan energi, gagasan, inovasi yang dinamis dan uptudate dari waktu-kewaktu.

In

Pemuda adalah sebuah kehidupan yang berdiri direntang masa kanak-kanak dan masa dewasa, dimasa inilah seorang pemuda bersifat labil, kontrol emosi dan kstabilan pendirian masih bisa dipengaruh oleh pihak luar.

Namun Perkembangan iptek yang pesat di era sekarang, juga tidak lepas dari tangan-tangan luar biasa para pemuda global dan lokal yang arif dan dinamis dalam pengembangan teknologi.

Dimana kekuatan ekonomi suatu negara sesungguhnya berakar dari kemampuan teknologi dan inovasi yang dimiliki bangsa tersebut, teknologi komunikasi informasi merupakan salah satu tonggak peradaban dunia saat ini. Mulai dari televisi, handphone, hingga internet sudah menjadi bagian dalam kehidupan kita.

Malah teknologi mengambil satu posisi penting dalam kehidupan manusia. Alat-alat canggih tersebut sudah menjadi bagian pelengkap dalam perkembangan dunia, termasuk dalam eksistensi jiwa kaum muda.

Pemuda kemudian diidentikkan sebagai kaum muda sebagai generasi bangsa, ujung tombak bagi perubahan-perubahan suatu negara dimasa kedepan, oleh karena itu pemuda mesti sadar dalam memahami potensi perkembangan teknologi masa kini baik itu dalam wilayah positif maupun juga potensi negatif yang tidak diharapkan, memanfatkan untuk terus mengibarkan semangat kemajuan bagi negri ini, sebab diera sekarang bukan lagi perang menggunakan senjata yang bergerilya dalam hutan,melainkan peperangan sekarang adalah menguasai teknologi-teknologi mutakhir yang dapat digunkan dalam kehidupan sosial.

Baca Juga  BerAmal Tonggak Sejarah dan Harapan Baru di Bumi Arung Palakka

Kesadaran dan penguasan teknologi
Disaping segelintir orang yang senantiasa dinamis memotensikan diri dalam pengembagan teknologi, tidak luput pula dinamika permasalahan hadir (dalam Ronal, 2017) Pelayanan Pemuda di Era Teknologi Digital, Perkembangan teknologi digital akhir-akhir ini, coba dijelaskan oleh para teoritis, moralis, dan analis bahwa ada hubungan antara kebangkitan The Net Generation (Generasi Net) dengan apa yang disebut sebagai fenomena “kemerosotan anak muda” (the decline of youth) .

Misalnya Robert Bly dalam bukunya The Sibling Society, memandang sebagian besar kesengsaraan sosial berakar pada anak muda, teknologi, dan kemerosotan otoritas orangtua.

Juga dalam bahasa John Nasbitt di salah satu bukunya High Tech High Touch:Technology and Our Searching of Meaning, generasi muda terjebak dalam “zona-zona mabuk teknologi.”

Anak muda ini larut dalam dunia fantasi yang dibangun dari konstruksi hegemoni pasar yang memanfaatkan teknologi digital. Media digital ini telah tampil sebagai saluran perkembangan budaya.

Perkembangan IPTEK yang pesat di era sekarang, tidak lepas dari tangan-tangan luar biasa para pemuda/ilmuan yang arif dan dinamis dalam mengembangkan teknologi. Pemuda yang kreatif secara progresif dengan pesatnya mampu menemukan ide-ide dalam ilmu pengetahuan teknologi, yang diaggap relevan dengan kebutuhan era pada saat ini.

Pergeseran sejarah, dalam arus teknologi secara otomatis merubah paradigma hidup masyarakat, khususnya pemuda milenial. Nampak keganjilan yang mewabah dalam kehidupan masyarat dalam penggunaan teknologi dewasa ini.

Saya rasa kita semua sudah tahu hal tersebut yang kemudian menggeserkan nilai-nilai agama / moralitas sosial, pemuda yang mestinya sebagai Agen of Control Dari hadirnya teknologi, namun realita yang ada sebagian kecil pemuda yang sadar akan pengaruh teknologi.

Hasrat eksistensi yang kemudian melekat di keseharian para masyarakat menjadikan internet sebagai pusat informasi layanan umum dipadatkan dengan berita dan konten kurang berfaedah. Sebagian besarnya pemudalah yang sangat terjerumus di lubang kekeliruan tersebut. Sifat moralitas dan ilmu agama sebagai basic kehidupan seakan pudar ditelan zaman.

Baca Juga  Humanisme Pemberantasan Narkoba

Nilai-nilai ajaran agama tak lagi menjadi basis di kehidupan masyarakat pada umumnya.

Inilah salah satu faktor yang sangat kuat dalam mengeser nilai-nilai moralitas dan etika bermasyarakat pemuda sekarang, yang mengakibatkan kurangnya sikap transenden dan nilai kemanusiaan masyarakat. Sebagai Generasi masa kini pemuda mestinya mampu bijak, terutama dalam penggunaan media sosial.

Bahkan penggunaan media sosial dalam politik,games, dll kita mesti bijak dalam penguanaannya.

Program penanaman IMTAQ dan IPTEK oleh generasi pemuda masa kini sangat diperlukan dalam menetralisir sikap pemuda yang condong dengan potensi liberal dunia barat. Hal ini akibat terbukanya pintu informasi yang luas secara digital. Saya merasa setiap kita memiliki tanggung jawab akan hal ini.

Terlebih orang tua, tenaga pendidikan dan pemeritah yang mestinya aktif menata kondisi ideal dari pada alur pembentukan karakter pemuda sebagai ujung tonggak negara masa depan, pelanjut nawacita bangsa dan negara, yang berlandaskan nilai- nilai agama, toleransi, moralitas dan nasionalis.
#Semoga bermanfaat…
#Jadi pemikir tak mesti muluk-muluk tetap ter’asa untuk ber’ilmu, lakukan yang terbaik dan cukup tahu yang buruk.
#Salam pemuda… hidup Mahasiswa…!

Tinggalkan Balasan

OPINI

Hari Jadi Kota Makassar ke-418 yang diperingati tahun ini bukan sekadar penanda usia dalam hitungan kalender sejarah. Ia adalah momentum kolektif untuk menengok kembali akar peradaban kota ini, sekaligus mengukur arah langkah kita di masa depan. Di usia yang nyaris lima abad, Makassar telah menempa dirinya sebagai kota pelabuhan yang strategis, ruang perjumpaan lintas bangsa, dan pusat perdagangan di kawasan timur Nusantara.In Identitas historis inilah yang menjadi fondasi bagi Makassar untuk terus tumbuh sebagai kota dengan karakter kuat: terbuka, tangguh, dan berorientasi maritim. Sejarah mencatat bahwa Makassar tidak tumbuh dalam ruang kosong. Kerajaan Gowa-Tallo, kejayaan pelabuhan Somba Opu, serta jejak…

OPINI

Oleh: Andi Muzakkir Aqil, SH., MH / Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya tidak hanya merusak individu, tapi juga mengoyak keberdayaan kolektif anak negeri.In Mereka yang tersekap adiksi tak cuma kehilangan potensi. Dalam skala makro, fenomena ini berpotensi memutus mata rantai inovasi bangsa sekaligus merapuhkan narasi besar tentang Indonesia Emas 2045.  Maka sangat beralasan bila investasi negara pada generasi bangsa tidak melulu urusan bangku sekolah. Menjauhkan mereka dari jerat narkoba adalah investasi tak kalah penting di tengah penetrasi jaringan narkoba transnasional yang menunggangi kemajuan teknologi digital. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Badan Narkotika…

EDUKASI

Penulis: Zainal Ibrahim, S.Pd., MM. (Ketua PGRI Kecamatan Awangpone)In Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H bukan sekadar pergantian angka dalam kalender Hijriah, melainkan momen spiritual yang mengajak kita untuk merefleksikan diri dan memulai langkah baru yang lebih bermakna. Bagi kaum pelajar, khususnya generasi muda bangsa, Muharram menjadi pengingat penting bahwa pendidikan dan karakter adalah fondasi utama dalam membangun peradaban yang unggul. Hijrah Rasulullah SAW dari Mekkah ke Madinah bukan semata perpindahan fisik, tetapi simbol transformasi menuju kondisi yang lebih baik: dari penindasan menuju kebebasan, dari ketidakadilan menuju keadilan. Semangat hijrah ini dapat di internalisasi dalam dunia pendidikan dengan mendorong…

OPINI

Penulis: ABDUL RAHIM,S.Pd.,M.Pd. (Ketua Forum Pemuda Tani Indonesia Kab. Bone) Indonesia sebagai salah satu negara yang termasuk dalam wilayah tropis memiliki potensi pertanian yang sangat baik. Sebagai negara agraria, Indonesia memiliki potensi yang besar dan sumber daya alam yang melimpah dalam produk pertanian.In Pertanian merupakan salah satu sektor yang berperan besar dalam perekonomian Indonesia, tak terkecuali untuk perekonomian di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Di mana sebagian besar masyarakatnya bertumpu pada sektor ini. Kontribusi sektor pertanian sangat berpengaruh terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional yang memberikan pendapatan bagi sebagian besar rumah tangga Indonesia. Menyerap 35,9% dari total angkatan kerja dan menyumbang 14,7% bagi GNP Indonesia…

OPINI

Judul di atas merupakan headline Tema Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari 2025 yang ke-79 sekaligus peraayaan kelahiran organisasi pers tertua di Indonesia yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang tahun ini diselenggarakan di Ibu Kota Kalimantan Selatan, Banjarmasin dengan Sub Tema HPN 2025 yakni lokal “Kalsel Gerbang Logistik Kalimantan”. Pengusungan tema nasional di peringatan HPN tahun ini tentu tidak lahir begitu saja, akan tetapi sarat makna historis bahwa pers memiliki peran kunci dalam perjalanan bangsa ini.In Tidak hanya diawal memproklamirkan kemerdekaan republik ini, namun pers memiliki posisi strategis dalam mendukung program pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan bangsa. Pers sebagai pilar demokrasi…

OPINI

Penulis : Nurfadilah Jurusan : Ekonomi Syariah Kelompok 3 Mahasiswa Semester : 7 Fakultas : Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bone Di tengah hamparan sawah yang menghijau dan deretan rumah panggung khas Bugis yang menjulang, Kabupaten Bone menyimpan potensi besar dalam pengembangan keuangan publik Islam.In Daerah yang dikenal sebagai bekas Kerajaan Bone ini, dengan warisan budaya dan nilai-nilai keislaman yang kuat, memiliki fondasi kokoh untuk mengimplementasikan sistem keuangan yang berlandaskan syariah. Bone, dengan populasi Muslim yang dominan dan kultur masyarakat yang memegang teguh nilai-nilai agama, sesungguhnya telah lama mengenal konsep keuangan publik Islam. Tradisi “mappasidekkah” atau bersedekah, yang telah mengakar…

DAERAH

BONE – Terpilihnya H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos, MM dan Dr H. Andi Akmal Pasluddin, SP., MM menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bone Sulawesi Selatan Periode 2024-2029 menjadi tonggak baru pemerintahan di Kabupaten Bone. Gegap gempita pesta demokrasi, Pilkada Bone 2024 telah membuktikan bahwa pasangan dengan tagline BerAmal ini menjadi harapan baru di tanah beradat, daerah yang berjuluk Bumi Arung Palakka.In Masyarakat tentunya menitip harapan perubahan, kemajuan agar bisa terwujudnya Harapan Gemilang dalam mewujudkan Masyarakat Bone yang Berdaya, Ramah, Maju dan Akuntabel (BERAMAL), Bone yang Lebih Baik, Bone Maberre (Mandiri, Berkeadilan dan Berkelanjutan). Untuk mewujudkan BONE BERAMAL, maka dibutuhkan langkah…

OPINI

Suatu waktu penulis bertemu dengan teman lama. Ia bukan orang lain, tapi teman akrab satu sekolah yang lama baru ketemu kembali. Seperti lazimnya orang berteman dan lama baru ketemu, tentu banyak menguliti pertanyaan kabar, pekerjaan, hingga pertanyaan sudah berkeluarga atau sudah punya anak berapa.In Memang pertanyaan ini kadang susah dihindari, entah motifnya ingin benar-benar tahu keadaan temannya atau hanya ingin memastikan bahwa teman saya ini sudah berhasil atau sudah punya keluarga atau sudah sukses. Singkat cerita saya bertanya ke dia “Kemana aja selama ini bro ? Kamu sekarang sukses ya? Kerja apa sekarang ? Sudah punya anak berapa sekarang? Tanyaku…