BONE, KABARBONE.COM – Aliansi Media dan Wartawan Indonesia (AMWI) mengapresiasi kerja nyata Pemerintah Kabupaten Bone di bawah kepemimpinan BerAmal, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman dan Wakil Bupati Andi Akmal Pasluddin, yang dinilai menunjukkan keberpihakan kuat terhadap kemajuan dunia pendidikan.
Selain fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur dan sektor pertanian, program seragam sekolah gratis bagi siswa tingkat SD dan SMP yang telah direalisasikan dalam 100 hari kerja menjadi bukti konkret komitmen pemerintah daerah dalam meringankan beban masyarakat serta meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bone.
Hal tersebut disampaikan Ketua AMWI, Dedi Hamzah, saat memberikan sambutan pada pembukaan Seminar Literasi Media dalam rangka menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2026, yang digelar di Aula Lamellong Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Watampone, Sabtu (7/2/2026).
“Program seragam sekolah gratis untuk tingkat SD dan SMP yang digagas pemerintahan BerAmal adalah bentuk komitmen pemerintah daerah memajukan pendidikan di Bone dan telah direalisasikan dalam 100 hari kerja. Program ini sangat membantu orang tua siswa dan patut diapresiasi,” ujar Dedi di hadapan Wakil Bupati Bone.
Dalam kesempatan tersebut, Dedi yang juga Pemimpin Redaksi Kabarbone.com mengusulkan agar ke depan program seragam sekolah gratis dapat diperluas hingga menyasar satuan pendidikan TK dan PAUD.
“Kami berharap kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Bone, pada tahun anggaran berikutnya program seragam sekolah gratis juga bisa menyentuh TK/PAUD,” ungkapnya, yang disambut antusias para kepala sekolah TK/PAUD yang hadir.
Tak hanya itu, AMWI juga mendorong Pemerintah Kabupaten Bone agar memberi perhatian lebih terhadap kesejahteraan para guru TK/PAUD, khususnya yang masih berstatus tenaga honorer dan belum menerima Bantuan Operasional PAUD.
“Satuan pendidikan TK/PAUD merupakan pondasi awal pembentukan karakter anak. Karena itu, kesejahteraan guru TK/PAUD yang masih berstatus honor juga perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” tegas Dedi.
Di momentum HPN 2026 ini, Dedi juga berharap sinergi insan pers dengan dunia pendidikan semakin diperkuat, khususnya dalam mendukung literasi media dan literasi digital di tengah derasnya arus informasi.
“Pers memiliki peran strategis dalam dunia pendidikan, terutama dalam membangun literasi media. Kami berharap para kepala sekolah dapat menjadi role model, menghadirkan sekolah ramah anak dan ramah digital, sehingga kasus cyber bullying di lingkungan sekolah dapat dicegah sejak dini,” pungkasnya.
Menanggapi usulan tersebut, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menyatakan dukungannya terhadap gagasan perluasan program seragam sekolah gratis hingga ke tingkat TK/PAUD.
“Insya Allah, usulan ini sangat baik. Namun karena efisiensi anggaran, untuk tahun ini program seragam sekolah gratis tetap dilanjutkan bagi siswa SD dan SMP. Semoga di tahun berikutnya bisa kita perluas hingga TK/PAUD,” jelas Andi Akmal.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan dan kompetensi para guru TK/PAUD di Kabupaten Bone.
“Sementara untuk kesejahteraan guru TK/PAUD, tentu akan kami perjuangkan, termasuk peningkatan kompetensi para pendidik,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang PAUD dan PNF/Kesetaraan Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Hj. Andi Rasna, yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan, menegaskan pentingnya pendidikan literasi media bagi pendidik, khususnya di era digital saat ini.
“Pendidik PAUD adalah pondasi awal pendidikan anak. Mereka perlu dibekali pelatihan literasi media serta pemahaman tentang bullying, baik verbal, fisik, maupun di media sosial, agar mampu membentengi peserta didik sejak dini,” tutupnya. (*)















