BONE, KABARBONE.COM – Aksi besar-besaran kembali akan mengguncang Kabupaten Bone, Sabtu besok (23/8/2025).
Forum Masyarakat Pemerhati Demokrasi mengumumkan akan mengerahkan kurang lebih 5.000 massa aksi dengan titik kumpul di Lapangan Merdeka Watampone sebelum bergerak menuju Mapolres Bone, Jalan Yos Sudarso.
Dalam aksi tersebut, massa menuntut Kapolres Bone mengusut dalang kericuhan demo tolak PBB-P2 yang pecah pada Selasa (19/8) lalu di Kantor Bupati Bone hingga berujung bentrok antara demonstran dan aparat. Insiden itu menyebabkan sejumlah warga dan aparat luka-luka, serta 62 demonstran diamankan polisi.
Pesan berantai di sejumlah grup WhatsApp juga memperkuat mobilisasi.
Setiap desa dan kelurahan diimbau mengirim 10 orang perwakilan untuk mengikuti aksi damai tersebut.
Jenderal Lapangan Abdul Rahman menegaskan, aksi besok merupakan reaksi atas dugaan adanya provokator yang memicu kericuhan demo sebelumnya.
“Benar, kami akan turun melakukan aksi damai di Mapolres Bone. Tuntutan kami jelas, mendesak Kapolres segera mengungkap dalang aksi demo ricuh tolak PBB-P2 yang terjadi di Kantor Bupati Bone Selasa lalu,” ujarnya, Jumat malam (21/8).
Sementara itu, Kapolres Bone, AKBP Sugeng Setya Budi, membenarkan adanya pemberitahuan aksi tersebut.
“Iya benar, surat pemberitahuan sudah masuk. Kami siap. Hanya saya imbau agar jangan sampai anarkis. Silakan menyampaikan aspirasi, tapi tetap tertib,” tegasnya.
Kapolres juga mengungkapkan, pihaknya masih menelusuri bukti-bukti terkait adanya oknum provokator.
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi mendalami jejak digital handphone 62 demonstran yang diamankan usai kericuhan lalu.
“Masih kami kumpulkan bukti-bukti, termasuk dari HP milik demonstran,” pungkas Sugeng. (*)
















