BONE, KABARBONE.COM – Suasana semarak terasa di areal demplot jagung hibrida milik Kelompok Tani (Poktan) Tumbae II, Kelurahan Tokaseng, Kecamatan Tellu Siattinge, Bone, Selasa (26/8/2025).
Ratusan batang jagung yang menjulang siap dipanen, menjadi simbol harapan baru bagi petani Bone.
Kehadiran jajaran pemerintah dan aparat kepolisian menambah semangat para petani.
Kapolres Bone AKBP Sugeng Setio Budhi, bersama Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman turun langsung mendampingi para petani melakukan panen perdana.
Momen ini tidak sekadar seremoni, tetapi bagian dari upaya membangun kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Panen perdana jagung hibrida ini merupakan hasil kolaborasi banyak pihak, mulai dari Pemda Bone, Polri, TNI, hingga pihak swasta melalui PT Raja Restu Agroporo.
Hadir pula Dandim 1407/Bone Let Inf Laode Muhammad Rusdi, anggota DPRD Bone, serta Ketua KTNA Sulsel, memperlihatkan betapa sektor pertanian kini menjadi perhatian serius lintas sektor.
Bupati Andi Asman Sulaiman dalam sambutannya menegaskan bahwa Bone sebagai daerah agraris tidak boleh berhenti pada tradisi lama.
Inovasi dan kerja sama adalah kunci untuk menjadikan Bone bukan hanya lumbung pangan lokal, melainkan juga berkontribusi bagi kebutuhan nasional.
“Dengan spirit kerja sama dan inovasi, Bone diharapkan mampu melahirkan generasi petani tangguh. Mereka bukan hanya menjaga ketahanan pangan daerah, tapi juga ikut memberi kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional,” ujar Bupati.
Sementara itu, Kapolres Bone menekankan bahwa kepolisian siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk memastikan stabilitas keamanan, sehingga aktivitas pertanian bisa berjalan lancar dan berkelanjutan.
Panen perdana jagung hibrida ini bukan hanya tentang hasil pertanian, melainkan juga simbol optimisme.
Bone meneguhkan dirinya sebagai daerah yang tak sekadar bercocok tanam, tapi juga mampu menghasilkan inovasi pertanian modern yang bermanfaat luas bagi petani. (*)















