BONE, KABARBONE.COM – Pemerintah Kabupaten Bone mulai mematangkan rencana penyediaan lahan pengganti bagi irigasi yang terdampak pembangunan dan pelebaran Bandara Arung Palakka.
Langkah ini ditempuh untuk memastikan proses pembebasan lahan berjalan sesuai aturan, terutama terkait kewajiban menghadirkan sawah pengganti agar luas lahan irigasi tidak berkurang.
Tim gabungan pemerintah daerah bergerak meninjau sejumlah lokasi pada Selasa (18/11/2025).
Mereka berasal dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Bone, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP), Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMKCTR), PDAM Bone, Pemerintah Kecamatan Awangpone hingga pemerintah desa setempat.
Peninjauan dilakukan di Desa Unra, Mappalo Ulaweng, dan desa-desa sekitar sebagai bagian dari rencana pencetakan sawah baru seluas 69 hektare.
Lahan ini disiapkan untuk menggantikan areal irigasi yang terdampak dari proses pembebasan lahan bandara.
“Hasil pertemuan semalam langsung kami tindak lanjuti. Tim turun ke lapangan untuk memastikan kesiapan sawah pengganti dari areal pembebasan lahan Bandara Arung Palakka,” kata Kadis TPHP Bone, Nurdin, yang turut hadir di lapangan.
Sementara itu, Kadis Kominfo dan Persandian Bone Anwar memastikan bahwa keberadaan lahan pengganti ini akan menjaga luas sawah irigasi di Bone tetap utuh.
“Dengan ditemukannya calon lahan pengganti seluas 69 hektare, lahan irigasi tidak berkurang akibat adanya pembebasan lahan untuk pelebaran Bandara Arung Palakka,” ujarnya.
Pemerintah daerah optimistis proyek peningkatan bandara ini akan memberi dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah, membuka peluang investasi baru, serta meningkatkan konektivitas Bone dengan wilayah lain.
Diketahui Bandara Mappalo Ulaweng kembali beroperasi berkat dukungan dari Pemprov Sulsel.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, diketahui mendorong operasionalisasi Bandara Arung Palakka dengan menggandeng Maskapai Fly Jaya untuk menghubungkan daerah lainnya.

Pesawat ATR 72-500 milik Fly Jaya Airlines diketahui resmi mendarat perdana di Bandara Mappalo Ulaweng dari Makassar-Bone saat launching oleg Gubernur Sulsel di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sabtu (13/9/2025).
Saat ini Maskapai Fly Jaya khususnya melayani sejumlah rute penerbangan diantaranya Bone – Makassar, Bone – Kendari, Bone, Balikpapan dan rute lainnya. (*)















