BONE, KABARBONE.COM – Sebanyak 1.000 personel gabungan TNI dan Polri akan dikerahkan untuk memastikan jalannya aksi damai penolakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB P2) di Kabupaten Bone, Selasa besok (19/8/2025).
Kapolres Bone, AKBP Sugeng Setya Budi, menegaskan bahwa aparat keamanan hadir untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif, serta mengawal hak mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi.
“Kita tetap melakukan sesuai SOP. Silakan menyampaikan pendapat, tapi mari kita jaga keamanan, ketertiban, dan kondusifitas bersama,” ujar Kapolres Bone kepada kabarbone.com, Senin (18/8).
Di sisi lain, Pemerintah Daerah juga memberikan apresiasi terhadap sikap kritis mahasiswa. Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menyampaikan bahwa masukan dan saran dari para mahasiswa akan menjadi catatan penting dalam perumusan kebijakan daerah.
“Kami hargai aspirasi adik-adik mahasiswa terkait penyesuaian PBB P2. Saran konstruktif ini tentu menjadi masukan bagi pemerintah demi kemajuan Bone yang lebih baik,” tegasnya.
Lanjut Andi Akmal, menyebut aksi damai ini diharapkan menjadi momentum dialog sehat antara mahasiswa dan pemerintah daerah, sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk membangun Bone yang lebih transparan, adil, dan sejahtera. (*)















