BONE, KABARBONE.COM – Penolakan terhadap kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Bone terus bergulir.
Selasa (12/8/2025) siang, sebanyak sekitar seratusan massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bone menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Bone, Jalan Perintis, Watampone, dan dihari yang sama PMII melakukan aksi serupa di Kantor Bupati Bone.
Setiba di halaman DPRD, massa HMI langsung berorasi lantang sambil membentangkan spanduk besar bertuliskan
“Tolak Kenaikan PBB” yangg dipasang mobil pick-up sambil berorasi dan membakar ban.
Mereka menuntut Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong, turun langsung menemui dan menerima aspirasi rakyat.

“Kami menolak keras kenaikan PBB-P2 ini. Kebijakan ini akan semakin menyengsarakan rakyat kecil,” tegas Ketua HMI Cabang Bone, Andi Miftahul Amri, di tengah orasi.
Aksi sempat memanas ketika massa yang tak kunjung ditemui Ketua DPRD berusaha masuk ke ruang paripurna.
Ketegangan pecah, kaca pintu belakang ruang paripurna DPRD hancur akibat dorongan massa yang kesal.

Meski dijaga ketat ratusan personel Polres Bone dan Satpol PP, massa tetap bersikeras masuk dan mendesak pimpinan dewan hadir.
Massa kemudian diarahkan ke ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bone dan diterima oleh Ketua Komisi IV Muhammad Salah bersama legislator Seheruddin.
Dialog sempat berlangsung, namun massa tetap bertahan menunggu kehadiran langsung Ketua DPRD Bone untuk memberikan jawaban resmi atas tuntutan mereka.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di DPRD Bone masih tegang dengan massa aksi yang belum membubarkan diri.















