KABARBONE COM, BONE– Sekira 5 Kilometer jalan di Desa Matuju Kecamatan Awangpone -Mattoanging Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone mengalami rusak parah.
Bahkan jalan rusak tersebut sudah mengalami kerusakan sekira 10 tahun lamanya.
Bahkan ketika musim hujan tiba, pemandangan jalan ruas Poros Jaling – Lamurukung ini seperti kubangan kerbau, dan membahayakan pengendara.
Padahal jalan akses kedua desa ini, merupakan jalur akses ekonomi warga tiga kecamatan menuju kota Bone, namun belum juga ada tanda-tanda segera akan diperbaiki.
Hal tersebut diungkapkan Tokoh Pemuda Desa Mattoanging, Suryadi kepada kabarbone.com, Selasa (24/6/2025).
Ia mengharapkan ada aksi nyata dari pemerintah Kabupaten Bone memperhatikan akses jalan tersebut.
“Kami harap anggota DPRD Bone khususnya Dapil V Bone, ada perhatian serius memperjuangkan perbaikan jalan ini. Sudah 10 tahun jalan ini belum ada perbaikan. Jangan cuma berjanji setiap kali kampanye, tiba giliran duduk, tidak ada suara tidak ada kinerja yang dirasakan masyarakat,”, ujarnya.
Hal yang sama juga diungkapkan warga Desa Matuju, Ancu mengaku menagih janji dari Bupati dan Wakil Bupati Andi Asman Sulaiman dan juga Andi Akmal Pasluddin.
“Waktu masa kampanye pak Bupati dan pak Wakil pernah datang kesini dan memberikan janji kepada kami kalau jalanan di Desa ini akan diperbaiki. Kami warga disini masih menunggu janji dari bapak Bupati dan bapak Wakil,” bebernya.
Ia bahkan mengaku karena akses jalan yang rusak, menghambat perekonomian warga setempat.
“Kami harap, Pak Bupati Bone segera turun tangan. Itu harapan besar kami, agar ada kepastian kapan akan diperbaiki jalan ini,”ujarnya
Sedangkan masyarakat lainnya, Ardi mengungkapkan jikalau pemerintah kabupaten Bone tidak mampu memperbaiki jalan tersebut, kiranya dialihkan menjadi kewenangan provinsi Sulsel.
“Jadi kami warga disini merasa dianaktirikan. Jadi kami harap pak Gubernur Sulsel juga memperhatikan wilayah Bone Utara. Karena daerah ini sudah dua periode menjadi lumbung suara setiap pilkada, namun belum ada perhatian sama sekali,” terangnya. (*)
















