NEWS

Guru Ngaji di Makassar Diduga Cabuli 5 Muridnya, Kasi Uang Tutup Mulut

1098
×

Guru Ngaji di Makassar Diduga Cabuli 5 Muridnya, Kasi Uang Tutup Mulut

Sebarkan artikel ini

KABARBONE.COM, MAKASSAR – Sungguh bejat kelakuan oknum guru ngaji Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dia kini harus berurusan dengan polisi setelah diduga mencabuli sejumlah muridnya.

“Laporan orang tua korban sementara kita lidik (selidiki),” kata Kanit PPA Polrestabes Makassar AKP Ismail kepada wartawan, Sabtu 8 Agustus 2020.

Ismail mengungkapkan oknum guru mengaji diduga melakukan aksinya saat mengajari muridnya di Kecamatan Biringkanaya, Makassar. Orang tua korban lalu mengambil langkah hukum setelah tahu kejadian ini.

“Jadi pada saat dia (korban) itu mengaji, itu guru ngajinya dia masukkan tangannya di balik sarungnya korban baru dia pegang-pegang alat vitalnya,” terang Ismail dilansir detik.com

Polisi kemudian turun tangan dengan meminta keterangan para korban dan mencari bukti lebih lanjut.

“Kalau tadi baru sebatas keterangan korban yang saya sampaikan, artinya harus diperkuat lagi. Karena cabul kan terkadang tidak ada bekas. Tapi meski begitu kami tetap upayakan visum korban,” katanya.

Menurut dia, polisi telah memeriksa 5 orang korban. Tiga korban di antaranya telah divisum.

“Saat ini kita sudah melakukan penanganan terhadap dugaan kasus pencabulan yang dilakukan memang oleh oknum guru mengaji. Korbannya saat ini sementara kita lakukan penyelidikan, ada 3 orang yang sudah melapor,” ujar Ismail.

Polisi juga sudah berkoordinasi dengan Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TPA) dan 5 orang sudah dimintai keterangannya.

“Yang sudah diassesmen di sana (P2TPA) itu ada 5. Tapi yang baru melaporkan di sini (3 orang), dan kita sudah melakukan visum,” katanya.

Namun, kata dia, hasil visum kepada para korban belum diterima polisi.

“Jadi anak-anak ini pada saat diajari mengaji, oknum guru mengajinya ini duduk di samping anak-anak tersebut, lalu kemudian guru mengaji ini memasukkan tangannya ke balik pakaiannya korban ini,” ungkap Ismail.

Baca Juga  Kapolres dan Wabub Bone Jenguk Mahasiswa Korban Aksi Penyerangan Asrama KEPMI Bone

Ismail menambahkan Pl dugaan pencabulan tersebut terus didalami untuk menemukan ada atau tidak korban lain.

“Dia kan guru mengaji, dan halaman rumahnya dia dijadikan tempat untuk belajar mengaji. Jadi, korban-korban ini dititip oleh orang tuanya ke sana untuk belajar mengaji. Jadi kejadiannya tepat di halaman rumahnya si pelaku,” jelasnya

Kepada polisi, para korban mengaku lebih dari sekali dicabuli. “Jadi sebagian korban mengatakan bahwa dia sudah lebih dari 1 kali (dicabuli),” kata dia.

Ismail mengatakan, terlapor merupakan oknum guru mengaji di area perumahan para korban. Terlapor mengajari muridnya di halaman rumah, dan kemudian hari di sela aktivitas mengajar ngaji dia diduga melakukan aksi pencabulan terhadap muridnya.

“Jadi korban-korban ini dititip oleh orang tuanya ke sana untuk belajar mengaji,” ungkap Ismail.

Untuk memperkuat fakta-fakta penyelidikan, Unit PPA Polrestabes Makassar kini juga akan melihat sejauh mana dampak trauma kepada korban di kasus dugaan pelecehan seksual ini sehingga polisi melibatkan psikolog.

LBH Apik Sulawesi Selatan, yang menjadi penasihat hukum murid yang diduga menjadi korban pencabulan, mengungkap awal korban berani buka suara. Korban mengaku diberi Rp 2.000-5.000 agar tutup mulut.

Pengakuan ini disampaikan orang tua korban kepada LBH Apik Sulsel sesaat setelah anak mereka mengaku telah dicabuli oleh guru di tempatnya mengaji. Ada 6 yang sudah melapor ke LBH Apik.

“Kemarin waktu ibunya (korban) saya ambil keterangannya di kantor, itu katanya dikasihkan uang setelah kejadian itu. Dikasih uang Rp 2 ribu, Rp 5 ribu, kadang juga tidak dikasih,” ujar penasihat korban dari LBH Apik Sulsel, Nur Akifah saat ditemui di Mapolrestabes Makassar, Sabtu 8 Agustus 2020.

Cara pelaku memberi imbalan uang tunai itu diduga agar pelaku mudah melakukan aksi pencabulan. Selain itu, agar korban tidak buka suara.

Baca Juga  Polisi Ungkap Kronologi Penembakan Tiga Pemuda di Makassar yang Menyebabkan Satu Korban Jiwa

“Mungkin itu modusnya ya, cara pelaku itu melakukan supaya mudah dia. Maksudnya anak-anak mungkin supaya diam dia tidak angkat suara. Jadi dia memberikan uang setelah melakukan itu (pencabulan),” katanya. (dy)

Tinggalkan Balasan

NEWS

MAKASSAR, KABARBONE.COM -Komisi B DPRD Sulawesi Selatan bergerak cepat merespons berbagai aduan masyarakat terkait kisruh distribusi pupuk subsidi yang dinilai merugikan petani. Usai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pemprov Sulsel, Dinas Pertanian, Dinas Perindag, PT Pupuk Indonesia, serta LSM Merdeka sebagai pelapor pada Rabu (3/6/2026), Komisi B langsung turun ke lapangan melakukan inspeksi mendadak (sidak). Sidak yang berlangsung selama hampir 10 jam, mulai pukul 09.00 hingga 19.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi B, A. Isman Padjalangi, bersama Sekretaris Komisi B sekaligus Ketua Fraksi PKB, Zulfikar Limolang. Tim menyisir empat kecamatan di Kabupaten Bone, yakni Amali, Cina,…

DAERAH

BONE, KABARBONE.COM – Gerbong mutasi kembali bergerak di lingkup Pemerintah Kabupaten Bone. Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, resmi melakukan rotasi sejumlah pejabat eselon II sekaligus melantik sejumlah kepala sekolah, Kamis (18/6) sore. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula Lateya Riduni, Kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone, Jalan Petta Ponggawae, Watampone. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, Ketua Tim Penggerak PKK Bone Hj. Maryam, Wakil Ketua Tim PKK Hj. Maya Damayanti, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dalam rotasi tersebut, sejumlah pejabat menempati posisi baru sebagai bagian dari penyegaran birokrasi dan peningkatan kinerja pemerintahan. Adapun pejabat…

NEWS

BONE, KABARBONE.COM – Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam CIPAYUNG PLUS dan BEM Kabupaten Bone secara resmi menyampaikan pernyataan sikap terhadap sejumlah persoalan krusial yang dinilai tengah dihadapi masyarakat Kabupaten Bone saat menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Bone, Jalan Reformasi, Watampone, Rabu (17/6). Pernyataan tersebut disampaikan berdasarkan hasil kajian akademik terhadap berbagai isu strategis, di antaranya pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), transparansi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), realisasi Universal Health Coverage (UHC), dugaan aktivitas tambang ilegal, penyalahgunaan BBM subsidi, hingga polemik pengangkatan 17 tenaga ahli dan keberadaan Tempat Hiburan Malam (THM). Dalam pernyataannya, aliansi mahasiswa menegaskan bahwa…

NEWS

BONE, KABARBONE.COM – Aksi demonstrasi mahasiswa di depan Kantor DPRD Bone, Rabu (17/6/2026), diwarnai ketegangan. Massa aksi terlibat saling dorong dengan aparat keamanan saat mencoba memasuki halaman gedung untuk menyampaikan aspirasi. Mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Cipayung Plus dan BEM se-Kabupaten Bone sempat tertahan di pintu utama oleh aparat gabungan dari Satpol PP dan Kepolisian. Situasi pun memanas setelah massa berupaya merangsek masuk, sehingga aksi dorong-mendorong tak terhindarkan. Meski sempat ricuh, kondisi berangsur kondusif setelah dilakukan negosiasi antara perwakilan mahasiswa dan aparat. Massa aksi akhirnya diberikan ruang untuk menyampaikan tuntutan mereka secara langsung kepada pihak DPRD Bone.Perwakilan mahasiswa kemudian diterima…

NEWS

MAKASSAR, KABARBONE.COM – Perang terhadap peredaran narkotika di Sulawesi Selatan terus digencarkan. Pimpinan DPRD Sulawesi Selatan, Yasir Machmud, menunjukkan dukungan nyata dengan menghadiri langsung konferensi pers pengungkapan kasus tindak pidana narkoba yang digelar Polda Sulsel bersama jajaran Direktorat Reserse Narkoba dan Satresnarkoba Polres se-Sulsel, Rabu ( 10 Juni 2026).   Konferensi pers yang dipimpin Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, itu turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mulai dari perwakilan Pemerintah Provinsi Sulsel, Pangdam XIV Hasanuddin, Kajati Sulsel, Kepala BNNP, Bea Cukai, Pengadilan Tinggi, BPOM, hingga para Kapolres jajaran.   Kehadiran Yasir Machmud menjadi sinyal kuat…

NEWS

KENDARI, KABARBONE.COM – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (29/5/2026). Dalam ajang bergengsi tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berhasil meraih Terbaik 1 Creative Financing Regional Sulawesi 2026 sekaligus memperoleh insentif Rp 3 miliar. Penghargaan diterima langsung Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. “Alhamdulillah, Provinsi Sulawesi Selatan menerima penghargaan Terbaik 1 sebagai Provinsi Creative Financing Regional Sulawesi Tahun 2026 dari Kementerian Dalam Negeri,” ujar Andi Sudirman Sulaiman. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan penilaian dilakukan secara objektif berbasis data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kemendagri serta dibagi per…

NEWS

BONE, KABARBONE.COM – Suasana khidmat menyelimuti Aula Lateya Riduni, Kabupaten Bone, Senin (25/5/2026), saat Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Kepala Desa Terpilih Pergantian Antar Waktu (PAW) hasil Pilkades PAW 2026. 18 kepala desa yang dilantik merupakan hasil Pilkades Antar Waktu yang digelar Kamis (21/5) belum lama ini. Pelantikan tersebut turut didampingi Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, MM serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bone. Dalam sambutannya, Bupati Bone menegaskan bahwa jabatan kepala desa bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar yang lahir dari kepercayaan masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan…

NEWS

BONE, KABARBONE.COM – Menanggapi pemberitaan terkait meluapnya air hingga menggenangi Jalan Makmur dan Jalan Merdeka yang menimbulkan bau tak sedap, pihak Yayasan dan pengelola SPPG jalan Makmur dan Merdeka memberikan counter opini sekaligus klarifikasi menyeluruh. ​ Warga sempat mengeluhkan dan menduga bahwa genangan tersebut bersumber dari kegagalan pengelolaan limbah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).   Namun, setelah dilakukan pengecekan langsung di lapangan, ditemukan bahwa penyebab utama luapan air adalah tersumbatnya saluran drainase akibat sedimentasi (pengendapan), banyaknya sampah plastik, serta sisa-sisa material dari pekerjaan selokan sebelumnya. Mendengar keluhan warga, Pembina Yayasan, Mujiburrahman, langsung mengambil langkah taktis. Ia segera berkoordinasi dengan Person in…