BONE, KABARBONE.COM – Dua sosok jurnalis berpengaruh, Andi Asdar dan Bahtiar Parenrengi, dianugerahi penghargaan Tokoh Pers Inspiratif dalam malam Media Award HPN 2026.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Aliansi Media dan Wartawan Indonesia dalam acara yang berlangsung di RC Teras Kota Watampone, Jumat malam (13/2/ 2026).
Direktur Tribun Bone, Andi Asdar, dinilai sebagai sosok inspiratif berkat perjalanan panjangnya di dunia jurnalistik yang dimulai dari bawah.
Ia mengawali karier sebagai loper atau pengantar surat kabar sejak era 1980-an.
Konsistensinya mengantarkan dirinya meniti karier sebagai wartawan di media Pedoman Rakyat, kemudian menjadi wartawan di Koran Bone Pos, hingga mencapai puncak sebagai Manajer Sirkulasi di PT Radar Bone, bagian dari Fajar Grup.
Di masa itu, ia berhasil membawa Radar Bone menjadi salah satu media dengan oplah terbesar di kawasan Bosowasi pada awal 2010-an.
Meski sempat menghadapi persoalan hukum dan keluar dari perusahaan, Andi Asdar tidak menyerah. Ia merintis Tribun Bone pada 2011 dengan keterbatasan modal. Kerja kerasnya pun berbuah hasil.
Di tengah disrupsi media dan transformasi digital, terutama sejak pandemi Covid-19, Tribun Bone tetap eksis bahkan bertahan sebagai salah satu media cetak dengan oplah terbesar di wilayah Bosowasi hingga saat ini.
Tak hanya di dunia jurnalistik, Haji Asdar juga menunjukkan konsistensinya di bidang pendidikan. Ia meraih gelar Doktor Ilmu Komunikasi dari Universitas Hasanuddin dan aktif menjadi dosen di sejumlah perguruan tinggi di Kabupaten Bone, berkontribusi mencetak generasi muda di bidang komunikasi dan jurnalistik.

Sementara itu, Bahtiar Parenrengi dianugerahi penghargaan atas dedikasi dan konsistensinya sebagai jurnalis senior yang tetap aktif di usia yang tidak lagi muda.
Wartawan Metro TV ini dikenal sebagai sosok yang idealis, kritis, serta peka terhadap kondisi sosial. Ia juga aktif membina dan mengkader jurnalis muda.
Selain aktif di dunia jurnalistik, Bahtiar juga dikenal sebagai penulis buku biografi sejumlah tokoh daerah, di antaranya buku “Revolusi Senyap” tentang Bupati Bone Andi Fahsar Padjalangi, serta buku “Anak Petani” yang mengangkat kisah Bupati Bone Andi Asman Sulaiman.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh wartawan senior sekaligus Dewan Pembina AMWI, Faizal Mansur.
Penganugerahan ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi, perjuangan, serta kontribusi kedua tokoh dalam membangun dunia pers yang profesional, berintegritas, dan tetap relevan di tengah perubahan zaman.(*)















