BONE, KABARBONE.COM – Isu bergabungnya Bupati Bone Andi Asman Sulaiman ke Partai Golongan Karya (Golkar) semakin menguat.
Sejumlah agenda besar Golkar belakangan ini kerap dipusatkan di Bone, dan mesranya hubungan Bupati dengan sejumlah elit DPD II Golkar Bone menambah kuat spekulasi tersebut.
Sinyal pertama terlihat saat KetuaDPD II Golkar Bone, Andi Fahsar Padjalangi, bersama jajaran fungsionaris menyambangi Rumah Jabatan Bupati Bone.
Pertemuan hangat itu memunculkan tafsir politik tersendiri, terlebih Andi Fahsar mantan bupati sekaligus tiga periode memimpin Golkar Bone menyinggung soal regenerasi kepemimpinan di tubuh beringin rimbun.
Tak lama berselang, peringatan Hari Ulang Tahun ke-61 Partai Golkar yang digelar belum lama ini juga dipusatkan di Bone.
Acara akbar tersebut dihiasi kegiatan jalan santai di Lapangan Merdeka Watampone dan dihadiri tokoh-tokoh besar Golkar seperti HM Nurdin Halid, Taufan Pawe, Ilham Arief Sirajuddin, hingga fungsionaris Golkar se-Sulsel.
Terbaru, Bupati Andi Asman yang dikenal dengan penampilan klimisnya, hadir langsung dalam kegiatan reses Ketua Komisi I DPRD Bone, Rismono Sarlim, yang juga politisi Golkar.
Kehadiran ini kembali memantik spekulasi bahwa hubungan politik Bupati Bone dan partai beringin semakin dekat.
Golkar Mendekat, Bupati Membutuhkan Sokongan
Meski tidak diusung Golkar pada Pilkada 2024, kini partai beringin justru tampak mulai merapat ke Bupati Andi Asman.
Golkar memiliki sejarah panjang di Bone sebagai lumbung suara tradisional sejak era Orde Baru.
Namun dua pemilu legislatif terakhir menyisakan catatan pahit, penurunan signifikan kursi, hingga kehilangan kursi Ketua DPRD yang kini beralih ke Partai Gerindra dengan perolehan 8 kursi.
Kendati demikian, Golkar masih sangat kuat dalam alat kelengkapan dewan (AKD).
Mereka menguasai dua komisi strategis yakni Komisi I yang dipimpin Rismono Sarlim dan Komisi II yang dipimpin Andi Idris Rahman, serta menduduki kursi Wakil Ketua DPRD melalui Irwandi Burhan.
Di sisi lain, dinamika politik antara Bupati Bone dan Partai Gerindra di DPRD khususnya Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong disebut tak selalu sejalan dan bisa menjadi hambatan bagi sejumlah program strategis.
Karena itu, Golkar dinilai dapat menjadi “bemper politik” bagi Bupati Andi Asman terlebih jika ia resmi menjadi kader beringin rimbun.
Terlebih lagi, secara historis, pucuk pimpinan Golkar Bone hampir selalu dipegang oleh seorang bupati. Pola ini seolah menjadi tradisi politik yang berulang.
Keluarga Halid dan Arah Politik Andi Asman
Selain kedekatan aktivitas politik, faktor hubungan keluarga juga ikut menjadi pemantik kedekatan orang nomor satu di Bone ini dengan Partai Golkar.
Andi Asman diketahui memiliki hubungan darah dengan keluarga besar Nurdin Halid melalui istrinya, Hj Maryam. Koneksi ini membuat banyak pihak menilai Golkar bukanlah pelabuhan yang asing bagi sang bupati.
Saat dikonfirmasi, Rismono Sarlim hanya memberi jawaban singkat.
“Wah… tidak ada itu,” ujarnya melalui pesan singkat, Jumat (5/12).
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Bupati Andi Asman Sulaiman mengenai partai mana yang akan menjadi rumah politiknya.
Jejak Politik dan Karier Andi Asman Sulaiman
Bupati Bone kelahiran 4 Juni 1978 ini sebenarnya bukan berasal dari latar belakang politisi.
Ia mengawali karier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan mencatat prestasi cepat menanjak, terutama saat kakaknya, Andi Amran Sulaiman, menjabat Menteri Pertanian.
Kariernya memuncak ketika menjabat Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan. Namun, ia memilih meninggalkan karier birokrasi dan terjun ke dunia politik.
Pada Pilkada Bone 2024, ia berpasangan dengan politisi senior PKS, Andi Akmal Pasluddin, dan menang dengan perolehan lebih dari 190.000 suara melalui koalisi besar yang dihuni Gerindra, Demokrat, PKS, PAN, NasDem, Perindo, Gelora, PSI, dan PBB.
Pasangan “BerAmal” dengan visi Maberre (Mandiri, Berkeadilan, Berkelanjutan) mengakhiri kontestasi dengan dominasi 49 persen suara sah.
Beramal tampil dipuncak, mengalahkan dua pasangan kompetitornya yakni Andi Islamuddin -Andi Irwandi Natsir dan Andi Rio Idris Padjalangi- Amir Machmud
Namun hingga kini, arah pelabuhan politik Bupati Bone masih menjadi misteri.
Apakah Golkar akan menjadi rumah barunya? Atau justru ada manuver lain yang sedang disiapkan?
Publik Bone masih menunggu jawabannya. (*)















