NASIONALTOKOH

Mentan Amran Terima Bintang Jasa Utama dari Presiden Prabowo

594
×

Mentan Amran Terima Bintang Jasa Utama dari Presiden Prabowo

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa Utama kepada Mentan Amran di Panen Raya Karawang, Rabu (7/1/2026). net

KARAWANG, KABARBONE.COM – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia kepada sejumlah tokoh dan pelaku sektor pertanian dan pangan dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional Tahun 2025.

Kegiatan tersebut digelar di Desa Kertamukti, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, Rabu (7/1/2026), dan dihadiri ribuan petani dari berbagai daerah serta disaksikan jutaan masyarakat secara daring.

Prosesi penganugerahan diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 1 dan 2/TK/Tahun 2026 oleh Sekretaris Militer Presiden, Mayor Jenderal TNI Wahyu Yudhayana.

Selanjutnya, Presiden Prabowo secara langsung menyematkan tanda kehormatan kepada para penerima sebagai bentuk penghargaan negara atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam mewujudkan ketahanan serta kedaulatan pangan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Jasa Utama kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Selain itu, Bintang Jasa Pratama diberikan kepada Heri Sunarto, petani Kelompok Tani Ngudi Luhur, Kabupaten Sukoharjo, yang mewakili empat penerima lainnya.

Sementara itu, Bintang Jasa Nararya dianugerahkan kepada lima penerima, dengan dua di antaranya hadir mewakili, yakni Bobby Irfan Effendi, Penyuluh Pertanian Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, serta Winarto, petani Kelompok Tani Sri Sedhono, Kabupaten Ngawi.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan merupakan hasil dari keberanian mengambil keputusan strategis dan konsistensi pelaksanaan kebijakan langsung di lapangan, mulai dari sawah hingga ladang.

Dalam pidatonya, Kepala Negara memberikan apresiasi khusus terhadap etos kerja Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang dinilai memiliki dedikasi luar biasa.

Presiden bahkan mengungkapkan kekagumannya terhadap komitmen sang menteri yang rela beristirahat sangat minim demi memastikan program pertanian berjalan optimal.

“Beliau ini menteri yang tidur hanya 3 sampai 4 jam. Saya prihatin sekaligus bangga. Semakin tinggi pohon, semakin kencang anginnya, dan Mentan Amran terbukti kuat menghadapinya,” ujar Presiden Prabowo yang disambut tepuk tangan meriah peserta panen raya, dilansir dari laman alonesia.com.

Baca Juga  Kunker di Bone, Kapolri dan Mentan Disematkan Gelar Adat

Presiden juga menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan pilar utama kemerdekaan sebuah bangsa, sehingga harus dijaga secara berkelanjutan.

Menanggapi penghargaan tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa Bintang Jasa Utama yang diterimanya bukanlah pencapaian pribadi semata. Ia mendedikasikan penghargaan tersebut kepada seluruh petani dan penyuluh pertanian di Indonesia.

“Bintang Jasa Utama ini saya persembahkan untuk petani Indonesia. Tanpa kerja keras petani dan penyuluh di lapangan, swasembada pangan tidak akan pernah terwujud,” ujar Mentan Amran di hadapan sekitar 5.000 petani yang hadir secara luring.

Dalam rangkaian acara yang sama, Presiden Prabowo juga menganugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada 102 penerima yang dinilai berjasa besar dalam mendukung pembangunan sektor pertanian dan pangan nasional.

Sejumlah tokoh yang hadir mewakili penerima di antaranya pejabat TNI-Polri, kepala daerah, penyuluh pertanian, hingga petani teladan dari berbagai daerah di Indonesia.

Adapun perwakilan penerima penghargaan yang hadir secara langsung dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional di Karawang, antara lain:

1. Letnan Jenderal TNI Mohammad Naudi Nurdika, Dankodiklat TNI;

2. Setyo Wahono, Bupati Bojonegoro;

3. Aep Syaepuloh, Bupati Karawang;

4. AKBP Toni Kasmiri, Kapolres Lampung Selatan;

5. AKBP Yugi Bayu Hendarto, Kapolres Garut;

6.Letkol Kav. Andhi Ardana Valeriandra Putra, Wakil Asisten Teritorial Kodam XVIII/Kasuari;

7. Letkol Czi. Dili Eko Setyawan, Dandim Merauke;

8.Don Muzakir, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Tani Merdeka Indonesia;

9.Mugi Raharjo, Penyuluh Pertanian Kabupaten Bojonegoro;

10. Aseng, Petani Kelompok Tani Ciraden, Kabupaten Cianjur;

11.Nurul Hadi, Petani Kelompok Tani Sri Ki Lamaran, Kabupaten Indramayu. (*)

NASIONAL

JAKARTA, KABARBONE.COM – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG tahun 2025–2026. Dadan terlihat keluar dari Gedung Bundar Kejagung, Rabu (4/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB, dengan mengenakan rompi tahanan merah muda dan tangan diborgol. Tanpa memberikan keterangan kepada awak media, ia langsung digiring menuju mobil tahanan. Selain Dadan, dua mantan petinggi BGN lainnya, yakni Sonny Sanjaya dan Lodewijk Pusung, juga turut ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sama. Ketiganya sebelumnya menjalani pemeriksaan intensif sejak subuh oleh tim penyidik Jaksa Agung Muda Tindak…

NASIONAL

JAKARTA, KABARBONE.COM – Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang digelar Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta, Senin (20/4/2026). Rakornas tersebut dipimpin langsung Menteri Pertanian RI bersama Wakil Menteri Pertanian RI dengan agenda utama membahas langkah strategis menghadapi potensi kekeringan ekstrem pada 2026. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Gedung F Kantor Pusat Kementerian Pertanian RI itu dihadiri sejumlah kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia. Kehadiran para pimpinan daerah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Salah satu isu utama yang dibahas dalam rakornas adalah penguatan…

TOKOH

BONE, KABARBONE.COM – Momentum Hari Jadi Bone (HJB) ke-696 menjadi semakin istimewa dengan penganugerahan Gelar Adat Kehormatan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, S.H., M.H., Senin (6/4/2026). Penganugerahan tersebut diberikan oleh Dewan Adat Saoraja Kabupaten Bone dalam sebuah prosesi khidmat yang berlangsung di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Bone, bertepatan dengan kunjungan kerja Kajati Sulsel di Bumi Arung Palakka. Dalam prosesi itu, Kajati Sulsel resmi menyandang nama adat Bugis “La Mappapole Daeng Pawinru”, sebuah gelar kehormatan yang sarat makna filosofis dan kearifan lokal. Berdasarkan catatan Dewan Adat Saoraja, gelar tersebut mengandung arti mendalam sebagai sosok pemimpin…

NEWS

BONE, KABARBONE.COM – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Yasir Machmud, S.E., M.Si, tinggal menghitung jam untuk menyandang gelar doktor di bidang Ilmu Politik. Politisi Partai Gerindra ini dijadwalkan mengikuti sidang promosi doktor pada Kamis, 2 April 2026, pukul 13.00 WITA. Sidang promosi tersebut akan digelar di Ballroom UNHAS Hotel and Convention, dengan mengangkat disertasi berjudul “Model Dukungan Politik Terhadap Kinerja Badan Usaha Milik Daerah Provinsi Sulawesi Selatan.” Di tengah kesibukannya sebagai wakil rakyat sekaligus pengusaha melalui Yasika Grup, Yasir Machmud tetap konsisten melanjutkan pendidikan akademiknya. Baginya, pendidikan merupakan bagian penting dalam menunjang kapasitas dan kualitas kerja-kerja politik, terutama dalam menjawab…

TOKOH

BONE, KABARBONE.COM – Pemerintah Kabupaten Bone kembali menunjukkan respons cepat dalam menjaga stabilitas dan kesinambungan birokrasi. Belum genap sepekan menjabat sebagai Camat Tanete Riattang, Dr. Andi Muhammad Iqbal Walinono kini kembali dipercaya mengemban amanah baru sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bone. Ia sebelumnya dilantik menjadi Camat Tanete Riattang, Rabu (25/3) di Halaman Kantor Bupati Bone oleh Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menggantikan posisi Andi Zainal Wahyudi yamg dipromosi menjadi Kepala Dinas Ketahanan Pangan. Posisi sebelumnya yakni Camat Tanete Riattang Timur yang kini ditempati oleh Andi Habibie. Penunjukan tersebut dibenarkan oleh Kepala Badan…

NASIONAL

JAKARTA, KABARBONE.COM – Pusat Polisi Militer TNI bergerak cepat dengan menetapkan empat oknum prajurit sebagai tersangka dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Andrie Yunus. Penetapan ini dilakukan setelah rangkaian pemeriksaan intensif oleh aparat militer, dan keempatnya kini telah resmi ditahan. Komandan Puspom TNI, Yusri Nuryanto, mengungkapkan bahwa para tersangka berinisial NDP, SL, BHW, dan S. Status mereka telah ditingkatkan ke tahap penyidikan dan saat ini diamankan di fasilitas Polisi Militer TNI untuk proses hukum lebih lanjut. “Ini sekarang yang diduga tersangka sedang kita amankan di Pom TNI untuk dilakukan pendalaman ke…

TOKOH

BONE, KABARBONE.COM – Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bone atas dukungan penuh selama satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin dalam pemerintahan BerAmal (Bersama Andi Asman dan Andi Akmal). Ucapan tersebut disampaikan di hadapan jamaah Masjid Nurul Mujahidin, Kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone, Jalan MH Thamrin, Watampone, usai Salat Isya berjamaah, Jumat malam (27/2/2026). Dalam sambutannya, Andi Asman menegaskan bahwa berbagai capaian yang diraih tidak terlepas dari kolaborasi seluruh elemen masyarakat Bone. Salah satu prestasi membanggakan adalah penghargaan nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup sebagai 10 terbaik nasional…

NEWS

MAKASSAR, KABARBONE.COM – Kepemimpinan bukan tentang jabatan, melainkan keberanian memikul tekanan dan menjaga integritas. Pesan itu ditegaskan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, saat menjadi narasumber dalam kegiatan Ramadhan Leadership Camp di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Kamis (26/2/2026). Dalam forum bertema “Profesional dalam Berkinerja, Berkarakter dan Amanah dalam Kepemimpinan” yang dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta hampir 1.000 peserta, Amran tampil reflektif mengenang perjalanan hidupnya. Ia menceritakan kisah panjangnya sejak menjadi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), buruh kebersihan, hingga bertugas selama 8,5 tahun di wilayah perbatasan. Selama 15 tahun mengabdi sebagai aparatur, ia kemudian memilih menjadi pengusaha sebelum dipercaya…