KABARBONE.COM, PALAKKA – Wakil Bupati Bone Drs. H. Ambo Dalle, M.M., membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Bone Tahun 2024 Di tiga Kecamatan Rabu, (8/2/2023) kemarin.
Adapun Kecamatan yang dimaksud yakni Palakka, Ulaweng dan Tellu Siattinge.
Dalam sambutannya di Musrenbang Kecamatan Palakka Wakil Bupati Bone mengatakan, musrenbang tiap tahun dilaksanakan, tiap tahun ada perubahan yang mendasar. saat ini ada sistem usulan Melalui SIPD dan ada skala prioritas di setiap kecamatan.
“Musrenbang intinya adalah musyawarah mufakat. kami berharap forum ini menjadi tempat usulan prioritas kebutuhan masyarakat” Jelas Wakil Bupati Bone.
Turut hadir di Kecamatan palakka Anggota DPRD Bone A. Ryad Baso Padjalangi, Bahtiar Malla, A. Muhammad Salam, Koordinator Tim 3 H. Alimuddin Massappa, Camat Palakka Andi Yunan Helmi serta Kapolsek, Danramil Palakka serta kepala desa se Kecamatan Palakka dan delegasi masing-masinh desa.
Sejumlah Kades WO dari Musrenbang
Dalam kegiatan Musrenbang Kecamatan Palakka berlangsung dinamis saat pembacaan skala prioritas usulan masing-masing desa dan realisasi program Pemkab Bone tahun 2023 di Kecamatan Palakka.
Kepala Usa Drs KM Rabang misalnya mempertanyakan kejelasan pengaspalan Jalan Poros Desa Usa- Desa Mico yang tak kunjung dikerjakan.
Dia protes, karena sebelumnya jalan poros ini sudah berapa kali disebut akan dikerjakan oleh dinas terkait pada saat musrenbang tahun lalu, namun belakangan titik 0 perbaikan jalan tersebut dikerjakan di Desa Abbanuang, Kecamatan Awangpone.
Aksi protes ini, disusul oleh Kepala Desa lainnya seperti Kades Mico Kaharuddin dan Kades Passipo Ismail, dan perwakilan dari Delegasi Desa Tana Tengnga, Andi Unru.
Mereka meminta Anggota DPRD Bone dan Dinas Bina Marga memperjelas kembali kapan akan dikerjakan jalan poros Desa Usa tersebut, karena sudah 3 tahun dilaksanakan musrenbang selalu disebut akan dikerjakan, namun selalu dipindahkan titik 0 nya.
“Musrenbang tahun lalu jalan poros Usa sudah disebutkan akan dikerjakan tapi dipindahkan titik 0 nya. Jadi kalau tidak ada kejelasan, mending tidak usah kami hadiri musrenbang,” kata Kades Usa.
“Kita sudah bosan dijanji, bahkan semua jalan sudah kita tempuh. Kita sudah lakukan beberapakali RDPU di Komisi 2, bahkan kita laporkan di Polres Bone, namun hingga hari ini belum ada tanda-tanda kepastian untuk dikerjakan,” tambah Kaharuddin Kades Mico.
Sedangkan delegasi lainnya Andi Unru pun mengajak kepala desa untuk walk out dari kegiatan musrenbang, jika tidak ada kejelasan soal perbaikan jalan poros Desa Usa.
“Tolong anggota dewan yang terhormat dan OPD terkait untuk memberikan kejelasan. Jika tidak, kita sepakat untuk walk out dari musrenbang,” tegasnya.
Karena OPD terkait tidak mampu memberikan jawaban memuaskan dan merasa di PHP, sejumlah kades di Palakka dan delegasi desa, memilih aksi walk out tinggalkan forum Musrenbang.
Sedangkan Anggota Komisi II DPRD Bone Bahtiar Malla turut memberikan penjelasan, jika sebenarnya tidak ada pemindahan titik 0 pekerjaan jalan poros Desa Usa.
“Sebenarnya tidak ada pemindahan titik 0 nya karena pada saat itu ruas yang ditetapkan adalah ruas jalan Usa-Abbanuang. Tapi diperjalanannya, pekerjaan jalan ini dikerjakan titik 0 nya di Desa Abbanunang Kecamatan Awangpone, kami pun terus terang kecewa setelah tau seperti itu. Bahkan kami sudah perjuangkan di RDPU tapi di SIPD tidak bisa diubah kata OPD terkait,” kata Bahtiar Malla.
Senada dengan Bachtiar Malla Anggota Komisi IV Andi Muhammad Salam juga menjelaskan demikian.
Dia mengatakan, sudah berupaya untuk memperjuangkan pada saat RDPU agar pelaksanaan perbaikan jalan titik 0 nya di Desa Usa, namun OPD terkait mengatakan sudah tidak bisa dipindahkan titik 0 nya.
Sedangkan dari perwakilan OPD Dinas Bina Marga menjelaskan jika tidak ada pemindahan titik 0 soal pembangunan jalan poros Desa Usa-Abbanuang, karena di perencanaan di SIPD yang terdaftar titik 0 nya dari awal adalah Desa Abbanuang dan tidak bisa diubah karena sudah terinput disistem perencanaan pemerintah pusat. (dy)















