EKOBIS

Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel dan Bone, Kolaborasi Cetak Pengurus KDKMP Unggul

1386
×

Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel dan Bone, Kolaborasi Cetak Pengurus KDKMP Unggul

Sebarkan artikel ini

BONE, KABARBONE.COM – Ratusan pengurus koperasi desa/kelurahan merah putih (KDKMP) dari berbagai desa dan kelurahan sejumlah kecamatan memadati lokasi untuk mengikuti pembukaan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi Desa dan KDKMP tahun 2025.

Total ada 744 peserta yang siap digembleng selama enam hari penuh dalam dua gelombang yakni 13 -15 November 2025 dan 16-18 November 2025.

Diketahui pelatihan ini menggunakan dana Dekonstrasi Kementerian Koperasi untuk penguatan SDM Pengurus KDKMP.

Pembukaan pelatihan berlangsung Gedung PKK Kabupaten Bone, Jalan Andi Mappanyukki, Kompleks Kantor Bupati Bone, Kamis (13/11/2025).

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi Sulsel, Indri Astuti Saggaf, dihadiri Staf Ahli Bupati Bone Ir Wahida, Kadis dan Sekdis Koperasi dan UMKM Kabupaten Bone Hamzah Sunusi dan Andi Irfan Nur serta para peserta dari pengurus KDKMP.

Pelatihan bertema “SDM dan Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045, ini tersebar di tiga lokasi berbeda yakni Aula UNM PGSD Bone, Aula UPT Perpustakaan dan Kearsipan, serta Aula Akper Bataritoja.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Bone, Hamzah Sunusi mengatakan pelatihan ini bagian dari komitmen Kementerian Koperasi melalui Dinas Provinsi Sulsel untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten..

Ia mengatakan, peserta tidak hanya belajar teori akan tetapi peserta juga langsung dibekali keterampilan teknis, mulai dari penyusunan RAPBK (Rencana Anggaran Pembiayaan dan Belanja Koperasi) laporan keuangan, sampai cara membagi SHU yang benar oleh pemateri yanh kompeten di bidangnya.

“Fokusnya manajemen yang efisien, menguntungkan, dan tetap berbasis prinsip koperasi,” kata Hamzah.

Selain materi keuangan, peserta dipacu memahami struktur organisasi koperasi, fungsi rapat anggota, hingga praktik tata kelola modern.

Sedangkan yang mewakili Bupati Bone Staf Ahli Ekbang, Ir. Wahidah, mengingatkan bahwa koperasi adalah wajah ekonomi rakyat.

Baca Juga  Gandeng Kampus Ternama, Pemprov Sulsel Latih 930 Pendamping Koperasi Merah Putih

“Koperasi itu lahir dari kejujuran dan gotong royong. Tapi sekarang harus juga profesional dan melek digital,” tegas Wahidah yang juga Mantan Kadis Koperasi dan UMKM Kabupaten Bone.

Pemkab Bone memastikan dukungan penuh melalui pelatihan rutin, pendampingan usaha, dan program digitalisasi koperasi.

Dari tingkat provinsi, Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi Sulsel, Indri Astuti Saggaf, turun langsung memantau. Ia menyebut bahwa pelatihan SDM koperasi digelar serentak di 24 kabupaten/kota di Sulsel.

Materinya lengkap. Total ada 22 JPL dan 26 capaian pembelajaran, mulai dari tata kelola, pengawasan, sampai digitalisasi koperasi. Para instruktur juga bukan sembarangan—semua bersertifikat dari Kementerian Koperasi dan UKM RI.

Indri Astuti mengatakan Sulsel kini masuk tahap penguatan operasional koperasi setelah tahap kelembagaan tuntas.

“Sudah ada 3.059 koperasi desa dan kelurahan yang punya badan hukum. Sekarang fokusnya, bagaimana koperasi betul-betul jalan dan memberi manfaat,” jelasnya.

Ia menegaskan koperasi harus tumbuh dari modal sendiri. Meski pemerintah menyiapkan skema pembiayaan melalui PMK 49 dan Permendagri 13, kemandirian tetap jadi kunci.

“Koperasi jangan hanya berharap bantuan. Yang kuat itu yang tumbuh dari partisipasi anggotanya,” tutupnya.

Diketahui, pembangunan gerai di Bone mulai dikebut sebanyak 20 desa/kelurahan di Bone sementara melakukan pembangunan gerai dan gudang KDKMP dengan melibatkan jajaran Kodim 1407 Bone dan Danramil setempat.

Kades, Lurah Terkendala Lahan

Namun, di sejumlah desa dan kelurahan masih kesulitan melakukan pembangunan gerai karena kesiapan lahan.

Sedangkan akses pembiayaan sesuai Inpres nomor 17 Tahun 2025 terkait percepatan pembangunan gerai dan gudang KDKMP dan edaran kementrian dalam negeri, akan didanai dana himbara dengan plafon pembiayaan hingga Rp 3 miliar per desa/kelurahan dan pengembalian pinjaman akan menggunakan dana desa maksimal 30 persen per tahun untuk desa, dan dukungan Dana Alokasi Umum /Dana Bagi Hasil (DAU/DBH) Kabupaten selama tenor 6 tahun.

Baca Juga  Dana Kopdes Merah Putih Rp 3 Miliar bukan dari APBN

Dalam edaran tersebut, Gubernur dan Bupati selaku satgas, ditugaskan membantu menfasilitasi penyediaan lahan pembangunan gerai dan gudang KDKMP dengan menggunakan tanah Barang Milik Daerah (BMD) atau aset desa, maupun tanah hibah.

EKOBIS

BONE, KABARBONE.COM — Bank Sulselbar Cabang Bone bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone kembali memperkuat sinergi dalam pelayanan publik dengan menandatangani perpanjangan Memorandum of Understanding (MoU) atau Perjanjian Kerja Sama (PKS) layanan perbankan di Mal Pelayanan Publik (MPP). Penandatanganan dilakukan oleh Pimpinan Cabang (Pinca) Bank Sulselbar Cabang Bone, Muhammad Anas, bersama Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, yang mewakili Pemkab Bone.   Kegiatan ini berlangsung di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Bone, Jalan Petta Ponggawae, Watampone, Selasa (12/5/2026), serta turut disaksikan Asisten I Setda Bone, Drs. Andi Amran, dan Plt Kepala DTSP Bone Andi Irma. Pinca BankSulsebar Cabang Bone, Muhammad Anas menjelaskan…

EKOBIS

BONE, KABARBONE.COM – Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, menegaskan pentingnya optimalisasi lahan rawa (OPLAH) sebagai langkah strategis dalam meningkatkan produksi pertanian sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintahan Prabowo Subianto serta target Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan tanam padi perdana di Kelurahan Maccope Kecamatan Awangpone, Bone, Sulsel Rabu (6/5). Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Komisi II DPRD Bone Andi Idris Rahman, Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Bone Nurdin, Camat Awangpone Andi Aidil, kepala BPP, penyuluh pertanian, kelompok tani serta sejumlah kepala desa di wilayah tersebut. Dalam arahannya, Bupati Andi…

EKOBIS

BONE, KABARBONE.COM – Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, meresmikan toko perlengkapan baking Indo Bake Supply yang berlokasi di Jalan Makmur, Kelurahan Watampone, Kecamatan Tanete Riattang, Rabu (22/4/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan sektor usaha mikro, khususnya di bidang kuliner dan baking yang terus berkembang di Kabupaten Bone. Dalam sambutannya, Bupati Bone menyampaikan apresiasi dan dukungan atas hadirnya Indo Bake Supply. Ia berharap usaha tersebut mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru. “Tentu kami mendukung dan berharap usaha ini bisa berkembang serta memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Owner Indo Bake Supply, Valencia Tahar, mengungkapkan…

EKOBIS

BALIKPAPAN, KABARBONE.COM – Pemerintah Kabupaten Bone menunjukkan langkah serius dalam memperkuat posisi di sektor energi nasional. Hal ini ditandai dengan undangan khusus yang diterima Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, untuk menghadiri Workshop Kegiatan Usaha Hulu Migas Indonesia yang diselenggarakan SKK Migas. Kegiatan yang berlangsung pada 20–22 April 2026 di Hotel Pentacity Balikpapan, Kalimantan Timur, mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Bone dan Wajo, guna membahas penguatan sektor hulu minyak dan gas bumi. Kehadiran Bupati Bone dalam forum tersebut bukan sekadar seremonial. Agenda ini menjadi bagian dari tindak lanjut kerja sama strategis antara pemerintah daerah dan Energy…

EKOBIS

BONE, KABARBONE.COM – Pemerintah Kabupaten Bone terus berupaya meningkatkan kesejahteraan nelayan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi. Hal ini mengemuka dalam Dialog RRI yang digelar, Senin (13/4/2026), dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bone dan Perwakilan Kelompok Nelayan. Dalam dialog yang dipandu Andi Imran Bate Kepala Bidang Kenelayanan Dinas Keluatan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bone, Andi Lestariani Bahram, S.Pi., M.Si., mengungkapkan sejumlah persoalan utama yang dihadapi nelayan, mulai dari cuaca ekstrem hingga keterbatasan sumber daya manusia (SDM). Ia menjelaskan, Kabupaten Bone memiliki 27 kecamatan, dengan 10 kecamatan di antaranya merupakan wilayah pesisir dan panjang garis pantai mencapai…

EKOBIS

MAKASSAR, KABARBONE COM – Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI Tahun 2026 resmi digelar di Hotel Claro Makassar, Kamis (26/3/2026). Forum ini jadi ajang berkumpulnya saudagar dari berbagai daerah untuk membahas peluang bisnis hingga penguatan ekonomi. Sedikitnya 3.000 Saudagar Bugis – Makassar dari Sulsel hingga luar Sulsel hadir ambil bagian di momentum tahunan ini. Ketua Panitia, Ibnu Munzir, mengatakan PSBM tahun ini tak sekadar ajang silaturahmi. “Ini bukan hanya kumpul-kumpul, tapi ada diskusi ekonomi, business matching, sampai aksi sosial,” ujarnya. Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antar daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, Ketua…

EKOBIS

BONE, KABARBONE.COM – Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin memimpin Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bone yang berlangsung di Ruang Rapim Kantor Bupati Bone, Jalan Ahmad Yani, Kota Watampone, Selasa (17/3/ 2026). Rapat ini digelar sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi antar perangkat daerah dan instansi terkait dalam mengendalikan inflasi, terutama dalam menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat. Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna memastikan upaya pengendalian inflasi berjalan optimal dan berkelanjutan. Ia mengingatkan seluruh pihak agar terus aktif memantau perkembangan harga komoditas utama, menjaga kelancaran distribusi barang, serta…

DAERAH

BONE, KABARBONE.COM – Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, menginstruksikan pembentukan Kios Pangan Tripika hingga ke tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan sebagai upaya mempermudah akses masyarakat terhadap bahan pokok selama Ramadan 1447 Hijriah. Instruksi tersebut mencakup penempatan booth atau gerai di setiap kios dengan menyediakan komoditas penting seperti beras SPHP, gula pasir, minyak goreng, serta bahan pokok lainnya. Seluruh bahan pangan akan dititipkan dan dikelola secara bergantian oleh staf yang ditunjuk, bekerja sama dengan Perum Bulog dan pemerintah daerah. “Minimal ada beras SPHP, gula, dan minyak dari Bulog,” ujar Andi Asman Sulaiman, Kamis (19/2/2026). Selain komoditas utama, pemerintah daerah juga mendorong…