KABARBONE.COM, BONE – Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menyatakan Pemerintah Kabupaten Bone di bawah nahkoda Bupati Bone Andi Asman Sulaiman (BerAmal) dan dirinya berkomitmen untuk merealisasikan janji politiknya 5 tahun ke depan kepada masyarakat Bone.
Hal ini ia tegaskan saat kegiatan Dialog 100 Hari Kerja Pemerintahan BerAmal yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wakil Bupati Bone, Jumat malam (30/5).
“Saya dan pak Bupati Bone (Andi Asman, red) berkomitmen untuk merealisasikan janji politik kami 5 tahun ke depan, tapi tentu bertahap,” ungkapnya dihadapan peserta dialog.
Kata Andi Akmal dibawah nahkoda Bupati Andi Asman Sulaiman dan dirinya, sejumlah program 100 hari kerja telah diwujudkan sebagai wujud komitmennya.
Diantaranya kata dia, transformasi tata kelola pemerintahan dengan melakukan pendisiplinan ASN, launching program adminduk di 5 kecamatan, launching program seragam sekolah gratis untuk siswa SD dan SMP, serta penyaluran bantuan program pertanian kepada petani untuk mewujudkan ketahanan pangan.
Termasuk kata Andi Akmal, Pemerintahan BerAmal berhasil mengantar Kabupaten Bone mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh BPKP.
“Program yang telah kita jalankan ini tak lain sebagai wujud komitmen kami berdua untuk mewujudkan Bone Maberre (Mandiri, Berkeadilan, Berkelanjutan),” tuturnya.
Kata Andi Akmal, kebijakan efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat berdampak terhadap sejumlah program yang telah direncanakan sebelumnya.
Termasuk anggaran OPD yang banyak di efisiensi untuk dialihkan untuk program yang dapat dinikmati langsung oleh masyarakat.
“Alhamdulillah, pak sekda dan semua pimpinan OPD kompak meski biaya perjalanan dinas, dan TPP dipangkas. Tapi hasilnya, setelah kita lakukan efisiensi, ada anggaran sekitar Rp 80 miliar dialihkan untuk pembangunan infrastruktur jalan tahun ini,” jelasnya.
Kata Andi Akmal sejumlah langkah juga telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Bone dengan intens menjemput bola dengan berkordinasi dengan pemerintah provinsi dan sejumlah kementerian lembaga di Jakarta.
“Alhamdulilah, saya dan pak Bupati bolak balik ke Jakarta dan provinsi untuk menjemput anggaran. Hasilnya tahun ini kita dapat dari pusat sebesar Rp 70 miliar untuk pembangunan jembatan. Ada pembangunan sekolah rakyat di Bajoe dan Bakunge sebesar Rp 220 milar. Termasuk kami masih menunggu dana inpres untuk perbaikan infrastruktur
“Dan semoga, dengan bantuan anggaran dari provinsi dan pusat ini, bisa realisasikan pembangunan jalan aspal minimal 100 kilometer per tahun,” terangnya.
Andi Akmal juga mengatakan prioritas pemerintah BerAmal ke depan yakni bagaimana memaksimalkan potensi yang ada di Bone agar dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Tentu harus ada kolaborasi bersama antara pemerintah, DPRD, masyarakat, perguruan tinggi, termasuk orang-orang Bone yang berkiprah di luar, agar dapat berkontribusi untuk kemajuan Bone,” tuturnya.
Hadir dalam dialog tersebut, Pj Sekda Bone Andi Saharuddin, Para Asisten dan Pimpinan OPD Pemkab Bone.
Hadir pula sejumlah akademisi, praktisi ,dan perwakilan sejumlah organisasi kemasyarakatan dan media. (*)















