KABARBONE.COM, BONE – Program 100 Hari Kerja Beramal Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, kembali menorehkan langkah nyata bagi pembangunan sektor pertanian. Untuk mendukung produktivitas lahan pertanian di Bone, tak tanggung-tanggung sebanyak ratusan alsintan (Alat Mesin Pertanian) dibagikan kepada 202 kelompok tani (Poktan) yang di pusatkan di Desa Pattiro, Kecamatan Dua Boccoe. Alsintan yang dibagikan terdiri dari 202 unit hand traktor, 429 unit pompa air, dan 29 unit combine harvester (Alat Mesin Pemotong Padi). Bantuan alsintan ini bersumber dari anggaran Kementerian Pertanian melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran program ini….
alat mesin pertanian
Soal Dugaan Marak Jual Beli Bantuan Alsintan di Kampung Mentan, Plt Kadis TPHP Sebut Belum Terima Laporan
KABARBONE.COM, BONE – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, Perkebunan (TPHP) Kabupaten Bone Nurdin menyebut soal dugaan maraknya jual beli bantuan alat dan sistem pertanian (Alsintan) di wilayah kerjanya belum ia dapatkan informasi maupun aduan dari kelompok tani Ia menyebut penyaluran bantuan alsintan selama ini sudah sesuai prosedur berdasarkan usulan masing-masing kelompok tani (Koptan) berdasarkan hasil usulan di musrenbang maupun hasil pokok-pokok pikiran hasil reses Anggota DPRD yang telah melalui verifikasi dan evaluasi kelayakan kelompok penerima manfaat. Begitupun bantuan alsintan yang bersumber dari Kementerian Pertanian melalui anggaran APBN itu berdasarkan usulan kelompok tani atau aspirasi dari Anggota DPR…
Rugikan Petani, Jual Beli Alsintan Diduga Marak Terjadi di Kampung Mentan, Ada Setoran Hingga Ratusan Juta Rupiah ke Mafia ?
KABARBONE.COM, BONE – Jual beli bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) ternyata diduga marak terjadi di kampung Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Meski dengan tegas Mentan Andi Amran Sulaiman meminta masyarakat agar melaporkan ketika ada temuan jual beli alsintan, namun hal itu sulit terungkap. Hal ini karena diduga dikendalikan oleh oknum mafia yang dekat dengan kekuasaan dan dilakukan secara rapi serta terselubung. Dan ada saja yang oknum yang memanfaatkan bantuan pemerintah tersebut sebagai komoditi jualan ke kelompok tani hingga menarik upeti sebagai balas jasa meloloskan proposalnya di dinas terkait. Hal ini tentu sangat merugikan…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.