TEKNO & SAINS

Dampak Corona, Digital Banking di RI Makin Menggeliat

698
×

Dampak Corona, Digital Banking di RI Makin Menggeliat

Sebarkan artikel ini

KABARBONE.COM, JAKARTA – Gebrakan atau inovasi di era revolusi industri 4.0 telah menimbulkan fenomena disrupsi tidak hanya di sektor riil tetapi juga di sektor keuangan terutama perbankan. Pandemi Covid-19 yang kini merebak bahkan menjadi katalis bagi industri perbankan RI untuk segera mengadopsi model digital banking.

Dalam beberapa tahun belakangan ini industri financial technology (fintech) menjadi semakin marak dan membawa ancaman bagi para pemain di sektor perbankan dalam negeri.

Kemunculan platform dompet digital (e-wallet) hingga peer to peer lending membuat bank-bank konvensional menjadi lebih agresif dalam melakukan transformasi digital.

Para pemain lama berlomba-lomba untuk melakukan permak diri dan berubah menjadi digital banking agar tetap relevan dengan perkembangan zaman serta mengikuti kebutuhan pelanggan/nasabah.

Sebut saja BTPN dengan platform Jenius-nya yang diluncurkan empat tahun silam. Melalui platform tersebut, nasabah tidak perlu lagi pergi ke kantor cabang untuk membuat rekening baru.

Hanya butuh sentuhan jari dan waktu kurang dari setengah jam untuk membuka akun baru. Melalui platform tersebut nasabah juga bisa mengatur keuangannya melalui penempatan dana untuk tabungan, deposito, bertransaksi, jual beli valas hingga memonitor pengeluarannya.

Upaya menjadi bank digital juga dilakukan oleh bank-bank lain baik BUMN, swasta nasional hingga bank asing yang menancapkan bisnisnya di dalam negeri. Sebagai salah satu bank dengan aset terbesar di Asia Tenggara, DBS juga tak mau kalah.

Dengan mengusung slogan ‘Live more, Bank less’, DBS meluncurkan platform Digibank yang juga bisa digunakan untuk membuat akun baru, memenuhi kebutuhan transaksi nasabah hingga pengajuan kredit seperti KTA.

Tak ketinggalan, bank-bank BUKU IV dengan aset terbesar di Tanah Air seperti BCA, BRI, BNI dan Bank Mandiri turut serta menyemarakkan persaingan dengan mencoba mengadopsi model bisnis bank digital.

BCA misalnya, melalui kanal mobile banking miliknya, bank dengan kapitalisasi pasar terbesar di Indonesia tersebut juga sudah memperkenalkan layanan pembukaan akun baru hingga penggunaan QR code untuk transaksi.

Tak sampai di situ saja, ambisi BCA untuk menjadi digital bank juga dilakukan dengan menyuntik modal Bank Royal senilai Rp 1 triliun untuk menggarap menggarap segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Trio bank pelat merah RI yakni BRI, BNI dan Mandiri pun melakukan langkah yang serupa. Sebagai bank dengan aset terbesar di Indonesia BRI juga terus berupaya mewujudkan ambisinya dalam melakukan transformasi digital.

BRI mencoba membangun ekosistem digitalnya melalui berbagai kerja sama dengan perusahaan rintisan fintech hingga online travel agent (OTA) untuk menjangkau konsumen dan memenuhi kebutuhan transaksional hingga kreditnya.

Semangat mewujudkan digital banking juga sangat kental terasa di antara bank-bank swasta nasional yang menghuni BUKU III. Ambil contoh bank Mega. Melalui platform mobile banking miliknya yang dinamai M-Smile, kini nasabah juga bisa memenuhi kebutuhan akan investasinya.

Kini nasabah bank Mega bisa membandingkan berbagai macam reksadana berdasarkan tipe hingga manajer investasinya. Semua ini sekali lagi dilakukan untuk bisa menjangkau nasabah dengan lebih dekat.

Pandemi Covid-19 telah memaksa ratusan juta rakyat Indonesia untuk berdiam diri di rumah. Dengan adanya perkembangan teknologi yang cepat ini memungkinkan masyarakat untuk tetap beraktivitas meski di dalam rumah.

Melihat tren jumlah pengguna internet di Indonesia yang terus tumbuh hingga mencapai 170 juta orang pada 2019, ditambah dengan penetrasi ponsel pintar (smartphone) yang meningkat di berbagai kalangan serta tren transaksi non-tunai yang ‘kue’-nya semakin membesar, ini adalah peluang besar bagi bank untuk menggarap bisnis digital.

Lagipula dengan memanfaatkan teknologi digital bank pun bisa mendapat keuntungan dari sisi efisiensi biaya. Melalui teknologi digital wilayah geografis Indonesia yang terfragmentasi bukan lagi menjadi alasan. Apalagi jika melihat data bahwa jangkauan akses internet sudah semakin meluas jelas ini pasar yang menarik untuk digarap.

Mengutip Kementerian Komunikasi dan Informatika, jaringan internet 4G telah melayani 82% wilayah Indonesia. Dengan begitu, masyarakat di seluruh pelosok negeri pun berpeluang besar mengakses layanan digital dari perbankan.

Di sisi lain masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan di Tanah Air juga masih sangat tinggi. Berdasarkan kajian Google, Bain & Temasek yang dirilis tahun lalu, ada 92 juta orang Indonesia yang masuk kategori unbanked. Artinya peluang yang ada memang sangatlah besar.

Dalam riset terbarunya, Fitchratings mengatakan bahwa para pemain lama di sektor perbankan akan semakin agresif mengejar agenda transformasi digital akibat adanya Covid-19. Hal ini tentu menjadi ancaman bagi para pemain baru atau yang disebut sebagai neobanks.

Apalagi dari sisi permodalan bank-bank ini bisa dibilang lebih punya banyak ruang daripada pemain baru seperti fintech yang kebanyakan dibekingi oleh pemodal ventura (venture capital) yang masih harus bakar uang.

Awalnya neobank ini menjadi ancaman bagi bank-bank konvensional akibat model bisnisnya. Namun kini dengan agresifnya bank-bank konvensional untuk menjadi bank digital persaingan pun menjadi semakin semarak.

Uniknya lagi, meski persaingan menjadi semakin ketat, nilai-nilai kolaborasi juga sangat terlihat baik antara bank maupun penantangnya dari perusahaan fintech.

Ke depan berbagai bentuk kolaborasi masih akan terus terjadi, bahkan akan sangat memungkinkan adanya aksi konsolidasi seperti merger dan akuisisi baik bank ke fintech maupun sebaliknya seperti fintech yang mencaplok bank seperti yang dilakukan oleh perusahaan rintisan fintech Akulaku yang mengakuisisi Bank Yudha Bakti setahun silam.

(Source: CNBC Indonesia /dy)

Tinggalkan Balasan

EDUKASI

Banjarmasin, 6 Oktober 2025 – Kafilah Orange Muda dari Institut Teknologi B.J. Habibie (ITH) secara resmi menghadiri Opening Ceremony Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN) XVIII yang digelar di Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kehadiran delegasi ITH tersebut menjadi bentuk nyata komitmen kampus dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa di bidang keagamaan, khususnya dalam syiar dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an di lingkungan perguruan tinggi. Setelah mengikuti pembukaan yang berlangsung khidmat, para peserta dari ITH siap melanjutkan perjuangan dalam berbagai cabang lomba yang dipertandingkan untuk kategori dari Desain Aplikasi Komputer Al-Qur’an, Hifzhil Qur’an dan Karya Tulis Ilmiah. Salah satu peserta dari…

TEKNO & SAINS

KABARBONE.COM, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sulawesi Selatan Sukarniaty Kondolele mengatakan perlu adanya regulasi untuk pembatasan digital bagi anak di era sekarang. Menurutnya, hal itu perlu dilakukan mengingat kasus kriminalitas di Sulawesi Selatan cukup besar melibatkan anak sebagai pelaku. “Tidak bisa kita pungkiri bahwa salah satu penyebabnya karena digitalisasi,” ujar Sukarniaty pada kegiatan yang digelar Unicef bersama Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Kota Makassar, di Hotel Grand Asia, Senin, 20 Februari 2023. Ani sapaan akrabnya mengatakan regulasi pembatasan digitalisasi untuk anak di bawah umur segera digodok tahun ini. Nantinya, Diskominfo akan bekerja sama dengan sejumlah dinas terkait…

TEKNO & SAINS

KABRBONE.COM, WATAMPONE- Sejumlah vaksin saat ini sudah mulai didistribusikan bahkan digunakan di beberapa negara. Dua negara Amerika dan China memiliki beberapa jenis vaksin tersebut. Contohnya Amerika memiliki Moderna dan Pfizer sementara China dengan Sinopharm serta Sinovac. Keempatnya sudah pernah diuji dan memiliki keefektifan masing-masing. Berikut tingkat kemajuran dari masing-masing vaksin dua negara tersebut, dirangkum KABARBONE.COM dari CNBC Indonesia, Jumat, 8 Januari 2020. Vaksin Covid-19 China China memiliki dua vaksin yang sudah mengumumkan tingkat efektivitas dan kemanjurannya yakni Sinovac dan Sinopharm. Keduanya sudah melewati uji klinis yang dilakukan di sejumlah negara. Di Brasil, Sinovac telah melakukan uji klinis dengan 13 ribu…

TEKNO & SAINS

KABARBONE.COM – Teknologi 5G tengah ramai diperbincangkan masyarakat, bahkan Pemerintah Indonesia sudah berambisi untuk menggelar jaringan 5G di tahun 2021. Pertanyaannya apa yang dimaksud dengan teknologi 5G dan apa kegunaannya? Dilansir dari CNN Business International, 5G adalah sebuah teknologi nirkabel berikutnya dari konektivitas seluler yang diharapkan dapat mengubah cara hidup dan pekerjaan seseorang. Selain memiliki jaringan yang lebih cepat, teknologi 5G mampu untuk menangani lebih banyak perangkat dibandingkan dengan pendahulunya 4G LTE. Lalu apa gunanya untuk aktivitas sehari-hari? well, karena kecepatan yang lebih ngebut dibandingkan pendahulunya, 5G diprediksi akan menjadikan konektivitas lebih baik lagi dari sebelumnya. Dikutip dari Techradar, ada…

TEKNO & SAINS

KABARBONE.COM, PALAKKA- Bupati Bone, H. A. Fahsar Mahdin Padjlangi menghadiri kegiatan launching aplikasi proyek perubahan Lapor Pak Camat yang digelar di Desa Lemoape Kecamatan Palakka,Kabupaten Bone, Rabu 9 Desember 2020, pagi. Aplikasi Lapor Pak Camat ini merupakan implementasi proyek perubahan Camat Palakka Andi Ikbar Baso, S.H. yang saat ini mengikuti pelatihan kepemimpinan administrator (PKA) yang dilaksanakan BPSDM Kemendagri Regional Makassar. Bupati Bone bersama rombongan berangkat ke Desa Lemoape dengan menggunakan sepeda atau gowes bersama unsur pimpian Forkopimda Kabupaten Bone diantaranya Dandim 1407 Letkol Kaveleri Budiman, Sekda Bone Drs A Islmuddin, dan pejabat OPD lainnya. Turut hadir Forkopimcam Palakka dan kepala…

TEKNO & SAINS

KABARBONE.COM – Mobil terbang menjadi teknologi masa depan yang banyak dikembangkan beberapa negara. Melihat jalan darat yang semakin padat, mobil terbang mungkin menjadi solusinya. Turki, menjadi salah satu negara yang mengembangkan mobil terbang. Mobil terbang racikan Turki itu berhasil mengangkasa dalam uji terbang perdananya. Mobil terbang bernama Cezeri itu didesain dan dikembangkan oleh orang-orang lokal Turki. Media lokal menyebutnya sebagai mobil terbang. Tapi, tampilannya seperti sebuah quadcopter yang menyediakan tempat duduk untuk satu orang. ‘Mobil terbang’ ini memiliki kemampuan lepas landas dan mendarat secara vertikal. Selama uji terbang baru-baru ini, Cezeri diterbangkan beberapa kaki di atas tanah melalui remote control. Direktur…

TEKNO & SAINS

KABARBONE.COM, WATAMPONE – Vivo X50 Series hadir sebagai smartphone yang mengunggulkan fotografi. Namun bukan itu saja, duo Vivo X50 dan X50 Pro juga punya performa mumpuni dan kapasitas memori besar. Vivo X50 Pro ditenagai Chipset Snapdragon 765G 5G Soc dan Vivo X50 mengandalkan chipset Snapdragon 730. Kinerja perangkat didukung RAM 8 GB dan ROM untuk penyimpanan internal berkapasitas 128 GB pada Vivo X50 dan 256 GB pada Vivo X50 Pro. Kombinasi chipset dan memori besar menyokong penggunaan berbagai aplikasi dengan mulus, serta melakukan multitasking tanpa kendala berarti. Mengandalkan paket ‘jeroan’ yang dimiliki, duet smartphone terbaru Vivo tersebut dapat diandalkan untuk menyelesaikan…

TEKNO & SAINS

KABARBONE.COM, JAKARTA – Setelah heboh gerhana matahari cincin–tampak sebagai gerhana matahari sebagian dari wilayah Indonesia–sepekan lalu, sisa akhir Juni ini masih menyimpan dua fenomena astronomi yang bisa dinikmati. Keduanya adalah Bulan fase perbani awal pada Minggu 28 Juni dan Bulan yang berada di titik terjauhnya dari Bumi pada Selasa 30 Juni 2020. Dilansir dari Tempo.co, berdasarkan informasi yang dibagikan Pusat Sains Antariksa dan Atmosfer Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Bulan fase perbani awal terjadi pada pukul 15.16 WIB pada jarak 369.921 kilometer dari pusat Bumi. Pada saat itu Bulan, Bumi, dan Matahari akan membentuk sudut 90 derajat atau sudut siku-siku. Bulan…