BONE, KABARBONE.COM – Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, meninjau langsung lokasi musibah kebakaran yang menimpa warga di Desa Mattaropuli, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Sabtu, (3/1/2026).
Kunjungan ini merupakan bentuk kepedulian serta respons cepat Pemerintah Kabupaten Bone terhadap warga yang terdampak bencana.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati Bone didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bone Hj. Maya Damayanti, Penjabat Sekretaris Daerah Bone Andi Saharuddin, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Budiono, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan drg. Yusuf Tolo.
Hadir pula Camat Bengo Asy’ari Pratama Hadipaty, serta aparat Desa Mattaropuli.
Wakil Bupati Bone melihat langsung kondisi rumah warga yang mengalami kerusakan akibat kebakaran.
Ia juga berdialog dengan para korban dan aparat desa untuk menggali kronologi kejadian sekaligus mengidentifikasi kebutuhan mendesak pascakebakaran.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bone, kami turut prihatin atas musibah yang dialami warga. Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan perhatian dan penanganan yang dibutuhkan,” ujar Andi Akmal Pasluddin di sela-sela kunjungannya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bone berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat dan bencana. Kehadiran pemerintah, kata dia, merupakan bentuk tanggung jawab sekaligus empati kepada warga.
“Kami telah menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk segera melakukan pendataan korban serta menyalurkan bantuan sesuai ketentuan yang berlaku agar dapat meringankan beban masyarakat,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Bone berharap para korban diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini, serta proses pemulihan dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Diketahui, ebakaran hebat melanda Dusun Lalebata, Desa Mattaropuli, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Jumat sore (2/1/2026) kemarin.
Tiga unit rumah warga nyaris rata dengan tanah setelah dilalap si jago merah sekitar pukul 14.30 WITA.
Api diduga berasal dari korsleting kabel aliran listrik di rumah panggung milik Kamaruddin (52).
Percikan api muncul dari lantai dua rumah tersebut, lalu dengan cepat menjalar ke plafon rumah yang terbuat dari anyaman bambu, sehingga kobaran api sulit dikendalikan.
Tidak hanya rumah Kamaruddin yang terbakar, api juga merembet ke rumah permanen milik Sekretaris Camat Amali, Syahruddin, yang berada persis di samping lokasi awal kebakaran.
Selain itu, satu rumah semi permanen milik Sitti Rabiah Amir (52) yang berada di bagian belakang turut dilahap api.
Kobaran api baru berhasil dijinakkan sekitar pukul 16.30 WITA setelah tiga unit armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. (*)















