KABARBONE.COM, BONE – Perpustakaan Mandiri Desa Bacu, Kecamatan Barebbo, mendapatkan golden tiket mewakili Kabupaten Bone untuk mengikuti lomba Perpustakaan Desa tingkat Provinsi Sulawesi Selatan setelah pecah telur, keluar sebagai juara 1 pada Lomba Perpustakaan Desa Tingkat Kabupaten Bone tahun 2025.
Hal tersebut berdasarkan penilaian akhir tim penilai dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bone yang diumumkan hari ini, Selasa (3/5/2025).
Perpustakaan Mandiri Desa Bacu dinobatkan sebagai juara 1 setelah melalui serangkaian penilaian dari 25 besar menjadi 6 besar hingga dinyatakan terbaik satu.
Juara 2 ditempati Perpustakaan Mattiro Deceng Desa Watu Kecamatan Barebbo, Juara 3 diraih Perpustakaan Al Ashar Desa Ulaweng Cinnong Kecamatan Ulaweng.
Sedangkan Juara Harapan 1 diraih Perpustakaan Tomacca Desa Pallawa Kecamatan Tellu Limpoe, Juara Harapan 2 diraih Perpustakaan Mappaita Deceng Desa Parippung Kecamatan Barebbo.
Dan Juara Harapan 3 diraih Perpustakaan Mappalo Ulaweng Mabessa, Desa Mappalo Ulaweng Kecamatan Awangpone.
Kepala Desa Bacu Andi Darmawati, S.Pd.SD kepada kabarbone.com, mengucapkan rasa bangga atas raihan yang ditelurkan perpustakaan yang dirintisnya itu.
“Sebagai kepala desa, saya merasa bangga dan bersyukur karena Perpustakaan Mandiri yang kita bangun bersama telah dipercaya untuk mewakili Kabupaten Bone dalam lomba perpustakaan desa tingkat Provinsi Sulawesi Selatan,” ungkapnya, Selasa (3/5/2025).
“Ini bukan hanya sebuah pencapaian administratif, tapi merupakan bukti nyata dari semangat gotong royong, kepedulian terhadap literasi, dan kerja keras seluruh elemen masyarakat desa,” ungkap Kepala Desa Perempuan ini.
Ia pun berharap, Perpustakaan Mandiri Desa Bacu tidak hanya sampai pada ajang perlombaan, akan tetapi menjadi pusat literasi pembelajaran masyarakat, dalam membangun sumber daya manusia (SDM) warga desanya.
“Harapan saya, Perpustakaan Mandiri tidak berhenti hanya sampai pada ajang perlombaan ini, tetapi terus berkembang menjadi pusat kegiatan belajar masyarakat desa yang hidup, dinamis, dan inspiratif. Saya ingin perpustakaan ini menjadi ruang terbuka bagi anak-anak yang haus ilmu, bagi remaja yang ingin mengembangkan potensi, serta bagi orang tua yang ingin terus belajar dan membimbing generasi berikutnya.
Kedepannya, kata Kepala Desa Bacu Andi Darmawati Perpustakaan Mandiri mampu menjadi model dan inspirasi bagi desa-desa lain.
Kata dia, bahwa dari pelosok pun bisa lahir pusat literasi yang berdaya saing dan mampu membawa nama baik daerah di tingkat yang lebih tinggi.
“Mari kita jaga, rawat, dan kembangkan bersama, karena perpustakaan adalah jendela masa depan desa kita,” ajaknya.
Punya Koleksi Buku Ribuan, Hingga Taman Baca

Diketahui, Perpustakaan Mandiri Desa Bacu yang dibangun pada tahun 2023 ini diketahui memiliki koleksi buku hingga 4.000 eksamplar, layanan baca buku manual, taman pojok membaca, baca buku lewat komputer, hingga layanan wifi gratis kepada warga.
Tidak tanggung-tanggung Perpustakaan Mandiri Desa Bacu ini juga dilengkapi 7 buah Komputer dan 5 buah tablet yang terhubung langsung dengan internet. (*)















