HEADLINENEWS

Deretan Kasus yang Ditangani Pengacara Rudi S Gani di Bone Sebelum Tewas Ditembak di Malam Tahun Baru

1612
×

Deretan Kasus yang Ditangani Pengacara Rudi S Gani di Bone Sebelum Tewas Ditembak di Malam Tahun Baru

Sebarkan artikel ini

KABARBONE.COM, BONE – Kasus penembakan yang dilakukan orang tak dikenal (OTK) yang menimpa Rudi S Gani, pengacara alamat Kota Makassar, Sulawesi Selatan yang terjadi di Dusun Limpoe, Desa Pattukku Limpoe, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, di malam tahun baru 31 Desember 2024 sekitar Pukul 21.30 Wita masih misteri.

Hingga hari kedua setelah peristiwa tragis yang menimpa suami Hj Maryam yang menyebabkan meninggal dunia, pelaku penembakan hingga kini masih belum diketahui indentitasnya.

Kasat Reskrim Polres Bone AKP Yusuf Yusriadi yang dikonfirmasi kabarbone.com, menjelaskan masih melakukan proses lidik di tempak kejadian perkara (TKP).

“Kami masih di TKP. Mohon doanya agar kasus ini segera terungkap,” kata Yusuf saat dikonfirmasi, Kamis (2/1/2025) pagi.

Kejadian ini pun menjadi perhatian publik, bahkan kematian pengacara Rudi yang tertembak menjadi headline di sejumlah TV Nasional pagi ini, Kamis (2/1/2025).

Penuturan Kepala Desa Patukku Limpoe

Sedangkan, Kepala Desa Pattuku Limpoe Suryani, S.Pd yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon turut prihatin atas peristiwa yang menimpa Rudi S Gani.

Dia mengatakan jika isteri korban yakni Hj Maryam masih ada hubungan keluarga dan sepengatahuannya, korban selama ini cukup bergaul dengan warga di Desa Pattuku Limpoe dan tidak pernah terlibat cekcok dengan masyarakat setempat.

“Korban (Rudi,red) selama ini bergaul di masyarakat, apalagi isterinya masih ada hubungan keluarga. Memang sering bikin acara makan-makan kalau kembali di Dusun Limpoe bersama keluarga, karena dia sering keluar kota urus kliennya dan biasanya dia bermalam di desa ini kalau ada urusannya di Bone. Kami juga kaget, tiba-tiba ada telepon warga, pas malam kejadian bahwa ada penembakan di Dusun Limpoe yang menimpa Rudi (korban,red), jelas Suryani saat dihubungi kabarbone.com, Kamis (2/1).

Baca Juga  Polisi Sita 11 Senapan Angin di Lokasi Penembakan Pengacara Rudi S Gani

Ia pun mengatakan saat malam kejadian, ia mendampingi pihak kepolisian dari Polres Bone di TKP yakni rumah Rudi S Gani.

Dari keterangan isteri korban Hj Maryam ke Suryani, sesaat sebelum kejadian, korban bersama isteri dan sejumlah keluarganya lagi bikin acara di rumahnya, yang sementara di bangun untuk dijadikan kantor pengacara.

Ia menjelaskan saat kejadian penembakan, Rudi sementara makan dengan posisi duduk pas berhadapan dengan pintu masuk rumah, yang belum ada daun pintu dan hanya ada jaring-jaring pengaman.

“Rumahnya itu kan sementara dibangun, dan Rudi saat kejadian duduk depan pintu menurut pengakuan isterinya saat saya tanya malam kejadian. Pas kejadian, keluarga tidak mendengar ada letusan karena sementara juga nyalakan musik dari speaker, dan isterinya hanya melihat korban tiba-tiba tersungkur, dengan bersimbah darah di badannya. Awalnya kata isterinya diduga pecah pembuluh darahnya, hingga dilarikan puskesmas. Dari keterangan Puskesmas korban dinyatakan tertembak, dan meninggal dunia” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa tak ada mobil yang mencurigakan singgah depan rumah korban sesaat sebelum kejadian penembakan menurut keterangan keluarga korban.

“Tidak ada mobil singgah atau lewat saat kejadian. Yang ada mobil korban terparkir di depan rumah. Begitupun kendaraan motor lewat juga tak ada. Suara anjing pun saat kejadian tidak ada. Hal itu berdasarkan keterangan dari warga tetangga korban saat saya tanya malam kejadian. Suara letupan juga tidak ada terdengar, karena saat itu dirumah korban ada speaker karoke yang bunyi keras,” jelas Suryani.

“Di Dusun Limpoe, rumah korban cukup terisolasi karena hanya ada 3 rumah di lokasi ia tinggal, yakni rumah korban dan dua rumah depan rumahnya. Jarak rumah korban di Dusun Limpoe, 2 km dari kantor desa,” ungkapnya.

Baca Juga  Kronologi Detik-Detik Penembakan Pengacara di Bone Hingga Tewas, Terdengar Letusan Satu Kali

Rudi Tangani Sejumlah Kasus Sengketa Lahan di Dusun Limpoe

Kepala Desa Pattuku Limpoe Suryani menjelaskan mengenal baik sosok Rudi S Gani dan tahu berprofesi sebagai pengacara.

Dari penuturan kepala desa perempuan ini, korban sering keluar kota seperti Makassar dan Pangkep untuk tangani sejumlah perkara kliennya.

Di desa Pattuku Limpoe sepengatahuan Suryani, Rudi diketahui juga mendampingi sejumlah kasus sengketa lahan warga Dusun Limpoe, Desa Pattukku Limpoe dimana ia berdomisili.

“Kliennya yakni Andi Hardis, Warga Dusun Limpoe yang bersengketa dengan Amir dan 4 warga lainnya di Dusun Limpoe yang juga warga kami. Andi Hardis gugat perdata lahan sawah milik Amir dan 4 warga lainnya dan sudah dieksekusi bulan Oktober 2023 lalu oleh pengadilan negeri. Namun pihak Amir dan 4 warga lainnya yang kalah dipengadilan, tetap menggarap sawah itu yang luasnya kurang dari 1 hektar,” jelasnya.

Sepengetahuan Suryani, Rudi (korban,red) menjadi kuasa hukum Andi Hardis melaporkan Amir dan 4 warga lainnya di Polres Bone atas kasus penyerobotan lahan.

“Amir dan 4 orang lainnya sudah berjalan kasusnya dan ditetapkan tersangka penyerobotan lahan atas laporan Andi Hardis. Dan sementara bergulir di persidangan pengadilan negeri watampone. Ke 5 tersangka warga kami ini statusnya tersangka tapi tidak ditahan. Saya juga sebelumnya pernah dimintai keterangan di Polres Bone saat ada laporan dari Andi Hardis yang kuasa hukumnya adalah Rudi (Korban,red),” ungkapnya lagi.

Lanjut Suryani mengatakan, sepengatahuannya, korban juga mendampingi kasus sengketa lahan kemiri di Dusun Limpoe yang melibatkan dua kerabat dekat isteri korban, yakni H. Talatatta dan Hj. Irma yang berselisih.

“H. Talatta ini mengkalim kebun kemiri milik Hj Irma di Dusun Limpoe. Dan Rudi (Korban,red ) mendampingi H Talatta keluarga isterinya yang dilapor oleh Hj Irma di kepolisian karena dituduh penyerobotan lahan,” jelasnya.

Baca Juga  Hari Ke 4 Pasca Penembakan Pengacara Rudi S Gani, Polisi Masih Kesulitan Ungkap Identitas Pelaku

“Orang tua Hj Irma yakni H Ondeng dengan H Talatta masih saudara. Tapi yang saya tahu, Rudi (Korban,red) belum resmi jadi kuasa hukum, tapi ia turut mendampingi H Talatta selaku terlapor kasus penyerobotan lahan kemiri yang disengketakan,” tukasnya. (ded/*).

NEWS

KENDARI, KABARBONE.COM – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (29/5/2026). Dalam ajang bergengsi tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berhasil meraih Terbaik 1 Creative Financing Regional Sulawesi 2026 sekaligus memperoleh insentif Rp 3 miliar. Penghargaan diterima langsung Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. “Alhamdulillah, Provinsi Sulawesi Selatan menerima penghargaan Terbaik 1 sebagai Provinsi Creative Financing Regional Sulawesi Tahun 2026 dari Kementerian Dalam Negeri,” ujar Andi Sudirman Sulaiman. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan penilaian dilakukan secara objektif berbasis data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kemendagri serta dibagi per…

NEWS

BONE, KABARBONE.COM – Suasana khidmat menyelimuti Aula Lateya Riduni, Kabupaten Bone, Senin (25/5/2026), saat Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Kepala Desa Terpilih Pergantian Antar Waktu (PAW) hasil Pilkades PAW 2026. 18 kepala desa yang dilantik merupakan hasil Pilkades Antar Waktu yang digelar Kamis (21/5) belum lama ini. Pelantikan tersebut turut didampingi Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, MM serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bone. Dalam sambutannya, Bupati Bone menegaskan bahwa jabatan kepala desa bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar yang lahir dari kepercayaan masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan…

NEWS

BONE, KABARBONE.COM – Menanggapi pemberitaan terkait meluapnya air hingga menggenangi Jalan Makmur dan Jalan Merdeka yang menimbulkan bau tak sedap, pihak Yayasan dan pengelola SPPG jalan Makmur dan Merdeka memberikan counter opini sekaligus klarifikasi menyeluruh. ​ Warga sempat mengeluhkan dan menduga bahwa genangan tersebut bersumber dari kegagalan pengelolaan limbah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).   Namun, setelah dilakukan pengecekan langsung di lapangan, ditemukan bahwa penyebab utama luapan air adalah tersumbatnya saluran drainase akibat sedimentasi (pengendapan), banyaknya sampah plastik, serta sisa-sisa material dari pekerjaan selokan sebelumnya. Mendengar keluhan warga, Pembina Yayasan, Mujiburrahman, langsung mengambil langkah taktis. Ia segera berkoordinasi dengan Person in…

NEWS

BONE, KABARBONE.COM – Sorotan publik terhadap dugaan penguasaan sekitar 100 paket pengadaan di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Kabupaten Bone mendapat tanggapan dari pihak penyedia. Direktur CV Alfin, Alfin, memberikan klarifikasi bahwa seluruh proses pengadaan barang dan jasa yang dilakukan perusahaannya telah mengikuti mekanisme resmi melalui sistem E-Katalog. Menurutnya, sistem E-Katalog pada dasarnya dirancang untuk menjamin transparansi, efisiensi, serta mendorong persaingan usaha yang sehat, sekaligus memberdayakan pelaku usaha lokal yang memenuhi persyaratan. “Perusahaan kami merupakan perusahaan lokal yang telah terdaftar dan memiliki E-Katalog, sehingga sistem pembelanjaan berlangsung terbuka dan transparan,” ujar Alfin melalui keterangan resminya ke redaksi kabarbone.com, Jumat (22/5)….

NEWS

MEKKAH, ARAB SAUDI ‘ Selasa, 19 Mei 2026, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) Kloter UPG 33 yang membawa jamaah asal Kabupaten Bone, Selayar, dan Takalar melakukan kunjungan serta survei langsung ke lokasi pelaksanaan puncak ibadah haji, yakni Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan fasilitas bagi jamaah menjelang puncak ibadah haji yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 27 Mei 2026. Dalam rombongan tersebut, turut hadir Ketua Kloter, Taufiq, bersama dr. Muh Syahrial, S.Ked selaku dokter kloter, serta Ali Yahtas (PHD Pemprov Sulsel). Selain itu, juga ikut mendampingi H. Sulaeman, H. Nanang, dan satu Ketua…

DAERAH

BONE, KABARBONE.COM – Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, masih memprihatinkan. Sejumlah ruas jalan mengalami kerusakan cukup parah dan dinilai membahayakan pengguna jalan, bahkan telah beberapa kali memicu kecelakaan lalu lintas. Di tengah kondisi tersebut, warga memilih tidak tinggal diam. Mereka turun langsung melakukan perbaikan secara mandiri melalui swadaya dan gotong royong. Seperti yang dilakukan warga Desa Waetuo dan Desa Gona, Kecamatan Kajuara. Dengan patungan, warga membeli material berupa sirtu untuk menutup jalan berlubang di ruas Jalan Poros Sinjai–Palattae, tepatnya di wilayah Kecamatan Kahu, Bone. Perbaikan dilakukan secara sederhana dengan menghamparkan material di titik-titik kerusakan jalan. Aksi ini…

NEWS

BONE, KABARBONE.COM – Partai final Bone Beramal Cup (BBC) 2026 berlangsung dramatis dan penuh tensi di Stadion Lapatau Matanna Tikka, Kota Watampone, Minggu (17/5/2026). Palakka FC akhirnya keluar sebagai juara setelah menundukkan Lamuru FC lewat adu penalti dengan skor 4-3, usai kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu. Ribuan penonton memadati Stadion Lapatau untuk menyaksikan laga puncak turnamen sepak bola bergengsi di Kabupaten Bone tersebut. Atmosfer stadion begitu membara, seiring kedua tim tampil ngotot sejak menit awal. Pada waktu normal, Lamuru dan Palakka saling melancarkan serangan. Kedua tim sama-sama mampu mencetak satu gol sehingga skor 1-1 bertahan hingga…

NEWS

BONE, KABARBONE.COM – Sejarah baru tercipta dalam ajang sepak bola paling bergengsi antar kecamatan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Kecamatan Palakka sukses menorehkan tinta emas setelah keluar sebagai juara Bone Beramal Cup (BBC) 2026, usai menumbangkan Kecamatan Lamuru melalui drama adu penalti dengan skor 4-3. Partai final yang berlangsung di Stadion Lapatau Matanna Tikka, Minggu (17/5/2026) sore, berjalan sengit sejak menit awal. Kedua tim tampil dengan intensitas tinggi, saling menekan dan memperagakan permainan cepat yang memacu adrenalin ribuan penonton. Sejak sebelum laga dimulai, Lamuru FC memang lebih dijagokan. Materi pemain yang bertabur bintang membuat tim berjuluk Laskar Paddengeng itu diyakini…