Kantor Imigrasi Bakal Didirikan di Bone

KABARBONE.COM, WATAMPONE – Setelah Bupati Bone, A. Fahsar Mahdin Padjalangi menerima kunjungan kehormatan dari Harun Sulianto, Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham)Sulawesi  Selatan pada tanggal 30 Juli lalu 2020 lalu, hari ini Kamis 6 Agustus 2020, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bone, H. A. Islamuddin menerima kunjungan Dodi Karnida, Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan.

Dalam pertemuan tersebut hadir juga Asisten 1 Setda Bone A. M. Yamin dan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Watampone, Lukman.

Bacaan Lainnya

Silaturahmi tersebut antara lain membahas seputar potensi pelayanan keimigrasian di Kabupaten Bone yang selama ini untuk kepentingan jasa keimigrasian, masyarakat Bone biasa mengurus di Kantor Imigrasi (Kanim) Makassar atau Parepare.

Dodi menawarkan pendirian Unit Kerja Kantor Imigrasi (UKKI) yang merupakan cikal bakal berdirinya kantor imigrasi sehingga dalam UKKI tersebut terdapat pelayanan paspor untuk WNI maupun pelayanan izin tinggal untuk WNA.

“Untuk pendirian UKKI ini semua sarana prasarana disediakan oleh pemerintah daerah sedangkan pihak imigrasi hanya menyiapkan satu atau dua petugas penyedia dan kesisteman saja. Jadi gedung perkantoran dan semua isinya, pemeliharaanya serta pegawainya disediakan pemerintah daerah dan setelah lama beroperasi nanti, statusnya akan ditingkatkan menjadi kantor imigrasi setelah sebelumnya mendapat persetujuan dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB dan Kementerian Keuangan,” ungkap Dodi.

Dikatakannya lagi, jika sudah terdapat kantor imigrasi di Bone, maka ini akan menjadi kantor imigrasi yang keempat di Sulawesi Selatan setelah Makassar, Parepare dan Palopo. Setelah kantor imigasi berdiri nanti, maka keperluan keimigrasian bagi masyarakat tidak akan mahal dan lama lagi karena tidak harus berurusan di Makassar atau Parepare tetapi cukup di Bone saja”.

Baca Juga  Diresmikan Sekda Bone, Lurah Masumpu Gagas Gerai Maskulin

Setelah pertemuan tersebut, Dodi bersama Kalapas Watampone meninjau ruangan yg disediakan untuk layanan sementara Imigrasi di dalam kompleks Masjid Almarkaz Al Ma’arif.

Selanjutnya Dodi melakukan kunjungan ke Lapas Watampone, yang pada tahun 2109 lalu meraih predikat Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) dan ia optimistis tahun 2020 ini Lapas Watampone dapat meraih predikat tertinggi Reformasi Birokrasi yaitu Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). (dy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *