Diduga Melakukan Kecurangan Pemilu, Andi Akmal Laporkan Yusran Tajuddin di DKPP

Anggota DPR RI Andi Akmal Pasluddin melaporkan dugaan kecurangan Pemilu 2024 di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) (dok/istimewa)

KABARBONE.COM, JAKARTA – Anggota DPR RI Andi Akmal Pasluddin menyambangi Kantor Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP) di Jakarta, Senin (3/6/2024).

Kedatangan politisi PKS ini untuk melaporkan dugaan kecurangan Pemilu yang diduga dilakukan oleh Ketua KPU Bone Yusran Tajuddin pada pemilu 2024 Februari lalu.

Bacaan Lainnya

“Hari ini saya menyerahkan bukti adanya dugaan penambahan suara ke DKPP. Semua bukti percakapan, rekaman suara, dan video saya lampirkan,” ungkap Andi Akmal kepada kabarbone.com, Senin (3/6/2024).

Ia mengungkapkan kekecewaannya atas dugaan kecurangan yang terjadi, yang mencederai semangat demokrasi dan keadilan dalam pemilu.

“Kita tidak bisa tinggal diam melihat dugaan kecurangan yang terjadi di Kabupaten Bone. Ini adalah masalah serius yang harus segera ditangani dengan tegas dan transparan,” ungkapnya.

“Ini adalah dugaan pelanggaran pemilu. Kita berharap DKPP segera menangani cepat kasus ini,” katanya.

Ia menegaskan pentingnya integritas dan kredibilitas dalam setiap proses pemilu untuk memastikan hasil yang adil dan diterima oleh semua pihak.

Andi Akmal Pasluddin berharap adanya penyelesaian yang baik dan pemeriksaan yang mendalam terhadap dugaan kecurangan ini.

“Kita perlu melakukan investigasi yang teliti dan detail agar semua pihak bisa memahami kondisi sebenarnya dan menemukan solusi yang tepat,” tambahnya.

Lanjut Andi Akmal Pasluddin mengajak semua pihak untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh situasi yang berkembang.

“Saya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memperkeruh suasana,” ungkapnya.

Baca Juga  Dugaan Mafia Pupuk Subsidi Marak, Andi Akmal Pasluddin Minta Pemerintah Menyelesaikan

Ia pun berharap kedepannya di Pilkada tidak ada lagi pelanggaran seperti ini.

“Penyelenggara tidak main-main dengan aturan yang ada, tidak boleh penyelenggara merusak suara rakyat,” tegasnya .

Diberitakan sebelumnya, bocornya percakapan Ketua KPU Bone Yusran Tajuddin yang memerintahkan PPK untuk menambah suara caleg tertentu pada pemilu lalu beredar luas di grup-grup whatsaap berupa screnshoot, rekaman dan vidio yang membuat masyarakat Bone gempar.

Dugaan skandal kecurangan Pemilu 2024 lalu, turut dikecam oleh sejumlah pihak mulai dari toko-tokoh ormas, organisasi politik, aktivis hingga politisi, hingga berujung demo yang dilakukan Aliansi Rakyat Bone dan turut menyegel kantor KPU Bone, Kamis (30/5/2024).

Meski Ketua KPU Bone sempat membantah dalam pernyataannya di media, namun sejumlah pihak meyakini bahwa dugaan kecurangan itu benar adanya dari bukti-bukti awal di grup whatsaap.

Sejumlah pihak pun melaporkan kejadian tersebut di Bawaslu, Polres Bone dan Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP).

Pos terkait