Heboh Diduga Melakukan Skandal Kecurangan Pemilu, Nasib Ketua KPU Bone Diujung Tanduk

KABARBONE.COM, BONE -Nasib Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bone Yusran Tajuddin kini diujung tanduk pasca bocornya scren shoot potongan percakapan melalui whatsApp (WA) dan rekaman lewat telepon yang diduga memerintahkan kepada PPK untuk melakukan penggelembungan suara pada caleg tertentu pada Pemilu 2024 lalu.

Dugaan skandal kecurangan pemilu ini heboh dan menjadi sorotan publik.

Bacaan Lainnya

Pasalnya turut menyeret nama anak Pj Bupati Bone Andi Islamuddin yang merupakan Caleg Gerindra Provinsi Sulsel terpilih yakni Andi Tenri Abeng Salangketo.

Dalam potongan percakapan dan rekaman yang beredar di grup-grup whatsapp, diduga Yusran Tajuddin memerintahkan kepada sejumlah bawahannya untuk melakukan penggelembungan perolehan suara Caleg Gerindra Andi Tenri Abeng Salangketo sebelum digelar pleno KPU di kabupaten.

Sejumlah pegiat demokrasi di Kabupaten Bone pun bereaksi dan berang atas dugaan kecurangan yang diduga dilakukan oleh Ketua KPU Bone tersebut.

Mereka yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bone Menggugat akan melakukan aksi demo besar-besaran dan akan memperkarakan dugaan skandal oknum KPU Bone ke penegak hukum.

Aksi demonstrasi akan berlangsung, Kamis (30/5/2024) hari ini.

Koordinator Aliansi Rakyat Bone Menggugat Mukhawas Rasyid kepada kabarbone.com membenarkan rencana aksi tersebut.

Ia menuturkan bahwa salah satu tuntutannya dalam aksi tersebut meminta agar Ketua KPU Bone untuk dipecat dan dipenjarakan.

“Ulah tersebut tidak boleh dibiarkan dan dilakukan pembiaran, karena ini sudah menciderai demokrasi. Semua bukti awal kita sudah kumpulkan sisa nanti kita serahkan ke Polres dan Kejaksaan dalam bentuk laporan,” ungkapnya, Rabu (29/5/2024).

Baca Juga  KPU Bone Lantik 135 Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan

Ia menjelaskan aksi demonstrasi akan dilakukan dibeberapa titik yakni di Polres Bone, Kejakasaan Negeri Watampone, Kantor KPU Bone, Kantor Bawaslu Bone, dan Kantor DPRD Bone.

“Intinya semua tuntutan akan kami laporkan ke penegak hukum. Sekaligus mendesak DPRD Bone untuk melaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP) untuk melakukan sidang kode etik dan melakukan pemecatan terhadap oknum KPU yang bermain,” tuntasnya. (*)

Pos terkait