Profil Andi Amran Sulaiman, Putra Bone Sulsel yang Kembali Jabat Menteri Pertanian

KABARBONE.COM, JAKARTA – Amran Sulaiman diketahui pernah menjabat sebagai Menteri Pertanian periode 2014-2019.

Rabu (25/10/2023) bertempat di Istana Negara, Amran kembali dilantik oleh Presiden Jokowi menjadi panglima di Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk keduakalinya, Pasca SYL mundur dari Mentan setelah tersandung kasus hukum di KPK.

Bacaan Lainnya

Hadir dalam pelantikan ini Menko Polhukam Mahfud MD, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Diketahui, sebelum bergabung di kabinet, Amran dipercaya sebagai koordinator relawan Sahabat Rakyat Kawasan Timur Indonesia (KTI) pada Pilpres 2014.

Tugas yang diembannya membuat Amran menjadi ujung tombak pemenangan pasangan Jokowi-Jusuf Kalla di KTI.

Akan tetapi, nama Amran tak masuk dalam daftar kabinet berikutnya di era pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Sosok Amran Sulaiman Tokoh Bone yang Menasional

Diolah dari berbagai sumber terpercaya, Andi Amran Sulaiman lahir di Bone, Sulawesi Selatan, 27 April 1968. Amran adalah anak keempat dari 12 bersaudara.

Ayah Amran merupakan seorang bintara dengan pangkat sersan tentara. Hal itulah menyebabkan Amran kecil hidup penuh kesederhanaan, tetapi sangat disiplin. Orang lain menilainya pribadi yang jujur, cerdas, dan tegas.

Ditelusuri dari pihak ayahnya, Amran terbilang masih keturunan Raja Bone. Dia keturunan dari La Pawawoi Arung Sumaling, anak keempat La Tenri Tappu, Raja Bone ke-23.

La Pawawoi Arung Sumaling mempunyai keturunan bernama Andi Baco Gangka Petta Teru yang istrinya Karaeng Beja. Anak Karaeng Bantaeng/Karaeng Bore berdomisili di Bantaeng.

Baca Juga  Amran Sulaiman dan Nurdin Halid disebut "King Maker" arah Pilkada Bone

Di usia muda, Amran relatif mampu membangun dan membesarkan 14 perusahaan yang tergabung dalam holding Tiran Group.

Unit usahanya antara lain tambang emas, tambang nikel, pabrik gula, distributor semen, produsen pestisi, perkebunan kelapa sawit, dan SPBU.

Amran menyelesaikan pendidikan program Doktor Ilmu Pertanian di Universitas Hasanuddin pada 2012.

Ia pernah menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan di Bidang Wirausaha Pertanian dari Presiden RI pada 2007 dan Penghargaan FKPTPI Award 2011 di Bali.

Berikut Profilnya:

1) Tempat, tanggal lahir: Bone, 27 April 1968

2) Pendidikan:
– Sarjana Pertanian di Universitas Hasanuddin
– Master atau pascasarjana Pertanian Unhas pada 2002-2003
– Doktor Ilmu Pertanian Unhas 2008-2012

3) Karier:
– Menteri Pertanian (Mentan) 2014-2019, 2019-2024
– Direktur dan Founder Tiran Group (PT Tiran Indonesia (tambang emas)
– PT Tiran Sulawesi (perkebunan tebu dan sawit)
-PT Tiran Makassar (distributor Unilever), PT Tiran Bombana (emas, timah hitam)
-PT Tiran Mineral (tambang nikel), PT Amrul Nadin (SPBU percontohan Maros)
– CV Empos Tiran (produsen rodentisida)
– CV Profita Lestari (distributor pestisida)
-CV Empos (distributor Semen Tonasa)
-PT Bahteramas (pabrik gula di Konawe Selatan).

 

Pos terkait