Amran Sulaiman Kembali Naik Tahta Jadi Mentan Pasca SYL Jadi Pesakitan KPK

KABARBONE.COM, JAKARTA – Andi Amran Sulaiman resmi dilantik menjadi Menteri Pertanian lagi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Amran dilantik di Istana Negara pada Rabu, 5 Oktober 2023.

Bacaan Lainnya

Ketua Ikatan Alumni UNHAS oleh Jokowi dipercaya menggantikan posisi Syahrul Yasin Limpo (SYL), setelah menjadi pesakitan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus hukum yang menjeratnya.

Jokowi beralasan dirinya memilih Amran karena sudah memiliki pengalaman yang mumpuni dalam bidang pertanian.

Selain itu, dia juga menilai Amran akan mudah beradaptasi dengan birokrasi di Kementerian Pertanian karena pernah menjabat di posisi tersebut pada 2014-2019.

“Dia sudah berpengalaman, jadi tidak perlu belajar lama. Pak Arman juga sudah tau Dirjennya siapa-siapa saja dan tidak perlu belajar lagi,” ucap Jokowi usai menyerahkan bantuan beras dan sembako di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Kota Padang pada Rabu 25 Oktober 2023 dilansir dari laman tempo.co.

Presiden Jokowi juga menyatakan bahwa dirinya tak memilih orang baru karena akan membutuhkan waktu untuk beradaptasi, sementara dia menginginkan sosok menteri yang bisa langsung bekerja.

“Baru saja dilantik langsung kerja,” kata dia.

Jokowi juga menyatakan memberi target kepada Amran Sulaiman untuk menaikan produksi beras. Meskipun demikian, dia tak menjelaskan berapa target yang dipatok.

“Tugasnya adalah mengejar produksi padi dan beras sesuai target yang sudah saya berikan. Angka nyatanya silahkan tanya ke Arman,” katanya.

Baca Juga  Profil Andi Amran Sulaiman, Putra Bone Sulsel yang Kembali Jabat Menteri Pertanian

Amran akan Fokus Benahi Petani

Setelah pelantikan dilansir dari laman detik.com, Amran kemudian bicara soal hujan yang turun menjelang pelantikannya.

“Pertama, kami ucapkan terima kasih kepada Pak Presiden Republik Indonesia memberikan kepercayaan kepada kami menjadi Menteri Pertanian,” ungkapnya.

“Alhamdulillah hari ini insyaallah kami langsung menjalankan tugas. Tapi di balik ini semua ada berkah hari ini, di mana hari ini ada pelantikan tiba-tiba dalam kondisi El Nino, tiba-tiba hujan, Indonesia timur hujan semalam di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan juga ini luar biasa, alam menyambut kita dengan baik, insyaallah ini tanda-tanda baik untuk Kementerian Pertanian,” kata Amran kepada wartawan seusai pelantikan di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (25/10/2023).

Arman mengatakan, seusai pelantikan, pihaknya akan berkonsolidasi terlebih dahulu di Kementan. Dia akan membahas persoalan yang dihadapi Kementan saat ini.

“Hal pertama, kami akan konsolidasi dulu insyaallah tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan, kita cari solusi masa lalu tatap masa depan yang lebih baik. Kami konsolidasi nanti dengan tim kementerian, karena kami sudah kenal semua tim ini selama 5 tahun bersama Kementerian Pertanian,” ungkap Pria Kelahiran Desa Mappesangka, Ponre, Bone, Sulsel ini.

Amran mengatakan akan fokus pada permasalahan petani. Dia mengatakan, jika petani sudah berteriak, hal itu jadi tanda-tanda produksi turun.

“Kemudian, terpenting di sini adalah bagaimana selesaikan masalah petani, apa keluhan petani, satu aja kami laporkan ke Pak Presiden kemarin, bilamana petani berteriak tidak ada pupuk, itu artinya tanda tanda produksi akan turun,” ujarnya.

“Artinya sederhana, ini kita selesaikan dulu dengan teknis lainnya. Tapi sebelumnya kami akan konsolidasi langsung siang ini rapat bersama eselon 1, 2, 3. Siang ini jam satu, insyaallah kita sudah rapat,” lanjut Amran. (*)

Baca Juga  Hadiah Mantan Mentan Andi Amran untuk Pemkab dan Masyarakat Bone di Peringatan HJB ke-692

Pos terkait