Korban Laka Maut di Waji Terbujur di RS Hapsah dan RSUD Tenriawaru, 2 Kritis

KABARBONE.COM, WATAMPONE – Puluhan orang tua dan kerabat korban kecelakaan tunggal mobil pikup Daihatsu Grand Max yang memuat puluhan siswa MTs Patanga Desa Patanga Kecamatan Tellu Siattinge memadati Rumah Sakit Hapsah, Jalan Urip Sumiharjo, Watampone, Sabtu (19/8/2023).

Nampak semuanya panik dan cemas melihat kondisi anak dan sanak keluarganya yang terbaring di ruang IGD RS Hapsah.

Bacaan Lainnya

Nampak sejumlah pasien mengalami luka di bagian kepala dan muka.

Dari informasi dari nakes di IGD RS Hapsah, sebanyak 7 korban yang dirawat intensif, 2 diantaranya kritis yakni atas nama Alfina Yanti dan Alfiansyah

Sedangkan dua siswi yang meninggal atas nama Aisyah (14 tahun) asal Dusun Patanga dan Rafika Sefiani (14 tahun) Dusun Weddae Desa Patanga.

Keduanya sempat dirujuk di RS Hapsah dalam kondisi luka sekujur tubuhnya. Namun keduanya tidak bisa diselamatkan nyawanya.

Keduanya pun sudah dipulangkan oleh orang tua korban untuk di makamkan di Desa Patanga.

Salah satu siswa yang turut menjadi korban yakni Ahmad Maulana kepada kabarbone.com mengatakan pada saat sebelum kejadian mobil melaju dalam kondisi kecepatan tinggi dan melaju dengan pola zigzag hingga mobil terbalik.

“Saat kejadian kepala saya terbentur, saya sempat pingsan. Dan baru siuman beberapa menit kemudian. Saat saya terbangun saya melihat banyak teman saya yang terluka,” jelasnya.

Sedangkan salah satu keluarga korban Muhammad Nasir mengatakan musibah ini atas kelalaian pihak sekolah yang membiarkan siswanya untuk melakukan kegiatan di luar sekolah tanpa ada pendampingan.

Baca Juga  Laka Lantas di Libureng, Truk Fuso Vs Motor Mio, Pengendara Tewas di TKP

Apalagi menurut dia, sopir yang membawa mobil ia ketahui tidak mahir membawa roda empat.

“Yang membawa mobil saat kejadian itu guru bantunya atas nama Dandi. Dandi ini setahu saya tidak mahir membawa roda empat. Dan mobil pick up itu milik kepala sekolahnya. Intinya kami sangat menyayangkan atas kejadian ini,” ungkapnya saat ditemui kabarbone.com di RS Hapsah.

Sedangkan Pihak Humas RSUD Watampone Dedy Astama saat dihubungi mengatakan sebanyak 8 siswa MTs Patanga korban laka maut di Desa Waji yang dirawat di RSUD Tenriawaru

“Ada 8 korban, 2 laki-laki dan 6 perempuan. 7 orang dalam observasi, dan 1 orang rencana rujuk,” ungkapnya. (dy)

Pos terkait