Warga Panyili Dua Boccoe Diteror OTK, Rumah Kebun Dibakar, Rumah Pak RT Dilempar Batu

KABARBONE.COM, DUA BOCCOE – Warga Desa Panyili Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone resah. Pasalnya sejumlah warga setempat diteror Orang Tak Dikenal (OTK).

Dari informasi yang didapatkan kabarbone.com dari salah satu warga setempat, Imran, sudah 4 unit rumah kebun dibakar.

Bacaan Lainnya

Kejadiannya Selasa (6/12/2022) kemarin. Korbannya adalah Dahlia, Masia, Risna dan Coma warga Desa Panyili.

Tidak hanya itu, dua rumah warga Desa Panyili lainnya juga turut menjadi sasaran lemparan batu oleh OTK.

Korbannya adalah Basri, Ketua RT Maccedde dan H Sitti yang juga Warga Desa Panyili yang menyebabkan kaca jendela rumah keduanya pecah dan mengalami kerusakan.

Aksi pelemparan batu oleh OTK itu dilakukan dini hari saat pemilik rumah terlelap. Kejadiannya sekitar Rabu dini hari (7/12) sekitar pukul 02.30 Wita.

“Pembakaran rumah kebun warga sudah kami laporkan di Polsek Dua Boccoe. Sedangkan korban yang dilempari batu rumahnya, kami sudah arahkan juga untuk melapor di Polsek,” jelas Imran.

“Dugaan sementara aksi teror ini adalah imbas dari Pilkades. Karena semua yang menjadi korban teror OTK adalah pendukung kades terpilih yakni Andi Idham Saenal yang juga cakades nomor urut 1,” kata Imran saat menghubungi kabarbone.com, Rabu (7/12/2022) malam.

Kaca jendela rumah Basri Pak RT Maccedde Desa Panyili Dua Boccoe pecah setelah dilempari batu oleh OTK. Kejadiannya dini hari Rabu (7/12).

Kepala Desa Panyili Andi Idham Saenal juga tak menampik kejadian tersebut. Dia menyebut pasca Pilkades, 4 rumah kebun rumah warganya dibakar, dan itupun dideteksi yang menjadi korban adalah pendukungnya.

“Dugaan sementara kami ini adalah imbas pilkades. Karena semua korban teror OTK adalah pendukung kami. Dan kami pun sudah melaporkan kejadian ini di Polsek setempat, supaya pelaku teror ini segera diamankan, karena sangat meresahkan warga kami,” ungkap Andi Idham.

Baca Juga  Ngeri, Cakades Pasangan Suami Isteri di Bone Terpilih di Pilkades, Pilkades Wellulang Ibu Tumbangkan Anak Kandung
Batu yang dipakai pelaku pelemparan rumah warga Desa Panyili Dua Boccoe.(ist)

Sedangkan Kapolsek Dua Boccoe, AKP Syamsul Rijal ketika dikonfirmasi mengatakan sudah menerima laporan warga Desa Panyili yang menjadi korban teror OTK.

Namun hingga saat ini, kata dia masih sementara melakukan penyelidikan.

“Kami sementara melakukan penyelidikan dan kami belum bisa pastikan apakah ini imbas pilkades,” jelasnya saat dihubungi kabarbone.com, Rabu (7/12) malam.

Diketahui, tensi pilkades Desa Panyili Kecamatan Dua Boccoe memang cukup tinggi.

Rivalitas kedua kubu calon petahana dan calon penantang memang sudah terjadi sebelum hari H Pilkades.

Meski demikian, hari H Pilkades di desa tersebut berlangsung damai.

Calon petahana Andi Idham Saenal kembali terpilih untuk periode ketiganya dengan raihan 652 suara dan calon penantang nomor urut 2 yakni Roslan hanya mengantongi 525 suara.

Akan tetapi, pasca Pilkades aksi teror dialami oleh sejumlah warga Desa Panyili oleh OTK.

Selain di Desa Panyili, aksi pembakaran rumah kebun milk warga paca Pilkades juga terjadi di Desa Tempe Kecamatan Dua Boccoe.

 

Rumah kebun warga Desa Tempe juga dibakar oleh OTK pasca pilkades. (ist)

Pelakunya juga OTK. Dari informasi yang didapatkan kabarbone.com, aksi ini juga sudah dilaporkan di Polres Bone untuk dilakukan tindak lanjut.

“Kejadiannya satu hari pasca Pilkades, dan rumah kebun kami juga dibakar oleh OTK. Kami sudah laporkan di Polres Bone, tapi pelakunya sampai hari ini belum ditangkap,” kata Pelapor, Herwanto warga Desa Tempe saat dihubungi kabarbone.com, Rabu (7/12). (dy)

Pos terkait