Gedung Layanan Perpusda Kini Jadi Tempat Favorit Nongkrong Para Milenial, Tapi Sayang Ada yang Kurang

KABARBONE.COM, WATAMPONE – Gedung Layanan Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Bone kini menjadi tempat nongkrong favorit kalangan milineal.

Gedung Layanan Perpusda ini berdiri kokoh di Lokasi Watampone Green Epicentrum Jl Kalimantan, tepatnya di eks Lapangan Persibo Bone, Kabupaten Bone Sulawesi Selatan.

Bacaan Lainnya

Bukan sekedar tempat nongkrong, tetapi di Perpusda mewah berlantai dua yang diresmikan 1 November 2021 yang dibangun dengan anggaran kurang lebih Rp 9 miliar ini sudah dilengkapi puluhan ribu menu judul buku yang tertata rapi yang dapat memanjakan para milenial untuk menjelajahi luasnya lautan ilmu.

Di gedung perpusda ini juga disiapkan ruangan membaca yang representatif dan bersih, serta dilengkapi ruang pertemuan bagi komunitas untuk berkegiatan tanpa dipungut biaya.

Tiap hari kerja, perpusda ini menjadi tempat favorit para mahasiswa dan siswa untuk belajar maupun menyelesaikan tugas mereka.Perpusda ini juga menyiapkan layanan pinjaman buku secara gratis termasuk akses wifi gratis kepada para pengunjung.

Staf bidang layanan Rika Try Ayu Aprianti kepada kabarbone.com, mengatakan tiap hari kerja tidak kurang dari 60-100 pengunjung yang datang untuk memanfaatkan fasilitas perpusda baik untuk menyelesaikan tugas maupun untuk melakukan peminjaman buku.

“Rata-rata pengunjung di perpusda adalah mahasiswa dan siswa SMA. Jadi disediakan layanan pinjam buku yang sudah punya kartu anggota dan tidak dipungut biaya,” ungkapnya, Rabu (2/11/2022).

Kata Rika saat ini fasilitas perpusda memang masih ada yang kurang utamanya pendingin ruangan.

Baca Juga  Latber Bontrac Bone Dibanjiri Ribuan Rider dari Luar Kota

“Yang sering dikeluhkan pengunjung yakni ruangan baca belum ada pendidingnya (AC). Itu yang banyak dikeluhkan, termasuk kapasitas wifi yang terbatas,” ungkapnya.

Mirna salah satu mahasiswa IAIN Bone saat ditemui mengakui jika memang sering berkunjung di Gedung Perpusda ketika ada tugas kuliah namun menurutnya ruang baca masih panas karena belum dilengkapi pendingin ruangan.

“Tempatnya bagus, nyaman akan tepapi ruangan baca panas karena belum ada pendingin ruangannya. Selain itu masih ada beberapa judul buku yang belum lengkap,” tukasnya.

Kepala Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Bone A. Mappangara yang ditemui mengatakan, Gedung Layanan Perpustakaan Daerah memang masih membutuhkan fasilitas pendukung seperti AC, kursi dan meja.

“Insya Allah, mudahan tahun depan bisa diakomodir di APBD sehingga kita bisa memaksimalkan pelayanan kepada masyarkat,” pungkasnya. (dy).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *