Realisasi PBB Jeblok, Bupati Bone Tegur Sejumlah Camat

KABARBONE.COM, WATAMPONE – Bupati Bone Andi Fahsar Mahdin Padjalangi geram dan menegur sejumlah camat pada rapat koordinasi percepatan realisasi anggaran tahun 2022 dan monitoring Penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa di Gedung Lateya Riduni, Rujab Bupati Bone, Watampone, Jumat pagi (8/7/2022).

Andi Fahsar geram lantas realisasi pajak bumi dan bangunan (PBB) tahun 2022 sejumlah kecamatan masih jeblok.

Bacaan Lainnya

Tiga camat yang menjadi bulan-bulanan pada saat rakor tersebut yakni Camat Ponre, Bengo dan Cenrana karena tiga kecamatan tersebut yang paling rendah realisasi PBB hingga Juli 2022 utamanya Kecamatan Ponre urutan paling terakhir dari 27 kecamatan.

Kecamatan Ponre, dari target PBB Rp 308 juta lebih baru terealisasi Rp 14 juta lebih atau 4 persen.

Kecamatan Bengo yang target PBB 2022 sebesar Rp 605 juta lebih baru terealisai Rp 51 juta lebih atau 8 persen.

Kecamatan Cenrana, target PBB Rp 864 juta lebih baru terealisasi, Rp 130 juta atau 15 persen.

“Dijaman saya jadi camat, Ponre dan Bontocani yang tercepat realisasi PBB nya, malah ini yang paling terakhir. Tolong ini menjadi perhatian petta camat,” tegur Andi Fahsar.

Andi Fahsar pun dihadapan para camat mengingatkan bahwa PBB merupakan murni semua masuk di Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang digunakan untuk pembangunan, sehingga harus menjadi perhatian serius para camat.

“Jadi kapan di lunasi ini petta camat ? Saya kasi waktu hingga bulan Agustus dan harus segera dilunasi,” tegas Andi Fahsar.

Baca Juga  Mata Berkaca-kaca, Duka Andi Fahsar di Tengah Euforia Pelantikan Kades Viral di Medsos

Kecamatan yang tercepat pelunasan PBB nya yakni Kecamatan Kajuara, Kahu, Bontocani, dan Kecamatan Tanete Riattang.

Sekedar diketahui dari target penerimaan PAD Pemda Bone tahun 2022 dari PBB sebesar Rp 21 Miliar lebih dan baru terealisai Rp 12 Miliar lebih.

Rapat Koordinasi dihadiri Wakil Bupati Bone Ambo Dalle, Sekda Bone Andi Islamuddin, dan Pimpinan OPD serta para camat. (dy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan