Pemrov Sulsel Kucur Rp110 Miliar Bangun RS Regional Bone

KABARBONE.COM, WATAMPONE – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelontorkan anggaran sebesar Rp 110 miliar untuk pembangunan Rumah Sakit (RS) Regional Bone.

Hal tersebut merupakan komitmen Pemprov Sulsel untuk menjadikan Kabupaten Bone lebih berjaya lagi ke depannya.

Bacaan Lainnya

“Ini merupakan wujud syukur dan terima kasih kepada seluruh masyarakat, disertai harapan agar Bone ke depan lebih berjaya,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, saat memberikan sambutan pada Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bone (HJB) ke-692, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bone, Rabu (6 /4/2022.)

Hal ini sebelumnya telah dilontarkan oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman saat menghadiri kegiatan Mattompang Arajang pada Peringatan HJB ke-692 di Halaman Rujab Bupati Bone, Jl Petta Ponggawae, Watampone, Senin (28/3/2022) lalu.

Rencananya Rumah Sakit Regional Bone yang pembangunannya akan dimulai tahun ini, tidak hanya melayani pasien dari Bone, namun juga akan melayani pasien dari kabupaten tetangga yakni dari Soppeng, Maros hingga Kabupaten Sinjai.

Kucuran anggaran Pembangunan RS Regional Bone ini termuat dalam APBD Provinsi Sulsel Tahun 2022.

Abdul Hayat melanjutkan sangat mengapresiasi peringatan Hari Jadi Bone yang mengangkat tema Jayalah Bone, guna mendukung pembangunan kesehatan masyarakat yang lebih berkualitas.

Menurut Abdul Hayat, sejak tahun 2018 hingga 2021, jumlah bantuan keuangan yang telah Pemprov Sulsel turunkan di Kabupaten Bone sebesar Rp 237 miliar.

Bantuan tersebut untuk pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan irigasi, serta penurunan angka stunting.

Baca Juga  Minyak Goreng di Pasar Murah Lapmer Kosong, Plt Kadis Perdagangan Sebut Karena Imbauan Kapolri

“Diharapkan dapat mengakselerasi pembangunan infrastruktur yang memiliki peran besar dalam memacu dan membantu pemulihan ekonomi masyarakat. Semoga semuanya bisa berjalan lancar, sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat Bone,” harapnya.

Khusus tahun 2021 lalu, bantuan keuangan Pemprov Sulsel meliputi, pembangunan jalan ruas Taccipi – Tokaseng, jalan ruas Sampie Samaenre Kecamatan Tellu Limpoe, jalan ruas Bontomasunggu – Batas Pangkep Kecamatan Tellu Limpoe (Parigi – Bungoro), bypass Sumpanglabbu – Lilina – Ajangale, pembangunan jalan akses menuju Bandara Arung Palakka, serta pencegahan stunting dan gizi buruk. Totalnya mencapai Rp 54 miliar lebih.

Mantan Direktur Kementerian Sosial Bidang Penanggulangan Kemiskinan itu menjelaskan, di tahun 2021 lalu, Pemprov telah melakukan penuntasan jalan yang kondisinya rusak berat. Yakni ruas Waempubbu-Pompanua yang menjadi jalur alternatif Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo dengan nilai Rp 7,3 miliar, dan kini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Untuk tahun 2022, Pemprov Sulsel juga telah menganggarkan untuk rekonstruksi jalan ruas Ujung Lamuru- PalattaE sepanjang 8 Km dengan nilai Rp 45,2 miliar lebih, dan juga untuk Jembatan Palattae senilai Rp 5,3 milliar lebih.

“Semuanya ini kita lakukan untuk memperlancar arus transportasi barang dan jasa masyarakat, dengan membangun infrastruktur dan juga perekonomian masyarakat Bone,” jelasnya.

Selain itu, pembangunan daerah irigasi untuk mendukung pertanian, dengan meningkatkan produktifitas lahan sawah yang sebelumnya mungkin hanya mengandalkan tadah hujan, sehingga petani dapat panen dua atau bahkan tiga kali dalam setahun.

Abdul Hayat mengungkapkan, Kabupaten Bone adalah daerah di Sulsel yang memberikan kontribusi tertinggi produksi Gabah Kering Giling (GKG) pada Tahun 2021 yaitu sebesar 808,28 ribu ton GKG dari total produksi Sulsel 5.09 juta ton GKG.

Baca Juga  Hadiah Mantan Mentan Andi Amran untuk Pemkab dan Masyarakat Bone di Peringatan HJB ke-692

“Oleh karena itu, untuk mendukung sektor pertanian, dengan mengoptimalikan aliran air dari bendungan ke area persawahan,” ungkapnya.

Tahun 2022 ini, kata Dia Pemprov Sulsel kembali menganggarkan untuk penanganan jaringan pada Daerah Irigasi LalengriE sebesar Rp 6 miliar. Begitupula dengan Daerah Irigasi Waru-waru, Daerah Irigasi Unyi dan Daerah Irigasi Jaling.

“Saya berharap dengan adanya supporting Pemprov Sulsel, kita semua berharap pembangunan di Kabupaten Bone dapat berjalan lancar dan betul-betul bisa menjawab kebutuhan masyarakat. Tentu, kuncinya adalah sinergi dan kolaborasi yang harus terjalin dengan semua pihak,” pungkasnya.

Hadir dalam acara tersebut Anggota DPR RI Komisi III, Andi Rio Idris Padjalangi, Anggota DPRD Provinsi Sulsel Andi Irwandi Natsir, Ketua DPRD, Soppeng, Maros, Bulukumba, Jeneponto, Takalar, Luwu, Ketua DPRD Morowali Utara Sulawesi Tengah.

Unsur Forkopimda Kabupaten Bone Bupati Andi Fahsar Mahdin Padjalangi dan Wakil Bupati Bone H Ambo Dalle, Ketua DPRD Bone Irwandi Burhan, Sekwan DPRD Bone Andi Alimuddin, Unsur Wakil Pimpinan DPRD Bone dan Anggota DPRD Bone. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *