Mattompang Arajang Digelar Hari Ini, Sejumlah Tokoh Bone Berkumpul, Tari Maggiri Akan Digantikan Tari Pabbarani Makkunrai

KABARBONE.COM, WATAMPONE – Mattompang Arajang (Pembersihan Benda Pusaka) peninggalan Kerajaan Bone akan berlangsung di Halaman Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Bone, Jalan Petta Ponggawae, Bone Sulawesi Selatan, Senin (23/3/2022).

Sesuai dengan undangan yang diedarkan panitia pelaksana, kegiatan Mattompang Arajang akan berlangsung mulai Pukul 09.00 Wita.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian acara peringatan Hari Jadi Bone (HJB) ke-692 yang puncaknya akan berlangsung 6 April 2022 yakni Sidang Paripiurna di DPRD Bone.

Sejumlah Tokoh Bone dari luar Kabupaten Bone dipastikan akan mengikuti kegiatan sakral ini.

Dari informasi yang dihimpun kabarbone.com, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman yang juga Putra Kelahiran Bone dipastikan hadir dalam kegiatan tersebut.

Pangdam XIV Mayjen TNI Andi Muhammad yang juga Cucu Raja Bone Ke -32 Andi Mappanyukki juga dipastikan mengikuti rangkaian kegiatan Mattompang Arajang, setelah sebelumnya mengikuti sejumah kegiatan di Bone dalam kunjugan kerjanya di Kampung Kelahiran Wanua Bone.

Tokoh Nasional Nurdin Halid yang juga politisi Senior DPP Partai Golkar yang juga Putra Bone dipastikan juga hadir dalam gelaran adat tersebut.

Dari pantuan kabarbone.com, ratusan karangan Bunga ucapan Selamat Hari Jadi Bone ke-692 terpampang di depan dan samping Rujab Bupati Bone Jalan Petta Ponggawe, Watampone dari berbagai Pimpinan Organisaai pemerintah, Politik dan Swasta. Termasuk ucapan selamat dari Kepala Daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.

Mattompang Arajang Tidak Melibatkan Bissu

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bone Andi Ansar Amal menyatakan kegiatan Mattompang Arajang akan berbeda dengan peringatan Hari Jadi Bone sebelumnya.

Baca Juga  Pagar Rumah Jabatan Bupati Bone Kembali Dipercantik

Jika sebelumnya kegiatan Prosesi Mattompang Arajang melibatkan kelompok Bissu (Pendeta Bugis), namun tahun ini akan digantikan oleh Purna Paskibrkan Bone.

Andi Ansar menegaskan tidak terlibatnya Bissu dalam kegiatan pembersihan benda pusaka Raja ke 15 Arung Palakka dikarenakan permintaan kelompok bissu sendiri.Dan menurutnya hal tersebut tidak ada kewajiban melibatkan kelompok Bissu.

Ditegaskannya hal tersebut merupakan hasil keputusan Pemkab Bone bersama Dewan Adat Bone setelah tidak terjadi kesepakatan dengan kelompok Bissu soal siapa yang akan membawa baki benda pusaka raja pada prosesi Matompang Arajang.

“Sebenarnya kita sudah melakukan komunikasi dengan kelompok Bissu sebanyak tiga kali namun tidak ada kesepakatan dan mereka sendiri mengurungkan diri dalam kegiatan Mattompang Arajang. Daripada menunggu yang tidak pasti Pemkab Bone bersama Dewan Adat sepakat menggantikan dengan Purna Paskibraka sebagai pembawa baki benda pusaka,” ungkapnya.

Ansar Amal menjelasakan untuk Tari Maggiri yang biasanya dilakukan kelompok Bissu juga akan digantikan oleh Kelompok Perempuan dalam dalam versi lain yakni Tari Pabbarani Mangkunrai.

“Insya Allah, akan ditampilkan juga taria-tarian tradisional asli Budaya Bone yang telah mendapatkan penghargaan Nasional dalam rangkaian kegiatan Mattompang Arajang hari ini. Termasuk Tari Maggiri yang selama ini dilakukan kelompok Bissu, akan digantikan Tari Maggiri versi lain yakni Tari Pabbarani Makkunrai,” pungkasnya.

Prosesi Pra Mattompang Arajang sebelumnya telah dilakukan oleh Pemda Bone bersama Dewan Adat Bone, Ahad (27/3) di Museum Arajang Kompleks Rujab Bupati Bone. (dy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan