Warga Cenrana Terpaksa Gigit Jari, Dinas Bina Marga Tak Prioritaskan Perbaikan Jalan Poros Nagauleng Tahun Ini

 

KABARBONE.COM, WATAMPONE – Warga Kecamatan Cenrana tahun ini terpaksa harus gigit jari.

Bacaan Lainnya

Dambaan agar jalan sepanjang 1,5 km menuju makam Raja Bone ke XVI Lapatau Matanna Tikka tepatnya seberang Jembatan Desa Watu-Desa Nagauleng Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone yang kondisinya rusak berat agar segera diaspal atau di rabat beton, ternyata belum menjadi skala prioritas perbaikan jalan tahun anggaran 2022.

Padahal jalan vital menuju Ibu Kota Kecamatan Cenrana ini kondisinya sudah rusak parah.

Jalan ini merupakan akses utama warga Cenrana menuju Kota Watampone untuk melakukan aktivitas ekonomi.

Kepala Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (DBMCKTR) Kabupaten Bone H. Askar ST yang dikonfirmasi membenarkan hal demikian.

“Untuk tahun ini belum ada programnya. Staf sudah mengambil datanya,” katanya melalui pesan singkat, Jumat (27/2/2022).

Komisi III DPRD Bone H. Andi Suedi SH MH juga mengatakan hal yang sama ketika dikonfirmasi.

“Belum masuk. Nanti saya tanya kadis PU (Kadis Bina Marga,red) Selasa,” katanya.

Sebelumnya diberitakan akses jalan menuju makam Raja Bone ke XVI Lapatau Mattanna Tikka di Desa Nagauleng, Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone kondisinya sangat memperihatinkan.

Jalan poros kecamatan sepanjang 1,5 km tepatnya antara Jembatan Desa Watu- Nagauleng ini kondisinya rusak parah, berlubang dan bak kubangan kerbau ketika musim hujan tiba.

Di jalan ini juga kerap terjadi kecelakaan.
Baru-baru ini sebuah mobil truk oleng dan terbalik, karena terjebak di kubangan jalan.

Baca Juga  Rehab Gedung Kantor Bupati Bone Mulai Digenjot, Habiskan Anggaran Rp9,5 M

Kondisi ini sudah berlangsung selama beberapa tahun terakhir dan belum tersentuh pembangunan sama sekali.

Kondisi jalan ini terus memburuk, kontur jalan terus menurun. Selain karena menjadi daerah langganan banjir, jalan sepanjang bantaran Sungai Watu ini juga menjadi akses utama bagi mobil truk untuk mengangkut galian C yang tiap hari beroperasi.

Perihatin atas kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki tersebut, Pemuda Cenrana menginisiasi penggalangan dana.

Penggalangan dan ini dimotori Irham Ihsan, salah satu Pemuda Cenrana yang tergerak hatinya untuk menggalang swadaya masyarakat untuk perbaikan jalan sepanjang 1,5 km tersebut.

Irham kepada kabarbone.com, mengatakan atas kegigihannya itu, dia telah kumpulkan dana sebesar Rp 19 juta.

Donasi itu didapatkan dari warga Cenrana baik yang bermukim di Cenrana maupun yang ada dirantauan yang peduli akan kondisi kampungnya.

“Dana itu dikumpulkan dalam satu rekening yang juga menjadi rekening open donasi bagi yang tergerak ingin menyumbang. Alhamdulillah, ada yang menyumbang hingga 5 juta. Ini adalah wujud kecintaan kami terhadap kampungta, karena pemerintah tak kunjung melakukan perbaikan. Kami tak ingin ada korban, karena sudah beberapa kali di sini terjadi kecelakaan,” ungkapnya, Sabtu (26/2/2022).

Kata Irham saat ini terus melakukan komunikasi dengan sejumlah sompung lolo Cenrana untuk tergerak melakukan donasi.

“Tak ada niat lain selain melihat kampungta bagus. Kepada sompung lolona Cenrana yang ingin membantu kami selalu buka ruang. Uang yang terkumpul akan kami belikan nanti sirtu. Untuk dilakukan perkerasan jalan. Memang dana yang dibutuhkan sangat besar, tapi kami bergerak dulu sesuai kemampuan,” pungkasnya. (dy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan