Retribusi Pasar Rendah, Penjual Cakar Bakal “Dipajak”

 

KABARBONE.COM, WATAMPONE – Komisi II DPRD Bone memberikan atensi soal tidak tercapainya target pajak daerah dari retribusi pasar tahun 2021.

Bacaan Lainnya

Restribusi pasar yang kini dikelola Dinas Perdagangan Kabupaten Bone yang sebelumnya dikelola Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bone hanya mampu membukukan pendapatan retribusi pasar tahun 2021 sebesar Rp 2,3 miliar dari target Rp 2,57 miliar atau hanya mencapai 84 persen dari target.

Untuk mendongkrak pajak daerah dari sektor restribusi pasar tahun 2022, Ketua Komisi II DPRD Bone Andi Idris Rahman melontarkan wacana untuk menarik restribusi dari penjual cakar (penjual pakaian bekas).

Kata Idris Rahman hal itu dimungkinan, melihat pasar cakar di Terminal Petta Ponggawae ramai penjual dan pengunjung.

“Pasar Palakka ini ko kalah ramai dengan pasar cakar yang di terminal, bahkan bisa-bisa menatikan pasar lama. Besar omsetnya tapi tidak ada retribusi ke daerah. Kami rekomendasikan Dinas Perdagangan untuk temui koordinator pasar cakar di sana, supaya bisa dikelola bersama pemerintah,” ungkapnya.

“Nanti ditata dengan baik, bahkan bisa saja ditempatkan di sekitar Kompleks Stadion Lapatau Matanna Tikka, dan dipungut retribusi,” Usul Idris Rahman saat rapat kerja dengan OPD mitra kerjanya diruang Rapat Komisi II DPRD Bone Jl Kompleks Stadion Watampone, Rabu (16/2/2022).

Anggota Komisi II DPRD Bone lainnya, Herman menambahkan rendahnya sektor retribusi pasar mesti menjadi bahan evaluasi, karena menurutnya pembangunan pasar yang telah diupayakan Pemda Bone, belum maksimal mendongrak pendapatan asli daerah (PAD).

Baca Juga  Serikat Pekerja Nasional Tuntut PGB Arasoe Serahkan 20 Persen Lahan ke Petani, Begini Kata Komisi II DPRD Bone

“Saya keliling di sejumlah pasar bangunannya sudah bagus, tapi banyak pedagang menjual di luar los. Sehingga pedagang ini tidak ditarik restribusi. Memang perlu dilakukan evaluasi terhadap kolektor pasar dan segera dilakukan uji petik untuk mengurangi kebocoran pendapatan daerah dari retribusi pasar,” ungkap Politisi PAN ini.

Hadir dalam rapat kerja Komisi II DPRD, Wakil Komisi II DPRD Bustanil Arifin dan anggota Komisi II DPRD Bone Suharni.

Turut hadir mitra Kerja dari OPD yakni Dinas Perdagangan, Dinas Perindustrian, Dinas Ketapang dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bone. (dy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *