Tak Ingin Terbebani Setelah Masa Jabatan Berakhir, Wabup Bone Inginkan Bola Soba dan Masjid Raya Dirampungkan 

KABARBONE.COM, WATAMPONE– Masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Bone Andi Fahsar Mahdin Padjalangi dan Ambo Dalle tidak lama lagi akan berakhir.

Keduanya dilantik pada 26 September 2018 sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bone periode 2018-2023 untuk keduakalinya.

Bacaan Lainnya

Jika dihitung normal, masa jabatan keduanya akan berakhir pada bulan September 2023 atau sisa satu tahun lebih lagi.

Wakil Bupati Bone, Ambo Dalle yang ditemui baru-baru ini di ruangannya mengungkapkan keinginan besarnya sebelum masa pengabdian sebagai Wakil Bupati Bone berakhir.

Politisi senior Golkar ini menginginkan dua program prioritas yang harus selesai sebelum masa jabatannya berakhir yakni pembangunan Rumah Adat Bola Soba dan Pembangunan Masjid Raya.

Alasannya, karena beliau tidak menginginkan kesan tidak baik di masyarakat Bone diakhir pemerintahannya.

“Ada dua program skala prioritas menurut saya yang perlu diselesaikan sebelum masa jabatan saya dan Puang Baso (A. Fahsar,red) berakhir, yakni pembangunan Bola Soba dan Pembangunan Masjid Raya Watampone,” ungkapnya.

Kegelisahan Ambo Dalle ini ditengarai Pasca kebakaran Rumah Adat Bola Soba (20/3/2021) lalu atau setahun lebih belum ada tanda-tanda bangunan bersejarah ini akan dibangun kembali, disisi lain masyarakat mulai mempertanyakan keseriusan Pemda Bone untuk membangunnya kembali.

Keinginan Bupati Bone membangun kembali Bola Soba di lokasi lain yakni di wilayah Kecamatan Palakka menurut Ambo Dalle sebaiknya dipertimbangkan kembali.

Ketua DMI Bone ini menginginkan pembangunan Bola Soba dilakukan ditempat semula dan tidak dipindahkan lokasinya.

Baca Juga  Dibuka Plt Gubernur, Wabup Bone Hadiri High Level Meeting TPID

“Sebaiknya pembangunan Bola Soba dilakukan di lokasi yang semula. Dengan pertimbangan masa jabatan yang sisa satu setengah tahun lagi. Rencana Pembangunan Pusat Budaya yang direncanakan di Palakka betul adalah ide bagus untuk pelestarian Budaya. Tapi saya sudah berhitung, jika tidak bisa direalisasikan sebelum masa jabatan berakhir, ini akan berkesan tidak baik ke depan. Jadi menurut saya bangunan Bola Soba ini dibangun ditempat semula,” ungkapnya.

Selain Bola Soba, Pembangunan Masjid Raya Watampone kata Ambo Dalle banyak disoroti masyarakat yang sempat tertunda perbaikannya.

Masjid Raya yang merupakan salah satu masjid tertua di Bone yang dibangun pada tahun 1941 di masa Raja Ke -32 La Mappanyukki ini kata Ambo Dalle mesti menjadi skala prioritas untuk di selesaikan.

Apalagi kata Dia masjid ini merupakan masjid bersejarah dan merupakan masjid kebanggaan masyarakat Bone.

“Meski pak Yusuf Kalla bersedia membangun rehab masjid ini, tapi selaku pemerintah kita juga harus berperan serta menyelesaikan pembangunan masjid ini. Kita tidak mau terbebani ketika jabatan ini berakhir,” katanya.

Sebelumnya, Pasca kebakaran Bola Soba, Pemda Bone berencana akan membangun Ruma Adat Bola Soba di lokasi lain yang akan terintegrasi dalam perencaanaan pembangunan kawasan Pusat Cagar Budaya Bone di daerah Palakka yang telah dianggarkan pembebasan lahannya pada APBD 2022.

Kepala Bappeda Bone Ade Fariq Ashar menyebut rencana tersebut telah tertuang di RKPD Bone 2022.

Anggaran pembebasan lahan untuk pembangunan pusat cagar budaya itu kata Ade telah dianggarkan di Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Bone di APBD Bone 2022 sebesar Rp 6 miliar.

“Pembebasan lahannya di Dinas Perkimtan sebesar Rp 6 miliar. Dan Pembangunannya di Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang kalau tidak salah anggarannya Rp 21 miliar,” ungkapnya, Rabu lalu (26/1/2022).

Baca Juga  Menakar Peluang Kader Golkar Menuju Pilkada Bone 2024

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *