KPPN Salur Dana APBN Tahun 2021 Tembus Rp2,31 Triliun

KABARBONE.COM, WATAMPONE -KPPN Watampone mengeluarkan rilis terkait salur dana APBN Tahun 2021.

Berdasarkan data sementara dari Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OM SPAN), realisasi belanja APBN di wilayah pembayaran KPPN Watampone yang meliputi Kabupaten Bone, Soppeng dan Wajo (Bosowa) sampai dengan bulan Desember 2021 sebesar Rp2,31 triliun atau 99,10% dari total pagu sebesar Rp2,34 triliun.

Bacaan Lainnya

Apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020 realisasi sebesar Rp2,21 Triliun atau 98,47% dari pagu sebesar Rp2,24 triliun, mengalami kenaikan persentase sebesar 0,63%.

Dimana realisasi tersebut berasal dari Belanja Pemerintah Pusat tahun 2021 sebesar Rp1,30 triliun atau 100,78% dari pagu sebesar Rp1,30 triliun untuk kantor vertikal di daerah.

Sementara untuk Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) terealisasi sebesar Rp1,01 triliun atau 97,01% dari total pagu sebesar Rp1,04 triliun.

Secara lebih rinci, realisasi sampai dengan bulan Desember 2021 belanja Pemerintah Pusat di Bosowa terdiri dari Belanja Pegawai sebesar Rp976,18 miliar atau 101,92% dari pagu sebesar Rp957,76 miliar.

Adapun realisasi Belanja Barang sampai dengan bulan Desember 2021 sebesar Rp301,35 miliar atau 97,34% dari total pagu sebesar Rp309,59 miliar. Belanja Modal terealisasi sebesar Rp19,61 miliar atau 99,32% dari total pagu sebesar Rp19,74 miliar.

Belanja Sosial sampai dengan bulan Desember 2021 terealisasi sebesar Rp7,14 miliar atau 100% dari pagu sebesar Rp7,14 miliar.

Baca Juga  292 Desa di Bone Belum Cairkan Dana Desa Tahap I

Sementara itu untuk TKDD, DAK Fisik sampai dengan bulan Desember 2021 terealisasi sebesar Rp503,51 miliar atau 94,39% dari pagu sebesar Rp533,45 miliar, dan Dana Desa terealisasi sebesar Rp506,90 miliar atau 99,76% dari total pagu sebesar Rp508,13 miliar.

Kepala KPPN Watampone, Rintok Juhirman berharap kepada Satker dan Pemda mitra kerja KPPN Watampone untuk dapat melakukan percepatan realisasi APBN 2022 saat ini.

“Mengingat melalui realisasi dana APBN diharapkan bermanfaat guna mendukung penanganan pandemi Covid-19 dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN),” kata Rintok Juhirman, Rabu (11/1/2022).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan