Polres Bone Bagikan 500 Paket Sembako Bagi Warga Terdampak PPKM Mikro

KABARBONE.COM, BONE – Polres Bone melalui Bhabinkamtibmas melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan membagikan 500 paket sembako untuk masyarakat dibeberapa lokasi kota Watampone, Sabtu 18 Juli 2021.

Pendistribusian paket sembako ini dilakukan dengan cara door to door atau mengunjungi rumah-rumah warga untuk meringankan beban warga selama masa PPKM Mikro berlangsung.

Bacaan Lainnya

Gelar baksos ini diawali apel penyerahan dan pelepasan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bone AKBP Try Handako Wijaya Putra,S.IK di halaman Gedung Pelayanan Terpadu Mapolres Bone.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakapolres Bone Kompol Syafaruddin, Danyon C Pelopor Brimob Tenribetta Bone Kompol Nur Ichsan,S.Sos, para pejabat utama Polres Bone dan Kapolsek jajaran serta Pengurus Bhayangkari Cabang Bone.

Kegiatan kepolisan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung terbentuknya kondisi kesehatan masyarakat yang mantap, dengan kondisi kesehatan yang mantap, akan menumbuhkan jiwa yang kuat dan semangat yang tinggi untuk bekerja sehingga pemulihan ekonomi nasional akan semakin dekat dan visi Indonesia Maju akan mudah tercapai sebagaimana yang dijelaskan oleh Kapolres dalam arahannya

“Kegiatan baksos bagian ikhtiar kita dalam menambah catatan amal kebaikan kita pada masa pandemic Covid-19 yang masih mewabah dibeberapa daerah, termasuk Bone dari hari ke hari juga mengalami peningkatan kasus covid-19. Dengan kegiatan ini dapat menumbuhkan jiwa yang kuat dan semangat yang tinggi untuk bekerja sehingga pemulihan ekonomi nasional akan semakin dekat dan visi Indonesia Maju,” jelas Try Handako

Baca Juga  Tak Ada Izin Perayaan Malam Tahun Baru, Kapolres : Mohon Maaf

Sementara Kabag SDM Polres Bone Kompol H.Syamsualam selaku ketua panitia kegiatan bakti sosial mengungkapkan, paket sembako tersebut nantinya bakal diberikan kepada masyarakat yang memang membutuhkan.

“Jumlah 500 paket kami siapkan dengan sasaran berdampak PPKM Mikro, masyarakat yang membutuhkan karena dampak Covid-19, fakir miskin dan kaum duafa, purnawirawan/warakawuri,” tuturnya. (dy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan