Puncak Malam Tahun Baru, 6 Peleton Personel Satpol PP di Back Up TNI-Polri akan Disebar

KABARBONE.COM, WATAMPONE – Menjelang malam pergantian tahun baru yang besok lusa, untuk mengantisipasi kerumunan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bone akan turun dengan personil lengkap.

Tidak tanggung-tangung akan menerjungkan 6 peleton personel ditambah back up personil TNI-Polri.

Bacaan Lainnya

Hal ini demi untuk mencegah tindakan pesta perayaaan tahun baru yang berpotensi membuat kerumunan massa disituasi Pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Kasatpol PP Andi Akbar, S.Pd, M.Pd, ketika ditemui di Kantor Bupati Bone Selasa 29 Desember 2020.

Mantan Camat Bontocani menyampaikan, telah memetakan sejumlah titik dimana masyarakat sering berkunpul merayakan puncak malam tahun baru diaataranya di Lapangan Merdeka, Jalan Biru, dan Jalan Ahmad Yani, sejumlah strategi pengamanan terpadu dari Polisi, TNI, Brimob dan Dempon beserta Satpo PP telah dimatangkan titik penempatannya.

“Kami juga akan lakukan patroli di kecamatan-kecamatan yang dianggap rawan seperti Kahu. Alhamdulilah dari hasil patroli cafe-cafe di sana sudah tutup pukul 18.00 sore. Juga dihimbau pemilik cafe dan rumah bernyanyi mulai Tanggal 30 Desember 2020 sampai tangga 3 Januari 2021 akan ditutup pukul 19.00 Wita, malam,” jelas Andi Akbar.

Dikatakannya lagi, untuk lokasi Lapangan Merdeka, seminggu yang lalu sudah dilakukan antisipasi dan sudah disipakan personil partroli agar tidak ada kerumuman atau pesta kembang api hingga malam puncak prgantian malam tahun baru.

“Imbauan Bupati Bone bukan serta merta semua kegiatan ekonomi dihentikan, akan tetapi dibatasi mengingat kasus Covid-19 masih tinggi. Olehnya buat masyarakat yang ingin bikin perayaan di rumah sedianya menyiapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

Baca Juga  Editorial: Kasus Corona Makin Bertambah, Satgas Tak Berdaya

Andi Akbar juga menjelaskan, jika ditemukan warga berkerumum pada malam hari H, akan diberikan teguran dan sangksi humanis, demi untuk menjaga Bone ini tetap aman dan terkendali dari penyebaran Covid-19. (dy)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *