Pasien Covid-19 dari Daerah Ditolak di Makassar, Bupati Bone Bunyikan Alarm Kewaspadaan

KABARBONE.COM, WATAMPONE – Kasus Covid-19 disejumlah daerah di Sulawesi Selatan kembali melonjak, salah satunya adalah wilayah Kabupaten Bone.

Hal ini menyebabkan, sejumlah pasien Covid-19 dari daerah yang akan dirujuk di Makassar ditolak karena rumah sakit dan hotel tempat wisata covid-19 over kapasitas.

Bacaan Lainnya

Hal itu disampaikan Bupati Bone, H. A. Fahsar M. Padjalangi, Rabu 16 Desember 2020, malam.
Dalam pesannya, Bupati dua periode ini, membunyikan alarm agar masyarakat Bone tetap berhati-hati dan selalu waspada terhadap wabah Covid-19.

“Sekarang rumah sakit dan Hotel Covid di Makassar sudah penuh, sehingga pasien dari daerah tidak bisa lagi dirujuk ke Makassar karena ditolak. Tidak ada lagi tempat di Makassar. Untuk itu, diingatkan seluruh warga Bone untuk senantiasa berhati-hati. Kalau tidak penting lebih baik di rumah saja,” kata Puang Baso sapaan akrabnya.

A. Fahsar mengingatkan agar jangan sama sekali tidak memakai masker, harus setiap saat cuci tangan pakai sabun atau setiap 20 menit pakai hand sanitizer, hindari kontak atau jabat tangan, jaga jarak, hindari duduk berdekatan, dan hindari kerumunan.

Dikatakannya lagi agar warga menghindari kontak atau salaman, apalagi katanya cipaka-cipiki, selalu menjaga jarak dan menghindari duduk berdekatan dan hindari kerumunan.

“Jangan pandang remeh, Naudzubillah Min Dzalik, Semoga Allah SWT melindungi kita semua, mohon menjadi perhatian, Allahu Akbar,” katanya.

Dipantau dari pusat data Satgas Covid-19 Kabupaten Bone bone.go.id, sampai Selasa 15 Desember 2020 pukul 20.00 Wita, Jumlah Konfirmasi COVID-19 di Kabupaten Bone sebanyak 635 kasus, dengan rincian sembuh 464 orang, meninggal 12 orang, dan dirawat 159 orang.

Baca Juga  Bukannya Melandai, Kasus Covid-19 di Bone Kembali Melonjak, Hari Ini Ada 9 Tambahan Kasus Baru

Hari ini juga (15/12), satgas Covid-19 menkonfirmasi ada tambahan 5 kasus baru, dan 30 pasien yang telah mengikuti wisata Covid-19 diyatakan sembuh. (dy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *