Terjebak di WC Saat Kebakaran, Satu Warga Desa Lappae Tewas

KABARBONE.COM,TELLUSIATTINGE- Peristiwa kebakaran kembali terjadi, di Kabupaten Bone. Kali ini Si Jago Merah mengamuk di Desa Lappae, Kecamatan Tellu Siattinge, 8 Desember 2020, sekitar pukul 00.45 Wita, dini hari.

Kejadian kebakaran itu menimpa rumah panggung milik Kamire Bin Letang (65 tahun) seorang petani alamat Dusun I Desa Lappae.

Bacaan Lainnya

Kejadian itu menyebabkan satu unit rumah panggung milik Kamire rata dengan tanah.

Naas, dalam peristiwa tersebut salah satu penghuni rumah tewas, atas nama A. Arifah Petta Wellang (70 tahun) karena tidak sempat menyelematkan diri dari kobaran api pada saat kejadian.

Kapolsek Tellu Siattinge, Iptu Syarifuddin yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Dijelaskan, jika korban yang meninggal dunia tersebut terjebak api di dalam WC dan terkena reruntuhan kayu dan seng akibat kebakaran.

Dijelaskannya lagi, selain menyebabkan satu korban jiwa atas peristiwa itu, satu penghuni lainnya, Atirah Amprimanullah(anak perempuan) mengalami luka bakar pada paha kanan, perut, punggung kanan, kedua kaki, kedua lengan dan rambut hangus dan menjalani perawatan RSUD Tenriawaru.

“Kronologis kejadian menurut saksi atas nama Mansyur Bin H.latang bahwa sekitar pukul 01.00 wita, saksi tiba dirumah setelah kembali dari pesta perkawinan keluarganya. Dan tiba-tiba melihat kobaran api dibagian ruang dapur lalu api menjalar keseluruh bagian rumah dan seluruh isi rumah ludes terbakar,” ungkapnya, Selasa 8 Desember 2020.

Atirah Amprimanullah ( 8 Tahun ) yang turut menjadi korban kebakaran, mengalami luka bakar pada paha kanan, perut, punggung kanan, kedua kaki, kedua lengan dan rambut hangus dan menjalani perawatan RSUD Tenriawaru.

Iptu Syarifuddin kembali menjelaskan sumber api diduga dari hubungan arus pendek listrik ( korsleting ).

Baca Juga  Kadisdik Bone Bantu Korban Kebakaran di Lamuru

“Sekitar pukul 02.00 wita, api berhasil dipadamkan atas bantuan warga setempat dan 4 unit mobil Damkar Pemkab Bone,”

Atas kejadian itu, kerugian korban ditaksir Rp 150 juta.

Sekdes Lappae, Aspidin yang dikonfirmasi juga tak menampik atas peristiwa itu.

“Iya ada kejadian kebakaran kemarin malam yang dialami warga kami dan ada satu korban jiwa, satu anak menderita luka bakar yang cukup serius. Kami harapkan santunan dari semua pihak untuk meringankan  warga kami atas musibah yang menimpanya,” harapnya. (dy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan