Tagana Dinsos dan Baznas Bone Bergerak Cepat Bantu Korban Kebakaran di Desa Lappae

KABARBONE.COM, TELLUSIATTINGE-Pasca kejadian kebakaran di Desa Lappae, Kecmatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone, Selasa 8 Desember 2020, Tenaga Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bone dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bergegas ke lokasi untuk menyalurkan bantuan.

Nasar, salah satu Tagana Dinsos Bone mengatakan bantuan diberikan langsung kepada korban kebakaran, Kamire, berupa bantuan sembako, air mineral dan uang tunai.

Bacaan Lainnya

“Kami sudah menyalurkan bantuan sembako kepada korban, disaksikan pemerintah setempat,” ungkapnya kepada kabarbone.com, Selasa 8 Desember 2020

Sedangkan pihak Baznas Bone, juga turut meyalurkanan bantuan berupa beras, sembako, pakaian layak pakai, sejumlah uang diberikan kepada korban di hari yang sama setelah kejadian.

Baznas Bone menyerahkan bantuan kepada Kamire, korban kebakaran di Desa Lappae, Kecamatan Tellu Siattinge, Kab. Bone

Tim Baznas dipimpin oleh Kepala Staf Baznas Andi Ahmad Muliadi, SH menyerahkan bantuan kepada korban yang turut disaksiskan Kepala Desa Lappe, A. Mardiana, dan Babinsa setempat.

Bantuan tersebut berasal dari dana zakat/infaq yang telah masuk ke Baznas selama ini dari zakat harta perdagangan, profesi, pertanian dan lain – lain. Bahkan dari infak kaleng yang telah masuk.

Diberitakan sebelumnya telah terjadi kebakaran di Desa Lappae, Kecamatan Tellu Siattinge, 8 Desember 2020, sekitar pukul 00.45 Wita, dini hari.

Kejadian kebakaran itu menimpa rumah panggung milik Kamire Bin Letang (65 tahun) seorang petani alamat Dusun I Desa Lappae.

Kejadian itu menyebabkan satu unit rumah panggung milik Kamire rata dengan tanah.

Naas, dalam peristiwa tersebut salah satu penghuni rumah tewas, atas nama A. Arifah Petta Wellang (70 tahun) karena tidak sempat menyelematkan diri dari kobaran api pada saat kejadian.

Baca Juga  Dilalap Si Jago Merah, Satu Rumah Panggung di Desa Ancu Rata dengan Tanah

Kapolsek Tellu Siattinge, Iptu Syarifuddin yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Dijelaskan, jika korban yang meninggal dunia tersebut terjebak api di dalam WC dan terkena reruntuhan kayu dan seng akibat kebakaran.

Dijelaskannya lagi, selain menyebabkan satu korban jiwa atas peristiwa itu, satu penghuni lainnya yakni cucu korban, Atirah Amprimanullah( 8 Tahun ) mengalami luka bakar pada paha kanan, perut, punggung kanan, kedua kaki, kedua lengan dan rambut hangus dan menjalani perawatan RSUD Tenriawaru. (dy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan