Ponpes Al Ikhlas Ujung Siapkan Pembelajaran Tatap Muka, Satgas Covid-19 Lakukan Pengecekan

KABARBONE.COM, DUA BOCCOE– Meski Gubernur Sulsel kembali memperpanjang masa belajar di rumah sampai 5 September 2020, Pondok Pesntren (Ponpes) Al- Ikhlas Ujung, Desa Ujung Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, mulai menyiapkan adaptasi kebiasaan baru dalam proses pembelajaran tatap muka terutama penerapan protokol kesehatan.

Untuk memastikan kesiapan tersebut, Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (Gustus PPC-19) Kabupaten Bone langsung melakukan kunjungan untuk memastikan kesiapan Ponpes Al-Iklas Ujung untuk menghadapi pembelajaran tatap muka, Selasa 25 Agustus 2020, sebagai tindak lanjut dari surat dari pihak Ponpes Al-Ikhlas Ujung.

Bacaan Lainnya

Kunjungan dipimpin oleh Sekretaris Gustu PPC-19 Kabupaten Bone, Dray Vibrianto disampingi Jubir Gustus PPC-19, dr Yusuf bersama Ketua Satgas Pencegahan, Ketua Satgas Pandemi serta pihak Dinas Pendidikan dan kemenag kabupaten Bone.

Kunjugan ini juga di hadiri oleh pihak satgas PPC-19 Kecamatan Dua Boccoe dan Kades ujung. Pada kunjungan kali ini satgas PPC-19 Bone menyerahkan bantuan 200 buah masker kepada pihak pesantren.
Dray mengatakan, langkah pihak Ponpes Al- Ikhlas ujung untuk menyiapkan diri untuk kegiatan belajar tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat perlu mendapat apresiasi, sehingga saat di bolehkan belajar tatap muka maka pesantren Al Ikhlas Ujung mampu menjadi rule mode lembaga pendidikan lain di kabupaten Bone dalam menerapkan adaptasi kebiasaan baru terutama penerapan protokol kesehatan.

“Kami meminta satgas PPC-19 Kexamatan Dua boccoe terus melakukan pendampingan kepada pondok pesantren Al ikhlas terutama dalam penerapan protokol kesehatan yang baik dan benar. Semua ini dengan tujuan untuk menjaga dan melindungi santri dan pihak civitas pesantren ujung dari ancaman covid 19,” ungkap Dray yang juga Kalaksa BPBD Kabupaten Bone.

Baca Juga  Bukan Uang Tunai, Dinsos Bone Kembali Bakal Kucurkan Bansos Sembako

Jubir Gustu PPC-19, dr Yusuf menambahkan, perhari ini patut bersyukur karena semua pasien asal Bone yang dirawat karena covid 19 dinyatakan sembuh. Dan ini pertama kalinya sejak 4 bulan terakhir Kabupaten Bone nol kasus positif covid 19.

“Kami menyampaikan banyak terimakasih untuk seluruh masyarakat Bone atas kerjasamanya bersama-sama menghadapi Covid -19 dan penghargaan sebesar-besarnnya untuk para tenaga medis, relawan, seluruh bagian dari satgas PPC -19 atas hasil ini,” ungkapnya.

” Kita harus pahami nol itu hanya yang positif namun ancaman Covid- 19 tetap masih ada di sekitar kita. Oleh sebab itu jangan lengah tetap jaga jarak, pakai masker dan patuhi protokol kesehatan,” pungkasnya. (dy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan