Soal Pemekaran Bonsel, Politisi Muda PKB Ini Desak Pemerintah Segera Mencabut Moratorium

KABARBONE.COM, WATAMPONE – Tuntutan masyarakat Bone Selatan (Bonsel) agar segera dilakukan pemekaran Kabupaten Bone, dan menjadikan Bone Selatan sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) kembali memuncak.

Tuntutan itu kembali memuncak menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-75. Sejumlah bentangan spanduk tersebar di Kecamatan Kajuara, berisi agar pemerintah mendengar aspirasi warga Bone Selatan, Minggu 16 Agustus 2020.

Bacaan Lainnya

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bone, A. Fadly Lurah SE ketika dihubungi kabarbone.com, mengatakan agar pemerintah pusat mendengar aspirasi masyarakat Bone Selatan tersebut.

Politisi muda Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menilai, mestinya pemerintah dan DPR RI segera mencabut moratorium untuk membuka peluang kesejahteraan bagi masyarakat Bonsel.

“Sebagai wakil rakyat kami patut mengapresiasi apa yg menjadi keinginan Masyarakat Bone Selatan. Apa lagi ini tepat berada di dapil kami. Mestinya Pemerintah dan DPR RI segera Mencabut Moratorium untuk membuka peluang kesejahteraan bagi masyarakat Bone Selatan,” tegasya

A. Fadly kembali mengatakan, gerakan masif yg dilakukan masyarakat dengan menebar ratusan spanduk dengan menggunakan bahan seadanya yaitu karung bekas menandakan bahwa ini rintihan hati masyarakat yang coba disampaikan dengan cara yang sederhana.

“Semoga pemerintah membuka mata dan melihat betapa besarnya harapan masyarakat Bone Selatan terhadap sebuah pemekaran,” ungkapnya. (dy)

Baca Juga  Tak Kunjung Dimekarkan, Pemuda Bonsel Desak Bupati Perhatikan Infrastruktur dan Pelayanan Publik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan