Gara-Gara Miras, Pria Ini Tikam Rekannya Berkali-Kali Hingga Tewas

Ilustrasi Pembunuhan (net)

KABARBONE.COM,  KAJUARA – Tindak Pidana Pembunuhan dengan penikaman terjadi di Dusun Buhu Desa Waetuo Kecamatan Kajuara  Kabupaten Bone, Senin 6 juli 20202 sekitar pukul 00.30 Wita.

Pelaku FR (25 Tahun) pekerjaan wiraswasta  alamat Dusun Jawi-Jawi Desa Bulu Tanah Kecamatan Kajuara, tega menghabisi nyawa korban RT alias Karang Bin Jawile (34 tahun)  pekerjaan Petani, Alamat Dusun Seppang Desa Gona Kecamatan Kajuara, lantaran perselisihan waktu sama-sama pesta miras.

Bacaan Lainnya

 

Paur Humas Polres Bone Ipda Rayendara ketika dihubungi kabarbone.com Selasa 7 Juli 2020 membenarkan kejadian tersbut.

Dijelaskan kronologi kejadiannya, awalnya sekira pkl 23.00 Wita  malam kejadian,  pelaku (FR)  bersama korban (RT) dan rekan korban yang lain melakukan pesta miras di sekitar TKP, dimana pada saat itu terjadi perselisihan di antara mereka karena pelaku sudah ingin pulang tetapi dilarang oleh korban, sampai akhirnya pelaku dikeroyok oleh korban bersama rekan-rekan korban yang lain, namun pada saat itu pelaku berhasil meloloskan diri dari kepungan korban dan rekan-rekan korban yang berjumlah sekitarr 10 orang.

“Karena merasa sakit hati atas perlakuan korban dan rekan-rekannya, pelaku kembali kerumahnya untuk mengambil sebilah badik lalu kembali ke TKP dan mencari orang-orang yg telah melakukan pengeroyokan terhadap dirinya. Pada saat pelaku berada di TKP, pelaku hanya menemukan korban (RT), dimana korban adalah salah seorang yangg telah melakukan pengeroyokan terhadap dirinya, sehingga pelaku pada saat itu mnyerang korban,”jelasnya.

Dilanjutkannya, karena korban lari, lalu pelaku mengejar korban dan pelaku berhasil menggapai korban kemudian pelaku menghunuskan badik yangg dibawanya, lalu pelaku menusuk tangan korban.

Baca Juga  Penerimaan PAD Belum Maksimal, Kepala Bapenda Bone Sebut Karena Warga Takut ke Rumah Sakit

Korban pada saat itu terjatuh sehingga dengan  leluasa pelaku menusukkan atau menghantamkan badik ke tubuh korban scra bertubi-tubi yang mengenai bagian perut sebelah kiri, dada, wajah, kepala bagian belakang, paha, pergelangan kaki sebelah kanan dan belakang korban.

“Nanti pelaku berhenti melakukan penganiayaan terrhadap korban pada saat bapak pelaku memegang dan menghalangi korban yang pada saat itu juga berada di TKP, kemudian pelaku dibawa pulang oleh bapak pelaku meninggalkan korban di TKP yg tersungkur di tanah dalam keadaan terluka dan berlumuran darah,” terangnya

Ipda Rayenda kembali mengatakan, setelah kejadian tersebut, warga setempat menolong korban dan membawa korban ke Pusksesmas Balangnipa Kabupaten Sinjai untuk dilakukan perawatan, namun nyawa korban tdk bisa tertolong lagi dan menghembuskan nafas terakhirnya di Puskesmas Balangnipa. (dy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan